Pecah Rekor, Grab Resmi Dapat Tambahan Modal Rp 26 Triliun - Kompas.com

Pecah Rekor, Grab Resmi Dapat Tambahan Modal Rp 26 Triliun

Oik Yusuf
Kompas.com - 24/07/2017, 11:03 WIB
Ilustrasi GrabCar.Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Ilustrasi GrabCar.

KOMPAS.com - Rumor yang menyebutkan bahwa Grab mendapatkan sejumlah besar tambahan modal dari Didi Chuxing dan Softbank ternyata benar adanya.  

Awal pekan ini, Grab secara resmi mengumumkan investasi senilai 2 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 26 triliun dari kedua investor asal China dan Jepang tersebut.

Dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Senin (24/7/2017), Grab memproyeksikan jumlah investasi dalam putaraan pendanaan terbaru itu bisa meningkat 500 juta dollar AS hingga mencapai 2,5 miliar dollar AS dengan tambahan dana dari investor lain, baik yang sudah menamam modal sebelumnya maupun investor baru.

Investasi dari Didi Chuxing dan Softbank disebut merupakan pendanaan tunggal yang memecahkan rekor di Asia Tenggara. Nilai pendanaan tersebut dikatakan terbesar dalam sejarah perusahaan di Asia Tenggara.

Valuasi Grab pun terdongkrak hingga lebih dari 6 miliar dollar AS, menurut informasi yang dirangkum KompasTekno dari TechCrunch.

“Dengan dukungan mereka (Didi Chuxing dan Softbank), Grab akan menjadi pemimpin pasar yang tak terbantahkan di industri ride sharing, dan membangun GrabPay sebagai solusi pembayaran pilihan utama bagi masyarakat Asia Tenggara,” ujar Pendiri dan CEO Grab Anthony Tan dalam keterangan tertulis Grab.

Dengan basis di Singapura, Grab beroperasi di tujuh negara wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Perusahaan ini belakangan memperkenalkan dan mendorong pengembangan layanan dompet digital GrabPay untuk memaksimalkan potensi pasarnya, terutama di Indonesia yang merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Awal tahun ini Grab mengakuisisi Startup fintech Kudo setelah mengumumkan komitmen investasi 700 juta dollar AS di Indonesia.

Langkah Grab terjun di ranah fintech mengikuti rival beratnya, Go-Jek, yang telah lebih dulu menawarkan solusi pembayaran serupa bertama Go Pay. Bulan lalu, Go-Jek memperoleh pendanaan senilai 1,2 miliar dollar AS dari Tencent.

Baca: Go-Jek Dikabarkan Dapat Dana Rp 16 Triliun dari Raksasa Internet China

PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
Komentar