Xiaomi Dapat Pinjaman Dana Rp 13,3 Triliun, Dipakai Buat Apa? - Kompas.com

Xiaomi Dapat Pinjaman Dana Rp 13,3 Triliun, Dipakai Buat Apa?

Deliusno
Kompas.com - 28/07/2017, 19:08 WIB
Kantor Xiaomichinamobilemag.com Kantor Xiaomi

KOMPAS.com - Xiaomi tampak makin serius mengembangkan sayap di luar China. Perusahaan asal China itu menyatakan telah mendapatkan pinjaman dana sebesar 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13,3 triliun.

Xiaomi membeberkan telah mendapatkan pinjaman selama tiga tahun dari 18 bank dari Eropa, Timur Tengah, India, China, Hong Kong, dan Taiwan. Beberapa di antaranya seperti Deutsche Bank, Morgan Stanley, Bank of China (Hong Kong), Deutsche Bank AG, dan Wing Lung Bank.

Pinjaman uang sebesar itu akan digunakan untuk mewujudkan cita-cita CEO Xiaomi, Lei Jun tahun ini. Fokus yang dimaksud adalah mengembangkan bisnis secara internasional dan membangun lebih banyak toko offline Mi Home.

Saat ini, Xiaomi sudah membuka 149 toko Mi Home di China. Di luar China, Xiaomi juga sudah membuka toko offline di India. Dalam dua tahun mendatang, Xiaomi berambisi membuka 100 toko offline tambahan di negara tersebut, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Tech Crunch, Jumat (28/9/2017).

Baca: Akhir Agustus, Xiaomi Mi Home di Indonesia Makin Lengkap?

Xiaomi memang sukses di pasar online. Buktinya, perangkat Xiaomi biasanya ludes terjual dalam hitungan menit hingga jam.

Toko offline sendiri nantinya diharapkan bisa menjadi kombinasi yang baik dengan online. Toko offline bisa saja menjadi tempat pick-up bagi para pembeli yang sudah memesan secara online.

Dari segi bisnis di dunia internasional, masih belum diketahui negara mana yang akan dituju Xiaomi berikutnya. Sekarang Xiaomi sudah berhasil masuk ke negara seperti Rusia, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Bahkan perusahaan asal China ini memiliki fasilitas produksi di India serta Indonesia.

Beberapa waktu lalu, Xiaomi mengumumkan telah mendapatkan beberapa lisensi dari Nokia. Dengan itu, Xiaomi dikatakan bisa lebih percaya diri untuk menyasar negara-negara baru.

Xiaomi sendiri baru bangkit dari keterpurukan dengan rendahnya penjualan smartphone di 2016. Pabrikan China itu membuktikan kiprahnya di industri smartphone dengan peningkatan penjualan yang signifikan sepanjang 2017.

Tak kurang dari 23,16 juta smartphone Xiaomi terjual di kuartal kedua 2017. Angka itu naik 70 persen dari angka penjualan di kuartal pertama 2017.

PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM