Huawei, Oppo, dan Xiaomi Pepet Samsung - Kompas.com

Huawei, Oppo, dan Xiaomi Pepet Samsung

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 03/08/2017, 09:51 WIB
Kamera depan Android Infinix S2 ProYoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Kamera depan Android Infinix S2 Pro

KOMPAS.com - Sepanjang kuartal kedua 2017, Samsung masih merajai industri smartphone global. Pabrikan Korea Selatan itu mengapalkan 79 juta unit smartphone Galaxy dalam periode tiga bulan, yakni dari April hingga Juli 2017.

Meski demikian, pertumbuhannya terbilang flat jika dibandingkan periode serupa tahun lalu. Kondisi yang sama juga tampak pada Apple yang menduduki posisi kedua.

Apple menjual 41 juta iPhone sepanjang kuartal kedua 2017. Angka itu cuma tumbuh 2 persen dari tahun ke tahun, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (3/8/2017), dari laporan firma penelitian Canalys.

Sementara itu, tiga pabrikan China terus berusaha mengejar ketinggalan. Huawei, Oppo, dan Xiaomi, masing-masing berada di posisi ketiga, keempat, dan kelima.

Meski angka pengapalan smartphone ketiga vendor masih terbilang kecil dibandingkan Samsung, namun pertumbuhannya tak bisa disepelekan karena sudah jauh menyalip Samsung dan Apple.

Huawei menjual 38 juta unit smartphone secara global sepanjang kuartal kedua 2017. Angka itu atau naik 20 persen dari periode yang sama tahun lalu. Selisih 3 juta unit smartphone, Huawei sudah bisa menyamai posisi dengan Apple.

Laporan per kuartal firma Canalys.Canalys Laporan per kuartal firma Canalys.

Di bawah Huawei ada Oppo pada posisi keempat yang berhasil menjual 28 juta unit smartphone di seluruh dunia. Angka itu tumbuh 44 persen dari tahun ke tahun.

Xiaomi yang sempat mengalami keterpurukan kembali bangkit tahun ini. Pada kuartal kedua 2017, Xiaomi mengapalkan sekitar 23 juta unit smartphone secara global atau meningkat 55 persen dari tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, penjualan smartphone global pada kuartal kedua ini mencapai 340 juta unit atau naik 4 persen dari tahun sebelumnya. Menurut analis dari Canalys, Vincent Thielke, industri smartphone tengah subur di mayoritas negara-negara dunia.

“Hanya India dan China yang memperlihatkan penurunan,” ujarnya.

Baca: Apa Kesamaan Oppo, Vivo, dan OnePlus?

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorDeliusno
SumberCanalys
Komentar