Pabrik "Smartphone" Nokia Resmi Beroperasi di Batam - Kompas.com

Pabrik "Smartphone" Nokia Resmi Beroperasi di Batam

Yoga Hastyadi Widiartanto
Kompas.com - 04/09/2017, 17:59 WIB
Chief Executive Officer HMD Global, Florian SeicheHMD Global Chief Executive Officer HMD Global, Florian Seiche

KOMPAS.com - HMD Global, pemegang lisensi smartphone Nokia, mengumumkan mulai merakit smartphone di Indonesia. Proses perakitan diselenggarakan melalui kerja sama dengan PT Sat Nusapersada Tbk.

Perakitan sendiri akan dilakukan langsung di fasilitas miliki Sat Nusapersada di Batam. Masih belum diketahui, seri perangkat Nokia apa saja yang sudah dirakit di pabrik Sat Nusapersada itu.

Kerja sama perakitan ini merupakan upaya HMD Global untuk memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Sebagaimana diketahui, vendor gadget 4G mesti memenuhi TKDN minimal 30 persen agar diperbolehkan menjual perangkat di Indonesia.

“Bagi HMD, Indonesia merupakan pasar yang sangat penting di Asia. Untuk itu kami berkomitmen untuk mengembangkan bisnis, dan mematuhi kebijakan dan peraturan-peraturan pemerintah yang ada,” kata Chief Executive Officer HMD Global, Florian Seiche, melalui keterangan resminya kepada KompasTekno, Senin (4/9/2017).

“Merek Nokia telah lama dikenal melalui inovasi dan keberagaman desain ponselnya. Di era ponsel pintar (smartphone) saat ini, Nokia memasuki babak baru dimana HMD menggabungkan merek Nokia yang ikonik dengan penggunaan sistem operasi Android terbaru,” imbuhnya.

Baca: Resmi, Android Nokia 8 Diperkuat Lensa Carl Zeiss dan Snapdragon 835

Melalui kerja sama perakitan tersebut, HMD Global mendapatkan nilai TKDN 30,52 persen. Artinya smartphone merek Nokia yang dibuatnya sudah boleh dipasarkan dan dipastikan dalam waktu dekat akan masuk ke Indonesia.

Nokia sendiri memiliki beberapa tipe smartphone, seperti Nokia 3, 5, 6, dan 8. HMD Global sendiri dikabarkan akan memasarkan Nokia 3, 5, dan 6 di Indonesia.

Di sisi lain, HMD Global memastikan bahwa mereka bakal menggelar acara peluncuran serangkaian smartphone pada 14 September 2017. Smartphone Nokia tersebut kemungkinan akan dipasarkan oleh Erajaya Group.

Baca: Apple Bayar Uang Damai Rp 26,6 Triliun ke Nokia

PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorDeliusno
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM