Xiaomi Mi A1 Dapat Sebutan Android One, Apa Artinya? Halaman 1 - Kompas.com

Xiaomi Mi A1 Dapat Sebutan Android One, Apa Artinya?

Yoga Hastyadi Widiartanto
Kompas.com - 06/09/2017, 20:12 WIB
Xiaomi Mi A1 resmi diperkenalkan di New Delhi, India, Selasa (5/8/2017).Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Xiaomi Mi A1 resmi diperkenalkan di New Delhi, India, Selasa (5/8/2017).

KOMPAS.com - Xiaomi meluncurkan smartphone Xiaomi Mi A1 di India pada Selasa (5/9/2017). Mi A1 merupakan hasil kerja sama Xiaomi dengan Google, yang diwadahi dalam proyek Android One. Sebenarnya, apa itu Android One?

Inisiatif Android One pertama kali dimunculkan Google di ajang konferensi developer tahunan Google I/O, Juni 2014 lalu. Kala itu, Google membayangkan Android One sebagai proyek yang akan membuat miliaran orang di seluruh dunia bisa mendapatkan smartphone murah, berkualitas, lalu terhubung ke internet.

Jadi Android One bukan sekadar proyek pengadaan ponsel murah. Google ingin seluruh penduduk dunia terhubung ke dunia maya.

Dalam pengumuman tersebut, Google mengatakan akan menghadirkan smartphone Android One untuk orang-orang yang tinggal di negara berkembang. Target pertamanya adalah India, lalu meluas ke negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Baca: Ini Harga dan Spesifikasi Lengkap Xiaomi Mi A1

Google menggarap Android One dengan menggandeng sejumlah vendor lokal di masing-masing negara terpilih. Raksasa internet itu menyediakan rancangan hardware yang dibutuhkan. Kemudian vendor yang bekerja sama, tinggal membuatnya sesuai dengan konsep dasar yang sudah diberikan.

Lahir pertama kali

Pada September 2014 tersebut, proyek Android One akhirnya terwujud pertama kali di India. Google menggandeng Micromax, Spice, dan Karbonn sebagai pembuat smartphone Android One tersebut. Ketiganya merupakan vendor lokal di Negeri Anak Benua itu.

Karena tujuannya adalah mempermudah akses smartphone untuk banyak orang, para vendor yang bekerja sama dengan Google juga menetapkan harga yang terjangkau. Harga Android One di India pada saat itu dibatasi di kisaran 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,2 juta.

Selain harga yang murah itu, Google juga menjamin pembaruan piranti lunak yang digunakan di dalamnya. Google memberikan jaminan bahwa piranti lunak Google bisa di-update gratis. Syaratnya adalah menggunakan kartu SIM milik operator yang bekerja sama dengannya.

Page:
PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorReska K. Nistanto
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM