Diadu Main "StarCraft", Kecerdasan Buatan Facebook Keok - Kompas.com

Diadu Main "StarCraft", Kecerdasan Buatan Facebook Keok

Oik Yusuf
Kompas.com - 10/10/2017, 09:27 WIB
Screenshot game StarCraftDigital Trends Screenshot game StarCraft

KOMPAS.com - Seperti Google, Facebook juga ingin menjajal program kecerdasan buatan ( Artificial Intelligence/AI) besutannya dalam game komputer.

Raksasa jejaring sosial itu pun menugaskan delapan orang di lab riset AI Facebook untuk membuat sebuah bot game StarCraft bernama CherryPi.

Facebook lantas diam-diam mengikutkan software tersebut di sebuah kompetisi game StarCraft, dalam konferensi tahunan Artifical Intelligence and Interactive Digital Entertainment (AIIDE) yang digelar pekan lalu.

Game StarCraft yang dipilih bukan StarCraft II, melainkan versi lawas, yang relatif sulit dipelajari oleh AI.

Baca: Game Populer StarCraft Kini Bisa Diunduh Gratis

“Kami ingin membandingkannya dengan bot yang sudah ada, dan terutama menguji untuk melihat kelemahan yang bisa diperbaiki,” ujar Gabriel Synnaeve, seorang peneliti Facebook, soal CherryPi.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Wired, Selasa (10/10/2017), Synnaeve mengatakan, CherryPi merupakan “basis” untuk penelitian lanjutan yang menyangkut StarCraft.

Facebook ikut mensponsori kompetisi bot StarCraft tahun ini dengan menyediakan hardware yang dipakai untuk menjalankan ribuan pertempuran antar bot dalam game tersebut.

Kiprah CherryPi sendiri kurang menggembirakan dengan hanya duduk di urutan keenam dari 28 bot yang ikut serta dalam kompetisi. Sang program bot memenangkan 70 persen dari 2.966 game yang diikutinya.

Meski dibeking oleh banyak orang dari perusahaan besar yang sangat serius oleh AI, CherryPi masih kalah dari program-program bot bikinan coder hobiis yang menguasai urutan-urutan teratas.

Gelar juara disabet oleh ZZZKBot buatan Chris Coxe, seorang developer software yang tinggal di Ausralia. Dia membuat bot seorang diri.

Bagi sebuah program kecerdasan buatan, Game StarCraft terbilang jauh lebih kompleks dibanding board game tradisional macam catur atau Go. Posisi lawan tak selalu terlihat, ditambah lagi dengan jenis unit beragam dan area permainan yang luas.

Selain Facebook, Google telah lebih dulu menjajal game StarCraft II dengan AI DeepMind buatannya. DeepMind pernah mengalahkan juara dunia board game Go.

PenulisOik Yusuf
EditorReska K. Nistanto
SumberWired
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM