Sosok Ponsel Lumia "Bezel" Tipis yang Tak Jadi Meluncur - Kompas.com

Sosok Ponsel Lumia "Bezel" Tipis yang Tak Jadi Meluncur

Oik Yusuf
Kompas.com - 10/10/2017, 14:13 WIB
Sosok purwarupa cikal bakal ponsel Lumia bezel less, Vela, yang diperoleh Windows Central.Windows Central Sosok purwarupa cikal bakal ponsel Lumia bezel less, Vela, yang diperoleh Windows Central.

KOMPAS.com - Para pabrikan smartphone sedang gandrung membuat ponsel dengan layar berbingkai tipis alias bezel less. Bertahun-tahun lalu, ternyata Microsoft pernah lebih dulu terpikir untuk membuat perangkat semacam itu.

Smartphone dimaksud berkodenama Vela dan rencananya akan dirlis dengan sebutan resmi Lumia 435. Purwarupanya sempat dibikin beberapa buah.

Sayang, konsep bezel less Vela kemudian dibatalkan oleh Microsoft pada 2014. Lumia 435 pun dirilis ke pasaran dengan desain yang biasa-biasa saja dan lekas terlupakan.

Sosok Vela yang tak jadi meluncur kini bisa diketahui dengan jelas karena salah satu prototipe berhasil diperoleh Windows Central, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Selasa (10/10/2017).

Baca: Baru Comeback, Nokia Optimis Masuk 3 Besar Indonesia

Berbeda dari ponsel bezel less masa kini yang kebanyakan duduk di kelas atas, Vela dimaksudkan mengisi kelas entry-level dengan banderol harga di bawah 200 dollar AS atau sekitar Rp 2,7 juta.

Harga tersebut jauh lebih murah dari smartphone nyaris tanpa bingkai yang dirilis belakangan ini. Beberapa contoh, seperti Galaxy Note 8 yang dijual Rp 13 juta dan iPhone X dengan harga yang bisa mencapai Rp 16 juta.  

Dibanderol murah, spesifikasi Lumia Vela pun mencerminkan kelas tersebut, dengan diagonal layar 5 inci dan resolusi 1.280 x 720 piksel. Dapur pacunya adalah Snapdragon 200 yang dipasangkan dengan RAM 4 GB dan storage 4 GB.

Vela memiliki bingkai layar yang tipis di sisi atas, kanan, dan kiri.Windows Central Vela memiliki bingkai layar yang tipis di sisi atas, kanan, dan kiri.

Vela turut dibekali baterai 1.800 mAh, kamera 5 megapiksel, dan menjalankan OS Windows Phone 8.1. Secara keseluruhan jeroannya terbilang lumayan untuk ponsel kelas bawah di 2014.

Keistimewaan Vela terletak di layarnya yang dikelilingi bingkai tipis di sisi atas, kanan, dan kiri. Bagian “dagu” alias bingkai di bawah layar terlihat tebal, seperti ponsel-ponsel bezel less awal macam Sharp Aquos yang dirilis tiga tahun lalu.

Layaknya Xiaomi Mi Mix yang juga berdagu tebal, bingkai bawah layar Vela memuat unit kamera depan karena tidak ada ruang lagi di bingkai sisi atas display.

Entah apa sebabnya Microsoft urung merilis Vela. Pabrikan itu pun tak jadi menjadi salah satu pelopor smartphone dengan layar bezel less yang kini malah digandrungi.

Riwayat  Windows Phone (sekarang Windows 10 Mobile) sendiri kini bisa dibilang sudah tamat seiring dengan pernyataan salah satu eksekutif Microsoft bahwa platform tersebut tak lagi menjadi fokus perusahaan.

Baca: Windows 10 Mobile Bukan Fokus Microsoft Lagi

PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM