8 Tips Membuat Video Menarik dengan Smartphone Halaman 1 - Kompas.com

8 Tips Membuat Video Menarik dengan Smartphone

Oik Yusuf
Kompas.com - 11/11/2017, 18:18 WIB
Vlogger teknologi Putu Reza saat berbicara mengenai tips membuat video dengan smartphone, dalam acara Media Workshop Samsung Galaxy J7 Plus di Jakarta, Rabu (1/11/2017).Oik Yusuf/ KOMPAS.com Vlogger teknologi Putu Reza saat berbicara mengenai tips membuat video dengan smartphone, dalam acara Media Workshop Samsung Galaxy J7 Plus di Jakarta, Rabu (1/11/2017).
KOMPAS.com - Putu Reza adalah nama yang familiar di dunia gadget Tanah Air. Pria penggemar teknologi dan sepak bola ini kerap menjajal aneka macam gadget terbaru lewat video-videonya di YouTube, termasuk juga menggunakan smartphone untuk merekam video.
 
Ketika berbicara dalam acara Media Workshop Samsung Galaxy J7 Plus di Jakarta beberapa waktu lalu, Reza berbagi sejumlah tips dalam memakai smartphone untuk membuat video yang berkualitas bagus dan menarik untuk ditonton.
 
Apa saja hal yang mesti diperhatikan? Simak selengkapnya dalam uraian Reza di bawah ini.
 
1. Kenali perangkat
 
Sebagai alat yang dipakai untuk merekam video, sudah barang tentu pengguna mesti mengenali kemampuan smartphone. Hal ini penting karena tak semua smartphone memiliki kemampuan yang setara soal perekaman video.
 
Reza mencontohkan hasil rekaman video 4K yang bisa berbeda-beda kualitasnya antar ponsel meski sama-sama mengusung embel-embel “4K”, demikian pula dengan audio.
 
“Untuk soal perekaman video 4K, menurut saya Galaxy J7 Plus memiliki frame rate (FPS) yang konsisten. Audionya juga jernih,” kata Reza yang sempat menjajal perangkat dimaksud selama seminggu untuk membuat video.
 
2. Kenali platform
 
Media sosial menjadi pilihan utama dalam membagikan kreasi video dengan smartphone. Tapi media sosial pun terbagi-bagi lagi menjadi beberapa platform. Reza menyarankan agar video disesuaikan dengan karakteristik platform media sosial yang dipilih.

Baca juga : Sama-sama Ponsel Dual Camera, Kualitas Video Belum Tentu Setara

 
Misalnya, di Instagram, durasi video dibatasi selama satu menit sehingga kreator harus bisa memampatkan konten menarik dalam waktu singkat tersebut. Sementara, Instagram Stories cocok untuk video vertikal (portrait) dengan durasi 15 detik. Adapun YouTube sesuai untuk video horizontal (landscape) dengan beragam durasi.
 
“Di masing-masing platform ini ada perbedaan. Jadi, hendaknya kita harus tahu lebih dahulu di mana hendak menaruh video sebelum dibuat,” ujar Reza.
 
3. Buat rencana matang
 
Perencanaan matang adalah kunci untuk membuat video yang menarik. Reza membagi perencanaan menjadi tiga. Pertama adalah persiapan cerita yang kira-kira akan menarik bagi penonton, atau cari topik yang sedang hangat dibicarakan. 
 
Kedua fokuskan pembuatan video pada cerita agar alurnya tetap relevan dengan inti utama cerita. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan riset terlebih dahulu mengenai tempat-tempat yang akan dijadikan lokasi perekaman video. “Jadi, ketika sampai di sana, kita sudah tahu apa saja yang bisa diangkat,” tutur Reza.
 
Ketiga, cari objek-objek yang bisa mendukung cerita dalam video. Komposisi dan sudut gambar pengambilan gambar yang menarik bisa mendukung ketertarikan penonton terhadap video. 
 
4. Siapkan perlengkapan
 
Smartphone memang bisa digunakan untuk merekam secara spontan hanya dengan tangan. Namun hasil video bisa lebih maksimal apabila turut didukung perlengkapan tambahan.
 
Satu perlengkapan yang paling penting, menurut Reza, adalah tripod portable yang bisa dipakai untuk menstabilkan video rekaman smartphone, sekaligus membuatnya bisa ditaruh di satu tempat untuk waktu lama. 
 
Soal audio, perhatikan agar jari tangan tidak menutup mikrofon smartphone ketika merekam. Mikrofon eksternal juga bisa dipakai apabila membutuhkan suara yang lebih jernih. Pengguna juga bisa menambah alat lain untuk tujuan spesifik, misalnya filter natural density (ND) atau gimbal untuk menstabilkan perekaman saat smartphone bergerak.
 

Page:
PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
Komentar
Close Ads X