Xiaomi Targetkan Masuk 3 Besar Produsen Smartphone di Indonesia - Kompas.com

Xiaomi Targetkan Masuk 3 Besar Produsen Smartphone di Indonesia

David Oliver Purba
Kompas.com - 04/12/2017, 16:32 WIB
Jejeran smartphone Xiaomi yang dipajang di pusat perakitan ponsel PT Sat Nusapersada Tbk di Batam, Kepulauan Riau.
David Oliver Purba/Kompas.com Jejeran smartphone Xiaomi yang dipajang di pusat perakitan ponsel PT Sat Nusapersada Tbk di Batam, Kepulauan Riau.

BATAM, KOMPAS.com - Produsen ponsel asal China, Xiaomi menargetkan bisa menembus "tiga besar" produsen smartphone di Indonesia. Target ini bisa dibilang sangat optimis karena saat ini Xiaomi baru menduduki peringkat ke-5 dalam daftar vendor smartphone terbesar di Indonesia.

Head of South Pacific Region Indonesia Country Manager Steven Shi mengatakan, target tersebut bukan tanpa alasan. Target itu ditetapkan setelah berkaca dari penjualan produk Xiaomi di Indonesia yang terus meningkat setiap kuartalnya.

Saat ini, tepatnya pada kuartal III 2017, Xiaomi masuk dalam lima besar merek smartphone dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia versi lembaga riset IDC. Padahal pada kuartal yang sama tahun 2016, Xiaomi masih masuk dalam kategori "others" atau tidak masuk dalam lima besar.

"Kami targetkan lebih dari tiga besar di pasar Indonesia," ujar Steven saat ditemui Kompas.com di kantor PT Sat Nusapersada Tbk di Batam, Kepulauan Riau, Senin (3/12/2017).

Baca juga: Perjuangan dan Optimisme Xiaomi Comeback ke Indonesia

Sayangnya, Steven masih enggan membeberkan strategi Xiaomi untuk meraih target tersebut. Steven menyebut, strategi itu tak akan terlepas dari peningkatan produksi, kualitas, serta sejumlah gimmic produk yang dipasarkan di Indonesia. 

Misalnya, untuk edisi menyambut Natal, Xiaomi berencana mengeluarkan produk edisi khusus MI A1 dengan balutan warna merah. Produk ini diharapkan mampu memberikan stimulus untuk penjualan Xiaomi menjelang akhir tahun.

Meningkatnya penjualan Xiaomi, kata Steven tak terlepas dari konsistensi vendor tersebut untuk tetap fokus pada pasar ponsel kelas menengah. Steven mengatakan, ponsel middle-end masih diminati 75 persen pangsa pasar ponsel di Indonesia.

"Pasar ponsel middle-end sekitar 75 persen di Indonesia. Itu kenapa kami fokus karena  besar sekali pasarnya," ujar Steven.

Bagaimana smartphone kelas high-end? Xiaomi masih akan melihat keinginan konsumen di Indonesia sebelum memutuskan untuk memasarkan smartphone flagship-nya ke Indonesia.

Dalam laporan terbaru IDC, Xiaomi menguasai 5,2 persen pasar smartphone di Indonesia pada urutan ke-5. Pada urutan ke-3 dan ke-4 ada vendor lokal Advan (8,3 persen) dan Vivo (7,5 persen). Peringkat pertama dan kedua masih diduduki Samsung dan Oppo.

Baca juga : Daftar 5 Besar Merek Smartphone di Indonesia

PenulisDavid Oliver Purba
EditorReza Wahyudi

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM