T-Cash Uji Coba Fitur Pemberi Dana Pinjaman untuk Pedesaan - Kompas.com

T-Cash Uji Coba Fitur Pemberi Dana Pinjaman untuk Pedesaan

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 05/12/2017, 15:53 WIB
CEO T-Cash Telkomsel Danu Wicaksana mengumumkan uji coba fitur pemberi dana pinjaman untuk masyarakat pedesaan, Selasa (5/12/2017) di Jakarta.Fatimah Kartini/KOMPAS.com CEO T-Cash Telkomsel Danu Wicaksana mengumumkan uji coba fitur pemberi dana pinjaman untuk masyarakat pedesaan, Selasa (5/12/2017) di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan pembayaran online Telkomsel ( T-Cash) tengah menguji coba fitur pemberian dana pinjaman alias loan untuk masyarakat di pedesaan. Menurut CEO T-Cash, Danu Wicaksana, inisiasi ini untuk memberikan akses pinjaman yang lebih praktis dan efisien.

"Kalau di perkotaan kan akses loan-nya banyak. Masyarakat pedesaan masih mengandalkan rentenir yang bunganya bisa sampai 40 persen. Kalau dengan kami jauh di bawah itu" kata dia, Rabu (5/12/2017), usai konferensi pers di kantor T-Cash, Energy Building, Jakarta.

Fitur dana pinjaman ini dimungkinkan kerja sama antara T-Cash dengan "BTPN Wow", yakni salah satu layanan perbankan milik BTPN yang memanfaatkan teknologi telepon seluler dan didukung jasa Agen Laku Pandai yang berperan sebagai perpanjangan tangan.

"Masyarakat pedesaan yang belum memiliki akses perbankan kami daftarkan sebagai nasabah BTPN dan menjadi pengguna link-account BTPN Wow dan T-Cash," Danu menjelaskan.

Untuk menentukan besaran pinjaman yang diberikan BTPN melalui akses T-Cash, kedua pihak mengandalkan "Big Data Machine". Beberapa indikator yang digunakan adalah rata-rata pulsa yang dihabiskan seseorang sebulan, akses komunikasi yang sering digunakan (data, telepon, SMS), konsistensi area tempat tinggal, dan lainnya.

"Kami punya mesin di tengah, BTPN nggak tahu data kami, kami juga nggak tahu data mereka. Kerahasiaannya terjamin. Privasi pengguna juga terjamin. Tapi matriks-matriks yang penting bisa kami analisis bersama," ia menjelaskan.

Sebagai permulaan, T-Cash telah menyediakan akses pinjaman ke sekitar 2.000 orang di daerah Jawa Barat. Rata-rata pinjaman yang diberikan Rp 500.000 hingga Rp 3 juta.

"Masyarakat mikro emang butuhnya juga nggak banyak. Kalau kami sama BTPN sih agree-nya nggak di atas Rp 3 juta," kata Danu.

Pengembalian dana pinjaman tersebut bisa dilakukan di titik-titik Agen Laku Pandai dan outlet-outlet Telkomsel yang tersedia di daerah-daerah.

Secara keseluruhan pengguna T-Cash sudah mencapai 10 juta, di mana 40 persen di antaranya adalah pengguna mikro di pedesaan. Ke depan, T-Cash menargetkan pengguna mikro bertumbuh menjadi 60 persen.

Fitur peminjaman ini masih menunggu izin OJK untuk beroperasi secara komersil. Danu menargetkan sekitar akhir tahun izin sudah digenggam dan fitur itu bisa segera rilis awal 2018 mendatang.

Baca juga : T-Cash Telkomsel Dipakai Belanja Rp 450 Miliar Tiap Bulannya

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorReza Wahyudi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM