Lenovo dan Xiaomi Pastikan Rilis Laptop dengan Prosesor Ponsel - Kompas.com

Lenovo dan Xiaomi Pastikan Rilis Laptop dengan Prosesor Ponsel

Oik Yusuf
Kompas.com - 07/12/2017, 06:34 WIB
HP Envy X2 dalam keadaan ?terlentang?, memperlihatkan perbedaan bagian tablet (layar) dan keyboard.
Oik Yusuf/KOMPAS.com HP Envy X2 dalam keadaan ?terlentang?, memperlihatkan perbedaan bagian tablet (layar) dan keyboard.

HAWAII, KOMPAS.com - Dalam mengembangkan konsep perangkat komputer baru bernama “Always Connected PC”, Qualcomm dan Microsoft menggandeng sejumlah pabrikan PC sebagai rekanan.

Dua di antaranya, Asus dan HP, tampil memamerkan produk laptop yang menggunakan prosesor ponsel perdana mereka dalam ajang Qualcomm Snapdragon Summit 2017 di Maui, Hawaii, Amerika Serikat, Selasa (5/12/2017).

Executive Vice President Qualcomm Cristiano Amon mengungkapkan bahwa Lenovo akan segera membuat pengumuman soal Always Connected PC besutannya dalam waktu dekat.

“Lenovo akan berbicara soal itu dalam CES 2017 di Las Vegas, Januari 2018 mendatang,” ujar Amon saat berbicara di panggung acara, seperti dilaporkan jurnalis Kompas.com Oik Yusuf.

Selain Asus, HP, dan Lenovo, Xiaomi juga mengutarakan ketertarikan membuat produk serupa melalui CEO Lei Jun yang turut hadir dalam kesempatan itu.

“Qualcomm hari ini membuat pengumuman soal chip Snapdragon di laptop. Kami pun punya rencananya mengintegrasikan prosesor Snapdragon di jajaran Mi Notebook,” sebut Jun ketika menjawab pertanyaan wartawan di sebuah sesi tanya jawab.

Selain komitmen Lenovo dan Xiaomi, masih belum ada informasi lain yang diketahui soal produk Always Connected PC dari kedua pihak. Asus sudah mencantumkan harga untuk produk NovaGo besutannya, sementara HP Envy x2 dijadwalkan rilis pada awal 2018.

Baca juga : Ini Dia, Laptop Pertama yang Menggunakan Prosesor Ponsel

Tentang Always Connected PC

Always Connected PC adalah komputer kategori baru yang diinisiasi oleh Qualcomm dan Microsoft. Perangkat ini memadukan prosesor ponsel Snapdragon (arsitektur ARM) dengan sistem operasi Windows 10.

Sebelumnya, Windows 10 hanya berjalan di prosesor dengan arsitektur x86 (Intel, AMD), sementara chip berbasis ARM seperti Snapdragon biasa dipakai oleh ponsel dengan OS Android.

Lewat paduan chip Snapdragon dan Windows 10, Qualcomm mengklaim pengguna bisa mengkombinasikan aspek produktivitas Windows dengan berbagai kelebihan smartphone seperti koneksi internet seluler yang selalu tersambung lewat slot SIM card/ e-SIM.

Laptop jenis Always Connected PC juga diklaim memiliki daya tahan baterai yang sangat lama, mencapai lebih dari 20 jam, karena chip mobile Snapdragon yang hemat daya.

Sejauh ini, chip Qualcomm yang digunakan di produk laptop Always Connected PC (Asus NovaGo dan HP Envy x2) adalah Snapdragon 835. Namun, tak menutup kemungkinan chip flagship berikutnya, Snapdragon 845 juga akan menyusul dipakai di laptop.

PenulisOik Yusuf
EditorReza Wahyudi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM