Yuk, Coba Tiga Aplikasi Kamera Eksperimental dari Google - Kompas.com

Yuk, Coba Tiga Aplikasi Kamera Eksperimental dari Google

Kompas.com - 13/12/2017, 10:27 WIB
Google Photos di iOS.ist Google Photos di iOS.

KOMPAS.com - Kamera di smartphone semakin lama semakin canggih. Selain meningkat dari segi kualitas dan kecepatan, ke depannya kamera ponsel bakal banyak menerapkan teknologi lain seperti computer vision untuk menambah sisi kreatif.

Google sedang mengembangkan teknologi-teknologi kamera masa depan ini, mencakup pengenalan obyek, person segmentation, stylization algorithm, hingga encoding dan decoding yang efisien.

Teknologi-teknologi dimaksud lantas diterapkan ke dalam tiga aplikasi kamera dalam rangka eksperimen bertajuk “Appsperimental” untuk mengetahui respon pengguna.

“Hari ini, kami meluncurkan bagian pertama dari seri photography appsperiments: pengalaman fotografi mobile yang berguna dan bisa dicoba, dengan basis teknologi eksperimental,” tulis Google dalam sebuah posting blog berisi pengumuman.

Ketiga aplikasi sudah dirilis di platform Android dan iOS serta bisa dijajal oleh pengguna. Selengkapnya bisa disimak dalam daftar yang dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Rabu (13/12/2017), di bawah ini.

1. Storyboard

Tampilan rangkaian frame video yang disusun secara otomatis menjadi serupa komik oleh aplikasi Storyboard.Google Tampilan rangkaian frame video yang disusun secara otomatis menjadi serupa komik oleh aplikasi Storyboard.

Aplikasi Storyboard memiliki cara kerja mirip Prisma yang menggunakan artificial intelligence (AI) untuk menyulap foto menjadi lukisan. bedanya, alih-alih foto tunggal, Storyboard memilih rangkaian frame menarik dari sebuah video untuk disusun dengan tata letak serupa komik.

Ada enam gaya visual yang bisa diaplikasikan untuk komik dari rangkaian rame ini. Kalau kurang suka dengan satu gaya yang dihasilkan secara otomatis, pengguna bisa menarik jari ke arah bawah untuk membuat kombinasi lain, juga secara otomatis.

Untuk sekarang Storyboard baru tersedia untuk platform Android di Google Play Store.

2. Selfissimo!

Aplikasi Selfissimo menjepret berbagai gaya selfie pengguna dan menyajikan hasilnya dalam bentuk contact sheet.Google Aplikasi Selfissimo menjepret berbagai gaya selfie pengguna dan menyajikan hasilnya dalam bentuk contact sheet.

Seperti namanya, Selfissimo! adalah aplikasi untuk menjepret selfie. Gambar yang dihasilkan berupa foto hitam putih. Selfissimo! akan meminta pengguna untuk berganti-ganti pose.

Aplikasi kemudian akan menjepret foto tiap kali pengguna berhenti bergerak (saat selesai berganti pose). Rangkain gambar lalu akan disajikan dalam bentuk contact sheet ala studio foto.

Selfissimo! Bisa diunduh oleh pengguna Android dan iOS.

3. Scrubbies

Aplikasi Scrubbies membikin video looping yang bisa diatur arah playback dan kecepatannya. Google Aplikasi Scrubbies membikin video looping yang bisa diatur arah playback dan kecepatannya.

Seperti Boomerang dari Instagram, Scrubbies bisa dipakai untuk membuat video looping. Namun sifatnya lebih melibatkan pengguna karena arah dan kecepatan playback bisa diatur.

Pengguna menyapukan jari di layar ponsel untuk melakukan “remix” video ala disc jockey. Satu jari untuk memainkan video, dan dua jari untuk merekam sehingga video bisa disimpan dan dibagikan.

Scrubbies saat ini hanya tersedia untuk pengguna iOS.

Ini bukan kali pertama Google meluncurkan aplikasi kamera eksperimental. Sebelumnya raksasa internet itu meluncurkan aplikasi Motion Stills untuk meredam goyangan di Live Photos iOS.

Teknologi peredam goyangan di aplikasi Motions Stills tersebut lantas diterapkan di aplikasi kamera utama Google Photos setelah diujicoba.

Boleh jadi pula teknologi Storyboard, Selfissimo!, dam Scrubbies nantinya akan disatukan ke aplikasi Google Photos setelah Google selesai bereksperimen.


PenulisOik Yusuf
EditorReza Wahyudi
Komentar
Close Ads X