Indosat Sambut Positif Sikap "Agnostik" T-Cash - Kompas.com

Indosat Sambut Positif Sikap "Agnostik" T-Cash

Kompas.com - 14/12/2017, 08:03 WIB
CEO sekaligus Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, Rabu (13/12/2017), usai grand final IWIC-11 di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta. Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com CEO sekaligus Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, Rabu (13/12/2017), usai grand final IWIC-11 di Kantor Pusat Indosat Ooredoo, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan e-money "T-Cash" milik Telkomsel bakal terbuka untuk operator telekomunikasi lain atau diistilahkan "agnostik" mulai Maret 2018 mendatang. Strategi ini dicanangkan demi menggaet lebih banyak pengguna ke ekosistem T-Cash.

Indosat Ooredoo menyambut positif rencana tersebut. Operator telekomunikasi bernuansa kuning itu pernah memiliki e-money sendiri yang dinamai "Dompetku", namun kemudian ditutup karena ingin fokus ke bisnis inti layanan seluler saja.

"Kami fokusnya ke kemitraan aja untuk bisnis digital. Kalau Telkomsel punya penawaran menarik, kenapa nggak?," kata CEO sekaligus Presiden Direktur Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi, Rabu (13/12/2017), di Jakarta.

Saat ini Indosat Ooredoo bermitra dengan "PayPro" untuk mengakomodir kebutuhan pengguna akan transaksi pembayaran digital. Kendati begitu, Indosat Ooredoo tak menutup kemungkinan kerja sama dengan Telkomsel jika secara bisnis menjanjikan.

Baca juga: Maret 2018, T-Cash Bisa Dipakai Pengguna Selain Telkomsel

Layanan e-Money Telkomsel T-Cash.Reska K. Nistanto/KOMPAS.com Layanan e-Money Telkomsel T-Cash.
"Kami bisa bandingkan dengan mitra yang sekarang. Menurut saya nggak harus eksklusif kok. Kalau T-Cash mau menawarkan sesuatu ke pelanggan kami, saya sih oke aja selama commercially make sense. Benefit-nya kan untuk pelanggan kami juga," ia menjelaskan.

Belum ada yang dominan

Joy Wahjudi menilai semua e-money memiliki kelebihannya masing-masing. Para pemain di industri tersebut berlomba-lomba menawarkan manfaat ke masyarakat, tetapi belum ada yang dominan.

"Saat ini belum ada satu yang dipilih orang-orang untuk taruh duit mereka. Sistemnya masih berbasis diskon. Kalau ada yang kasih diskon, ke situ. Nanti ada lagi yang kasih diskon, pindah lagi. Belum ke arah diskon nggak diskon tetap dipakai," Joy Wahjudi menuturkan.

Pria yang baru sekitar sebulan memimpin Indosat Ooredoo tersebut menilai T-Cash sebagai salah satu e-money yang rajin memberi diskon. Jika T-Cash mau mendiskon atau memberi cashback pulsa Indosat bagi pengguna, hal itu akan menjadi daya tarik tersendiri.

"Kami senang dong, artinya mereka beli produk kami" ujar dia.

Industri e-money diakui sedang berkembang pesat, dilihat dari banyaknya pemain yang ingin unjuk gigi untuk membuktikan siapa yang "jadi". Indosat Ooredoo yang tadinya ikut arus industri, akhirnya memilih menyerah.

"Model bisnis kami nggak mampu untuk bersaing di sana, dengan mekanisme yang istilahnya 'bakar uang'. Kami nggak mau," kata dia.

Meski menyambut positif, Joy Wahjudi mengatakan sejauh ini belum ada penawaran langsung dari Telkomsel maupun T-Cash untuk bekerja sama.


EditorReska K. Nistanto
Komentar
Close Ads X