Nafas Lebih Panjang buat Windows XP

logo windows xp

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 108

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 156

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 156

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 163

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 163


Jumat, 4 April 2008 | 15:48 WIB

JAKARTA, JUMAT – Menyoroti tuntutan tinggi dari sistem Windows Vista, Kamis lalu akhirnya Microsoft memutuskan membiarkan para produsen komputer terus menjual sistem operasi Windows XP pada ULPC (ultra-low cost PC – komputer murah). Microsoft akan membiarkan para vendor tersebut mengemaskan (pre-load) versi Home dari Windows XP pada ULPC sampai bulan Juni 2010. Ini berarti satu tahun setelah versi berikut dari Windows tersedia luas. Langkah ini diambil Microsoft untuk mencegah eksodus ke sistem operasi Linux.

Dalam definisi Microsoft, ULPC adalah sistem yang menggunakan prosesor dari “jajaran diskon’ dan tidak menuntut adanya kartu grafis mandiri. Contoh dari sistem ini adalah Asus Eee PC, yang berjalan di atas sistem operasi Windows XP atau Linux, dan dijual kurang dari US$ 400. Mesin-mesin dengan spesifikasi rendah ini tidak akan mampu menjalankan Vista.

Untuk bisa menjalankan Vista, pemilik PC harus menyediakan komputer dengan prosesor minimal 1GHz, RAM 1GB, dan harddisk berkapasitas 40GB. Sementara itu, Windows XP Professional hanya mensyaratkan prosesor 300MHz, memori 128MB, dan harddisk 1,5GB.

Tanpa adanya Windows XP, vendor seperti Asus akan terpaksa menawarkan hanya Linux pada sistem mereka. Situasi inilah yang ingin dihindari Microsoft, apalagi dengan meroketnya penjualan ULPC di pasar negara-negara berkembang, seperti India dan Cina, begitu lansir InformationWeek.

Rencananya, Microsoft berniat ‘menghentikan’ akses Windows XP bagi mayoritas produsen PC per 30 Juni. Pengecualian diberikan pada ISB (independent system builder) yang bisa tetap mengakses sistem operasi tersebut sampai Januari 2009. XP sendiri diperkenalkan Microsoft pada akhir tahun 2001. Biasanya, sistem operasi tersebut hanya tersedia empat setelah waktu peluncurannya. Namun keterlambatan hadirnya Vista, yang tampil pada Januari 2007, memaksa Microsoft menjual XP lebih lama dari rencana semula. Sebelumnya, Windows XP dijadwalkan untuk berhenti dijual pada tanggal 30 Januari.

 

Wiwiek Juwono

Share on Facebook
A A A
komentar anda
awan @ Minggu, 23 November 2008 | 21:38 WIB
Pake Linux atau open source adalah solusi terbaik,bebas dr penjajahan Microsoft. Merdeka...!!!
Anwar @ Kamis, 30 Oktober 2008 | 13:24 WIB
cara buat virus yang kuat gimana?
Daniel @ Senin, 1 September 2008 | 23:56 WIB
Windows Vista biasa aja tuh, butuh spesifikasi komputer yg lebih tinggi lagi. Solusi yg mahal, kok teknologi gak mengerti Anda ya???
rocky @ Rabu, 20 Agustus 2008 | 09:39 WIB
haqul yakin, mayoritas pengguna komputer hanya untuk internet, olah kata dan olah angka, lantas untuk apa vista dan segala macam nenek moyangnya ??? jangan mau kita dijajah microsoft !
DMAP @ Jumat, 18 April 2008 | 13:07 WIB
sebaiknya windows cepat2 me release windows 7, yang diberitakan hanyan memakan tempat 40 MB pd hard disk. betul2 seuatu revolusi pada bidang perangkat lunak.
5 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Sabtu, 27 Desember 2008 | 09:44 WIB
Lima Cara Amankan Blackberry
Agar Blackberry Anda dan juga isinya tidak berpindah tangan, perhatikan lima tips berikut.
Tutorial
Rabu, 7 Januari 2009 | 08:16 WIB
Ambil Frame File Video dengan ACDSee
Ingin mencuplik adegan dari film video menjadi file gambar? Mudah saja kok.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort