Jangan Resah SMS Santet

Seorang siswi SMP di Jalan Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, nampak serius menggunakan handphone, Senin (18/2).
Kamis, 8 Mei 2008 | 15:07 WIB

JAKARTA, KAMIS - Masyarakat dihimbau tidak perlu resah dengan SMS santet yang mengabarkan bahwa panggilan dari nomor 0866 dan 0666 bisa menyebabkan penerimanya mati. SMS santet bisa dianggap teror. Panggilan dari nomor telepon yang tak lazim seperti itu juga bisa dipilih melalui layanan Internet.

"Yang jelas teknologi seluler adalah teknologi logika. Jadi, siapa yang menelepon atau mengirim SMS pasti dapat dilacak darimana asalnya," ujar Heru Sutadi, salah satu anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) saat dihubungi, Kamis (8/6). Ia menjelaskan setidaknya dapat diketahui dari operator seluler apa SMS dikirim atau panggilan tersebut dilakukan. Apakah itu dari dalam negeri atau luar negeri.  

Nomor empat angka yang tidak lazim seperti nomor telepon umumnya, menurut Heru, dapat dilakukan melalui layanan Internet. Ia yakin trik seperti ini bukan hal baru dan sudah lama dipakai untuk pengiriman SMS. Misalnya untuk memilih nama pengirim, nomor pengirim, atau menebalkan huruf. Memilih warna sampai menambahkan suara bahkan saat ini sudah ada operator yang menyediakan layanan.

"Dulu waktu saya di Jerman kirim sms pakai 'sms.de' bahkan huruf di layar bisa jalan," ujar Heru. Layanan semacam ini sempat marak di Internet saat SMS mulai diperkenalkan di jaringan seluler. beberapa perusahaan juga memanfaatkannya untuk SMS broadcast hingga untuk mengirim spam.
 
Menurutnya, penyebaran telepon dan SMS yang meresahkan itu hanya tindakan iseng. Pihaknya akan memantau perkembangan tersebut dan akan mengambil tindakan jika sampai merugikan masyarakat dengan menutup akses dari nomor tersebut.

WAH

A A A
komentar anda
adi @ Senin, 2 Juni 2008 | 20:34 WIB
telepon setan itu tidak ada itu hanya hanya iliusi saja
pangeran pantai selatan @ Senin, 12 Mei 2008 | 10:44 WIB
Sebaiknya tenang dan tdk perlu khawatir. Umur, Rejeki, Jodoh dan Mati sdh ada yang mengaturnya.perbanyak dzikir dan sholawat Hamba Allah Al Barkah Alam Parung Ciseeng Bogor
Vanny @ Senin, 12 Mei 2008 | 10:14 WIB
Eh setan gula merah, syapa sih yg bikin isu ky gini.. bener2 kurang kerjaan ya?? mas mba yg bikin isu ini, mendingan krja dirumah saya, saya lg butuh pembantu nih, kan lumayan uangnya halal... gara2 berita ini, ibu saya hpnya ampe dimatiin, takut kena katanya, padahal udah saya bilangin, itu cuma isu boongan... aduh capeee deehehhhh... pak polisi, buruan diselidiki ya?? biar warga jadi ga resah
faris @ Minggu, 11 Mei 2008 | 14:07 WIB
haaha ga mungkin tuh bener
mabh no @ Sabtu, 10 Mei 2008 | 23:06 WIB
Segera tindak lanjuti!!!!
63 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Kamis, 14 Agustus 2008 | 15:15 WIB
Geliat Portal Berita dan Senjakala Blog
Pertempuran di tingkat software gratis untuk membangun website bertipe Content Management System (CMS) sudah terjadi.
Tutorial
Jumat, 15 Agustus 2008 | 08:02 WIB
Ubah Lokasi Penyimpan Rekaman TV
Ingin merekam tayangan Olimpiade yang disiarkan di TV dengan Media Center milik Windows? Atur saja ke mana Anda akan menyimpannya.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort