Swasta Minati Internet Kabel Listrik

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 108

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 156

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 156

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 163

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 163


Minggu, 18 Mei 2008 | 08:22 WIB

JAKARTA - Internet melalui kabel listrik kini mulai diminati. Perusahaan solusi telekomunikasi pun mulai melirik untuk menggunakan broadband over powerline (BPL) ini. PT Ordyn Technologies menawarkan kerja sama pengembangan internet lewat kabel listrik (Broadband Over Powerline/ BPL) kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Penyediaan akses internet model ini menjadi solusi alternatif untuk menggenjot penetrasi internet di wilayah pedesaan. Presiden Direktur PT Ordyn Technologies untuk Indonesia, Indrajaya Putra Januar, mengatakan, tingginya jumlah pedesaan yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi menyulitkan pertumbuhan penetrasi internet.

"Data Departemen Komunikasi dan Informatika, 64,4 persen pedesaan di Indonesia belum terjangkau layanan telekomunikasi," kata Putrajaya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Perusahaan yang didirikan di India ini, mulai ekspansi secara global, antara lain ke Indonesia pada awal 2008. Ordyn masuk ke Indonesia dengan menawarkan solusi telekomunikasi berbasis WiMax yang akan menyasar wilayah pedesaan.

Wimax adalah teknologi nirkabel untuk mentransmisikan informasi dengan menggunakan frekuensi radio. Teknologi ini banyak dipakai untuk keperluan akses data atau internet. Untuk mengaksesnya, perlu penyediaan infrastruktur telekomunikasi.

Di pedesaan, penggunaan teknologi ini untuk akses internet masih sulit karena banyak yang belum terjaring layanan telekomunikasi. "Tetapi kita harus tetap jalan," ujar Indrajaya.

Untuk saat ini, upaya menggenjot penetrasi internet di pedesaan lebih memungkinkan lewat BPL. "Yang penting daerahnya sudah ada listrik, seperti Jawa" imbuh dia.

Sayangnya, BPL hanya bisa menjangkau wilayah dalam radius tidak lebih dari 300 meter. Di luar radius ini, akses internet harus dikombinasikan antara BPL dengan kabel optik.

Pada kesempatan yang sama, Chief Operations Officer Ordyn Technologies Pte Ltd R Srinivasan menargetkan, pemasukan tahun fiskal April 2008-Maret 2009 secara global sebesar USD150 juta. "30 Persennya ditargetkan dari Indonesia," tutur dia. (PersdaNetwork/ewa)

Share on Facebook
A A A
komentar anda
dedy hermawan @ Sabtu, 6 Desember 2008 | 15:41 WIB
moga cepet dikembangin......... aku pengen liat
yono @ Sabtu, 31 Mei 2008 | 17:55 WIB
maju trus IT indonesia cerdaskan wong deso
Oo @ Selasa, 20 Mei 2008 | 18:43 WIB
insyallah tak omdo
aris juga @ Senin, 19 Mei 2008 | 19:34 WIB
sebaiknya cepat direalisasikan agar dunia maya dapat dinikmati segala lapisan masyarakat.. dan kalau bisa tarif yang ditawarkan juga terjangkau dengan pendapatan masyarakat saat ini.
kuntilanang @ Senin, 19 Mei 2008 | 18:12 WIB
yg pasti harus murah dan terjangkau kantong wong deso
7 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Sabtu, 27 Desember 2008 | 09:44 WIB
Lima Cara Amankan Blackberry
Agar Blackberry Anda dan juga isinya tidak berpindah tangan, perhatikan lima tips berikut.
Tutorial
Rabu, 7 Januari 2009 | 08:16 WIB
Ambil Frame File Video dengan ACDSee
Ingin mencuplik adegan dari film video menjadi file gambar? Mudah saja kok.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort