AXIS Merambah Jawa Tengah dan Yogyakarta

Kamis, 26 Juni 2008 | 21:48 WIB

Laporan Wartawan Kompas, Lukas Adi Prasetya

Yogyakarta, Kamis - AXIS, operator GSM dan 3G terbaru di Tanah Air, resmi memulai layanannya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hingga akhir 2008, target sebanyak dua juta pelanggan secara nasional yakin didapat.

Jangkauan AXIS mencakup antara lain Yogyakarta, Solo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Semarang, hingga Pekalongan. Sebanyak 200 base transceiver system (BTS) sudah dibangun, dan akan menjadi 500 BTS pada akhir tahun ini.

Presiden Direktur AXIS Erik Aas dalam launching AXIS di Hotel Hyatt, Kamis (26/6), mengatakan, AXIS memungkinkan pelanggan GSM menikmati tarif terendah dibandingkan yang ditawarkan operator lain.

Merek dagang terdaftar dari PT Natrindo Telepon Seluler ini mengklaim tarifnya terendah se-Indonesia. Tarif panggilan sesama AXIS Rp 1 setiap menelepon. Untuk SMS Rp 60 ke semua operator dan kapan saja. Panggilan dari AXIS ke operator lain Rp 600 per menit, sudah termasuk pajak.

Tarif yang murah tersebut , seperti disampaikan Head of Corporate Communications AXIS Anita Avianty, adalah tarif transparan, tanpa ketentuan yang tersembunyi, dan berlaku seterusnya. Kami sudah berkalkulasi, dan ta rif murah bisa dijalankan ujar Anita.

Sebelum Jawa Tengah dan DIY, AXIS merambah Jakarta dan wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten. AXIS mayoritas dimiliki operator GSM terbesar di Saudi Arabia yakni Saudi Telecom Company (STC), dan operator terbesar di Malaysia yakni Maxis Communications. Saat ini tercatat 45 juta pelanggan AXIS di sembilan negara.  

 

 

PRA

Nilai 4 A A A
komentar anda
aris @ Selasa, 1 Juli 2008 | 16:56 WIB
kapan ni axis masuk wilayah boyolali?tarif internetnya murah bgt ya.....?bener ndak tu?
Muhammad Ahlul FIrdaus @ Jumat, 27 Juni 2008 | 18:52 WIB
smsnya murah cuman 60 rupiah Tapi biaya panggilannya yang nggak nguatin, 600 rupiah kalau biaya panggilannya di bawah Rp. 10,- itu baru murah Mudah mudahan harganya lebih murah lagi demi pertelekomunikasian nasional Oh ya untuk pemerintah jangan naikin pajak tinggi-tinggi donk kasihan masyarakatnya nggak bisa menikmati jasa telekomunikasi dengan tenang. apa nggak bisa hidup dari pajak. ya Maklumlah namanya Negara Indonesia, Negara Kapitalisme selalu Profit oriented. Berikan Pelayanan dan jangan selalu untuk dilayani. OK
aji @ Jumat, 27 Juni 2008 | 16:26 WIB
murah sih murah.... kualitasnya?
sutant @ Jumat, 27 Juni 2008 | 12:41 WIB
Nah ini baru bener harapan tak terjajah lagi oleh jasa telecomunikas, selama hampir 2 dekade terakhir, sampai2 temasek nafsu ikut membeli saham nya. bisa dibayangkan berapa trilyun sudah dihisap dari bangsa ini oleh telekomunikasi, hanya karena tak ada regulasi tarif, ya semoga beneran.
4 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Kamis, 14 Agustus 2008 | 15:15 WIB
Geliat Portal Berita dan Senjakala Blog
Pertempuran di tingkat software gratis untuk membangun website bertipe Content Management System (CMS) sudah terjadi.
Tutorial
Jumat, 15 Agustus 2008 | 08:02 WIB
Ubah Lokasi Penyimpan Rekaman TV
Ingin merekam tayangan Olimpiade yang disiarkan di TV dengan Media Center milik Windows? Atur saja ke mana Anda akan menyimpannya.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort