Virus Maya Donal Bebek Serang Komputer

Senin, 6 Oktober 2008 | 16:05 WIB

JAKARTA, SENIN - Virus lokal yang menyerang komputer di Indonesia banyak mengunakan nama-nama tokoh kartun. Setelah virus dengan nama Doraemon, Naruto, dan Kenshin, yang notebene merupakan kartun Jepang, kini giliran virus dengan nama Donal Bebek, tokoh kartun beken dari negeri Paman Sam.

Menurut laporan Vaksincom, Senin (5/10), perusahaan security lokal yang berbasis di Jakarta, penyebaran Bulu Bebek ini cukup merata sebulan terakhir. Diperkirakan ribuan komputer di seluruh Indonesia sudah dikerjai oleh si Donal Bebek ini.

Tidak seperti virus lain yang jahat menginjeksi atau menghancurkan file komputer korbannya, pembuat virus Donal Bebek ini kelihatannya tidak memiliki niat jahat menghancurkan data komputer korbannya. Virus akan mencoba untuk menyembunyikan folder/subfolder pada flash disk, untuk mengelabui user ia akan membuat file duplikat disetiap folder/subfolder sesuai dengan nama folder/subfolder tersebut. File duplikat ini mempunyai ciri-ciri menggunakan icon Folder, ukuran file 53 KB, ekstensi EXE, dan Type File Application.

Virus ini dapat dikenali dengan ciri khasnya yang menggunakan nama Bulu Bebek. File Bulu bebek dibuat menggunakan Visual Basic dengan ukuran file sebesar 53 KB yang terdiri dari 2 jenis file yakni .EXE dan .INI. Dengan update terbaru software antivirus Norman Virus Control dan Norman Security Suite virus ini dikenali sebagai VbWorm.QXE.

Pada saat virus ini aktif ia akan membuat sejumlah file yang akan dijalankan pertama kali pada saat komputer dinyalakan serta membuat file autorun.inf agar virus tersebut dapat aktif secara otomatis setiap kali user akses folder. Virus ini berusaha untuk menyembunyikan folder/subfolder dan membut file duplikat dengan tujuan untuk mengelabui user.

Sebagai bentuk pertahanan ia akan mencoba untuk blok beberapa fungsi Windows seperti Task Manager, Folder Option, atau CMD. Untuk melakukan hal tersebut ia akan membuat string pada registry. Ia juga akan mencoba blok eksekusi file "Microsoft Visual Studio Spy Debugging Tools" yang mempunyai nama file SPYXX.exe.

Flash Disk merupakan salah satu media yang akan digunakan untuk menyebarkan virus tersebut. Terutama dengan memanfaatkan celah autorun Windows yakni dengan membuat file autorun.inf dan bulubebek.ini. Jadi, jangan malas update antivirus terbaru dan scan setiap flash disk yang masuk ke komputer Anda.

WAH

Share on Facebook
A A A
komentar anda
adynet @ Kamis, 27 November 2008 | 12:11 WIB
tolong kirimin dong artikel menguasai virus baik itu membunuh atau mengatasi virus , klau bisa nga pake virus yah , klu pake software . spftwarenya apa yah thanks
muhamadhusni @ Selasa, 7 Oktober 2008 | 08:43 WIB
ga cukup apa virus flu burung, kurang kerjaan banget sih bikin virus komputer. udah pejabat negrinya korup, rakyatnya usil, jadul kalian!
arie webe @ Senin, 6 Oktober 2008 | 22:42 WIB
sependapat dengan saudara Hartono , belum terlambat untuk mencoba OS yang lain seperti linux ataupun OS X.menurut beberapa sumber kedua OS ini bahkan mampu untuk mengoleksi berbagai macam virus windows tanpa ada pengaruh sama sekali.
sas @ Senin, 6 Oktober 2008 | 17:27 WIB
lha trs apa bahayanya?
Hartono @ Senin, 6 Oktober 2008 | 16:39 WIB
Untuk menghindari waktu dan sumber daya yang terbuang untuk virus ini dan virus-virus lainnya, barangkali para pemakai Windows mulai berfikir dan mencoba alternatif lain, yaitu Linux.
5 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Sabtu, 27 Desember 2008 | 09:44 WIB
Lima Cara Amankan Blackberry
Agar Blackberry Anda dan juga isinya tidak berpindah tangan, perhatikan lima tips berikut.
Tutorial
Rabu, 7 Januari 2009 | 08:16 WIB
Ambil Frame File Video dengan ACDSee
Ingin mencuplik adegan dari film video menjadi file gambar? Mudah saja kok.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort