COSTA Dukung Open Source Secara Profesional

Dari kiri ke kanan: Wibisono Gumulya, President Director, PT Sun Microsystems Indonesia, Crawford Beveridge, Executive Vice President and Chairman, EMEA, APAC, and the Americas, Sun Microsystems, Inc, Jaijit Bhattacharya, Director, Government Strategy India and Asia South, Sun Microsystems, Inc, Harry Kaligis, General Manager Business Development & Community, PT Sun Microsystems Indonesia.

Kamis, 20 November 2008 | 08:36 WIB

JAKARTA, KAMIS - Untuk mendukung pengembangan dan adopsi open source di Indonesia, Sun Microsystems dan kementrian Riset dan Teknologi mendirikan COSTA (Center for Open Source Technology Awakening). COSTA akan menjadi pusat sosialisasi teknologi open source dan software legal sehingga dapat memperkuat industri TI lokal sekaligus juga mempromosikan Indonesia sebagai negara pengadopsi open source yang paling aktif.

COSTA merupakan initiatif bersama antara RISTEK dan Sun Microsystems, di bawah program Sun Microsystems yang diberi nama “Technology Awakening Program.” Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan pergerakan teknologi open source melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.

"Sun melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan penggunaan open source di Indonesia. Kolaborasi antara Sun Microsystems dengan RISTEK untuk mendirikan COSTA merupakan langkah strategis dalam menyediakan akses terhadap teknologi open source tercanggih bagi komunitas lokal secara gratis. Kami yakin, jika semakin banyak orang yang berpartisipasi dalam jaringan, maka perkembangan dalam inovasi teknologi dapat meningkatkan perekonomian bangsa dengan cepat," ujar Wibisono Gumulya, Presiden Direktur, PT Sun Microsystems Indonesia dalam siaran persnya.

COSTA diharapkan akan menjadi pusat untuk belajar sekaligus menghasilkan berbagai inovasi yang berbasis teknologi terbuka yang nantinya dapat membantu Indonesia untuk mengadopsi dan mengembangkan berbagai teknologi open source. COSTA akan memanfaatkan infrastruktur Open Source yang sudah dimiliki RISTEK seperti Indonesia Goes Open Source (IGOS) Center dan Pusat Pemberdayaan Open Source (POSS) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ke depannya, COSTA akan melibatkan kementrian-kementrian lain seperti Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Industri serta Departemen Komunikasi & Informasi dimana ketiga departemen tersebut telah memiliki infrastruktur ICT yang memadai dan tersebar ke seluruh Indonesia. Melalui COSTA, sinergi antarkementrian tersebut diharapkan dapat menerapkan teknologi open source dapat dilakukan secara efektif.

Dalam kerja sama ini, Sun Microsystems antara lain memberikan dukungan dalam bentuk memberikan training, menyediakan kurikulum teknologi open source yang lengkap termasuk berbagai software yang akan dipergunakan, menghadirkan berbagai inisiatif terbaik terkait kebijakan, regulasi sekaligus menyediakan akses terhadap inisiatif serupa yang dilakukan oleh pemerintah negara lain.

Selain itu, Sun juga Membentuk sistem online bagi komunitas dalam rangka mendukung perkembangan open source, menyediakan konsultasi gratis bagi organisasi yang ingin mengadopsi teknologi terbuka dan software legal, dan membantu para pelaku industri semikonduktor dengan memungkinkan mereka untuk mengadopsi teknologi mikroprosesor OpenSparc.

Sedangkan RISTEK akan berperan dalam memberikan arahan strategis untuk menjalankan COSTA, menyediakan sumber daya TI untuk mendukung serta memberikan pelatihan di COSTA, menyediakan tempat dan konektifitas yang layak bagi COSTA, dan menghadirkan fasilitas call center.

Fasilitas yang komprehensif menjadikan COSTA harapan sebagai pusat solusi yang profesional untuk mendukung implementasi open source di Indonesia.

WAH

Share on Facebook
A A A
komentar anda
percaya @ Kamis, 20 November 2008 | 14:15 WIB
good, gue percaya ama komitmen SUN di OSS, semoga bisa membantu Indonesia. ditunggu kiprahnya.
1 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Sabtu, 27 Desember 2008 | 09:44 WIB
Lima Cara Amankan Blackberry
Agar Blackberry Anda dan juga isinya tidak berpindah tangan, perhatikan lima tips berikut.
Tutorial
Rabu, 7 Januari 2009 | 08:16 WIB
Ambil Frame File Video dengan ACDSee
Ingin mencuplik adegan dari film video menjadi file gambar? Mudah saja kok.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort