Internet Masuk Desa Digenjot Tahun 2009


Rabu, 31 Desember 2008 | 18:07 WIB

JAKARTA, RABU - Pemaksimalan teknologi informasi hingga ke pelosok pedesaan melalui layanan e-economy dan e-health diharapkan dapat diterapkan mulai tahun depan. Maka dari itu pembangunan infrastruktur untuk menunjang layanan terus dibangun.

"Jika infrastruktur selesai dibangun dan merata di seluruh Indonesia sosialisasi penggunaan baru dilakukan," kata Menkominfo Muhammad Nuh dalam pemaparan kinerja Depkominfo tahun 2008 di Jakarta, Rabu (31/12).

Ia menjelaskan, layanan tersebut akan didukung pembangunan sistem universal service obligation (USO). Selain digunakan untuk layanan telepon, USO juga digunakan untuk akses internet dengan kapasitas 64 kbps. Sistem akan terkoneksi antardaerah di seluruh Indonesia hingga ke pelosok-pelosok.

Selain itu, Depkominfo akan memperluas jangkauan layanan tersebut dengan pengadaan mobil access public (M-CAP) sebanyak 32 unit yang akan diletakkan di seluruh provinsi di Indonesia. "Setiap unitnya bisa melayani seperti wartel dan warnet," ujar Nuh.

Setelah infrastruktur siap, lanjut Nuh, sosialisasi penggunaan e-economy dan e-health baru akan dilaksanakan. Manfaat e-economy nantinya bisa untuk pembaayaran pajak, transaksi keuangan, dan sebagainya di dua tempat yang berjauhan sekalipun.

Sedangkan e-health bisa digunakan untuk sarana komunikasi antarpasien dan dokter yang jaraknya cukup jauh. Tatap muka juga bisa dilakukan lewat layanan ini. "Hebatnya proses diagnosa bisa dilakukan oleh dokter terhadap si pasien tanpa harus bertemu langsung," tegas Nuh.

C12-08

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
Rozi Purnomo @ Selasa, 14 Juli 2009 | 06:36 WIB
Menurut saya, internet masuk desa adalah sesuatu yang mungkin bisa membuat negara kita maju, apabila rekan - rekan kita di desa mendapat informasi secara benar akan kegunaan internet. belum tentu semua rekan-rekan yang dari kota bisa menggunakan internet untuk kemajuan negara, siapa sangka rekan-rekan di desa bisa menciptakan inovasi baru dari dan menggunakan internet.manusia diciptakan di dunia untuk berkembang, salah satu perkembangannya adalah teknologi. terima kasih.
bella @ Rabu, 21 Januari 2009 | 10:07 WIB
syukurlah kalau gitu tapi kwalitas juga harus dijaga,untuk sekarang yang jadi masalah harga yang kurang terjangkau bagi masyarakat bawah khususnya,ya harusnya ada program tertentu untuk kedepan agar masyarakat tambah maju,negara lain aja sudah menerapkan nggaran2 seperti itu kenapa kita nggak,jangan korupsi aja yang di gencarkan,makasih
david @ Minggu, 4 Januari 2009 | 21:45 WIB
Namanya juga PROYEK PEMERINTAH. Pastinya lebih utama. Ketimbang memberdayakan warnet yang sudah ada, tidak ada profit atau keuntungan. PROYEK yah PROYEK. Kadang tidak diperlukan atau tidak ada manfaatnya, tetap saja di realisasikan. PROYEK...
siddiq @ Minggu, 4 Januari 2009 | 21:11 WIB
kalo mo bangun membangun jangan setengah2,jangan sampe infrastruktur belum jadi uangnya sudah habis duluan,jadinya bangunannya menganggur dan akhirnya mubadzir.
joko sriyono @ Minggu, 4 Januari 2009 | 15:38 WIB
dari pada susah susah bikin fasilitas baru kalo bisa fasilitas warnet yang sudah ada didesa dibantu pengembangannya biar bisa lebih maksimal melayani masyarakat desa setempat,dengan memberikan potongan / subsidi biaya langganan internet ke Provider, gitu.
7 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Kamis, 18 Maret 2010 | 20:01 WIB
Heboh Ririn Dumin, Asli atau Palsu?
Namanya Ririn Dumin, 22 tahun, wanita berambut panjang lurus yang berobsesi menjadi artis dan berhasil mewujudkannya. Kisahnya bikin heboh bloger.
Tutorial
Kamis, 28 Januari 2010 | 16:49 WIB
Cara Cepat Merespon E-mail di Outlook 2010
Inilah cara cepat merespon e-mail. Tidak perlu bolak-balik mengetikkan alamat e-mail tujuan yang itu-itu saja.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort