Baru, Google Chrome Operating System

Rabu, 8 Juli 2009 | 20:36 WIB

MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com — Tak cukup merilis Android sebagai platform sistem operasi berbasis open source, Google juga segera merilis sistem operasi baru yang diberi nama Google Chrome Operating System. Sesuai namanya, sistem operasi tersebut merupakan pengembangan lanjut proyek web browser Chrome yang sudah dirilis Google sejak sembilan bulan lalu.

"Google Chrome OS merupakan proyek baru, terpisah dari Android," tulis Sundar Pichai, VP Product Management and Linus Upson, Engineering Director Google dalam blog resmi Google yang dirilis Selasa (7/7). Kalau Android didesain dari awal untuk bekerja di berbagai perangkat dari ponsel, set top box, netbook Google Chrome OS untuk netbook hingga desktop standar.

Google mengakui bahwa ada irisan antara pemanfaatan Android dan Google Chrome OS nantinya. Namun, hal tersebut akan ditentukan seberapa penting inovasi yang dihasilkan dan manfaat dari penerapannya bagi semua orang, termasuk Google sendiri.

Sistem operasi baru ini dibuat untuk memuaskan para pengguna yang tak bisa lepas dari internet dan dibangun dari platform web browser. Pengguna seperti ini umumnya membutuhkan akses ke browser web dan layanan online secepat mungkin tanpa booting lama untuk menyalakan komputer yang memang sistem operasinya saat ini tidak dibuat khusus untuk akses ke internet. Google Chrome OS akan menjawab tantangan tersebut.

"Kecepatan, kerampingan, dan keamanan merupakan aspek-aspek kunci Google Chrome OS," demikian pernyataan Google dalam blog resminya. Dari sisi kecepatan, perangkat lunak ini membutuhkan spesifikasi perangkat keras rendah dan dapat melakukan booting dengan cepat.

Google Chrome OS pada tahap awal didesain untuk bekerja pada netbook. Akhir tahun ini, Google akan merilisnya ke komunitas open source dan pada tengah tahun 2010 akan tersedia netbook dengan sistem operasi tersebut. Google mengaku telah menjalin hubungan dengan sejumlah vendor komputer.

WAH

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
indra marto silaban @ Kamis, 16 Juli 2009 | 12:27 WIB
Tidak zamanya lagi kita harus fanatik kepada software ini itu. Ingat, software(bahasa pemrograman, aplikasi, SO) hanyalah tools. Jadi, mana yang cocok untuk membantu penyelesaian kerja kita, ya gunakan dengan baik. itu ajah,,....
Helmi @ Senin, 13 Juli 2009 | 12:42 WIB
Teknologi semakin berkembang,kita yang org awam tinggal menikmati aja, kenapa harus ribut! Welcome new tecnology.
totokgilak @ Minggu, 12 Juli 2009 | 22:53 WIB
Microsoft pasti gak tinggal diem....mereka punya data analisis kegiatan pemakai komputer di seluruh dunia...gak gampang mengalahkan dominasi yg satu ini...Untuk linux sih...tetep aja bermain di jalur os utk server...aman banget tuh :)
rudy @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 00:44 WIB
wah gak sabar nunggu rilis nya :D
erlin @ Sabtu, 11 Juli 2009 | 00:28 WIB
yang sinis sm linux. apa dasarnya ?. linux tuh keren tau. pake winduz bajakan aja bangga
28 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Senin, 8 Februari 2010 | 15:44 WIB
Jejaring Sosial di Mata Seorang Tukang Becak
Sekalipun hanya seorang tukang becak, saya mulai tertarik dengan bidang komputer.
Tutorial
Kamis, 28 Januari 2010 | 16:49 WIB
Cara Cepat Merespon E-mail di Outlook 2010
Inilah cara cepat merespon e-mail. Tidak perlu bolak-balik mengetikkan alamat e-mail tujuan yang itu-itu saja.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort