Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Presiden: Tahun 2010 Semua Desa Terhubung Internet

Kompas.com - 19/08/2009, 12:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah menargetkan pada tahun 2010, semua desa dan kecamatan di Tanah Air telah terhubung dengan infrastruktur telepon dan internet.

"Pembangunan infrastruktur informatika dan telekomunikasi dasar ke seluruh pelosok Tanah Air adalah wujud nyata dari tekad bersama membangun kesatuan Indonesia," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat berpidato pada Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (19/8).

Pada tahun 2010, semua daerah perbatasan di Tanah Air juga diharapkan dapat menerima siaran TVRI dan RRI.

Menurut Presiden, keberhasilan paradigma "Pembangunan untuk Semua" memerlukan beberapa prasyarat, yang perlu diketahui bahwa perbaikan kemakmuran dan kualitas hidup rakyat secara merata ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur dasar. Pembangunan infrastruktur meliputi jalan raya, irigasi, pelabuhan laut, pelabuhan udara, penyediaan air bersih, telekomunikasi, serta infrastruktur energi dan kelistrikan.

Perbaikan kualitas infrastruktur di daerah padat penduduk seperti Jawa, terutama Jakarta, dilakukan dengan membangun Jakarta Mass Rapid Transit System Project. Hal ini untuk mengatasi kemacetan lalu lintas. Pembangunan transportasi nasional juga dipadukan secara tersistem dengan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

"Percepatan pengembangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur untuk membuka keterisolasian daerah-daerah terpencil," ujarnya.

Khusus infrastruktur penyediaan air minum, pemerintah juga mengambil kebijakan strategis dengan pemberian jaminan dan subsidi bunga kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Program ini salah satu upaya mewujudkan "millennium development goals" (MDGs), dalam bentuk penurunan separuh proporsi penduduk tanpa akses terhadap sumber air minum pada tahun 2015.

"Air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat, yang harus tersedia dalam jumlah yang cukup merata, dan dengan mutu yang baik," kata Presiden.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com