Google Kembangkan Penerjemah Suara Otomatis

Selasa, 9 Februari 2010 | 22:55 WIB

MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Alangkah asyiknya kalau semua orang bisa saling menelepon siapa saja tanpa halangan bahasa. Mimpi inilah yang coba diwujudkan Google dengan mengembangkan translator suara otomatis yang akan menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lainnya.

"Kami pikir penerjemah suara ke suara mungkin dan bisa diwujudkan dalam beberapa tahun saja," ujar Franz Och, kepala layanan penerjemah Google seperti dilansir Times Online. Ia percaya penerjemah suara ke suara mungkin silakukan jika tingkat akurasi mesin pengenal suara dan penerjemah bahasa ditingkatkan kemampuannya lagi. Ia katakan Google tengah melakukan riset untuk mewujudkannya dalam beberapa tahun ke depan.

Google saat ini sudah memiliki layanan penerjemah untuk 52 bahasa di sleuruh dunia dengan database yang terus ditambah akurasinya. Selain itu, Google juga memiliki mesin pengenal suara yang saat ini dipakai pada aplikasi layanan pencarian di smartphone.

Sistem yang sedang dikembangkan akan mengombinasikan kedua teknologi dan menggunakan database Google yang aktif mengindeks bahasa dari berbagai situs di seluruh dunia. Namun, diakui tidak mudah membuat mesin penerjemah suara karena setiap penutur punya dialek, aksen, dan cara bicara yang berbeda-beda.

"Namun, mesin pengenal seperti ini akan efektif digunakan di ponsel sebab secara alami sangat personal bagi pemakainya. Ponsel akan mengenali gaya bicara dari rekaman-rekaman suara sebelumnya," ujar Och.

Mesin seperti ini bukanlah yang pertama ada. Apple sudah lebih dulu merilis aplikasi penerjemah suara di iPhone dengan nama Jibbigo meski saat ini baru tersedia untuk penerjemah bahasa Inggris ke Spanyol dan Inggris ke Jepang. Dengan dukungan dana dari Badan Pertahanan AS melalui proyek DARPA, akankah mesin buatan Google akan lebih mumpuni?

WAH



Editor: wah
http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda
Share on Facebook  
A A A
komentar anda
kampret @ Rabu, 10 Februari 2010 | 23:25 WIB
pola pikir seperti mbak anisa ini yang membuat negeri ini tidak maju2...kenapa sih mesti apriori terhadap gagasan teknologi yang diciptakan "orang asing", toh teknologi itu juga untuk kemudahan hidup manusia.
anisa @ Rabu, 10 Februari 2010 | 15:39 WIB
Waspadalah manusia...mungkin suatu hari nanti manusialah yang akan tergeser dengan ciptaannya sendiri...secanggih apapun alat itu kelak..tetap tak akan dapat menggantikn rasa dan jiwa yang ada dalam suara manusia...
zato @ Rabu, 10 Februari 2010 | 09:39 WIB
The server provides a plug and play service for the clients using either hardware and software joystick. Just plug the joystick into the server port and enjoy it. (Pelayan itu menyediakan layanan colok dan main untuk pelanggannya dengan menggunakan batang gembira jenis keras atau lembut. Cukup dengan mencolokkan batang gembira itu ke lubang pelayan dan nikmati).
sas @ Rabu, 10 Februari 2010 | 09:06 WIB
muantabs.........semakin nyata dan terbuka dunia
ben hasan @ Rabu, 10 Februari 2010 | 05:20 WIB
orang bisa dibuat pusing dan salah paham. bukankah dalam bahasa, satu kata bisa banyak artinya. silakan deh, orang memilih mana arti yang tepat, atau berantem gara-gara salah pilih arti.
7 Komentar
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
FEATURE
Kamis, 18 Maret 2010 | 20:01 WIB
Heboh Ririn Dumin, Asli atau Palsu?
Namanya Ririn Dumin, 22 tahun, wanita berambut panjang lurus yang berobsesi menjadi artis dan berhasil mewujudkannya. Kisahnya bikin heboh bloger.
Tutorial
Kamis, 28 Januari 2010 | 16:49 WIB
Cara Cepat Merespon E-mail di Outlook 2010
Inilah cara cepat merespon e-mail. Tidak perlu bolak-balik mengetikkan alamat e-mail tujuan yang itu-itu saja.
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort