Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trik "Jepret" Foto Olahraga ala Fotografer Profesional

Kompas.com - 01/07/2015, 04:03 WIB
Adhis Anggiany Putri S

Penulis

KOMPAS.com - Bagi pemburu fotografi, membekukan satu momen menakjubkan mampu memberi sensasi euforia tersendiri. Bak bajak laut saat menemukan harta karun. Terutama bagi mereka yang hobi mencuri gambar di arena olah raga.

Nah, jika baru mau memulai hobi ini, tak perlu risau! Tips fotografi berikut bisa menghasilkan jepretan momen olahraga bercita rasa profesional.

Lihat sekeliling

Pastikan Anda mengerti seluk beluk olahraga yang ingin diabadikan. Jadi, Anda mengerti kapan dan di mana momen-momen penting akan terjadi.

Lingkungan menyajikan beragam kesempatan unik untuk menangkap semangat permainan. Perhatikan titik-titik paling cocok untuk menjepret. Misalnya, sebelum akhir pertandingan basket, sisi podium juri adalah tempat tepat mengabadikan semangat tim.

Bahkan, jika memiliki pilihan lensa lebih luas, seperti 10mm atau 12mm, memanjatlah setinggi mungkin. Tangkap momen saat seluruh stadion ramai dengan sorak penggemar.

Maksimalkan ISO

SHUTTERSTOCK Pemandangan malam di Brugge, Belgia. Teknologi kamera semakin maju sehingga efek noise pada jepretan minim cahaya dapat dikurangi.

Meningkatkan ISO pada kamera memberikan kesempatan menembak pada kecepatan rana lebih tinggi. Kamera menjadi lebih sensitif terhadap cahaya sehingga hasil gambar pun lebih maksimal.

Dulu, ISO tinggi menghasilkan efek noise atau bintik hitam mengganggu pada foto. Namun, seiring perkembangan sistem teknologi kamera, tingkat noise semakin berkurang. Sekarang, kebanyakan kamera mampu menghasilkan gradasi warna lembut di tempat minim cahaya sekalipun.

Bermain dengan kecepatan shutter

Dalam mengabadikan momen cepat olahraga, kemampuan kamera menangkap subjek foto yang tidak berada di tengah frame sangat penting. Agar Anda mampu menangkap gambar dengan cepat dan efektif.

Jika ingin menangkap pose diam dari suatu rangkaian gerakan cepat, maka ubahlah pengaturan kecepatan rana minimal 1/1000. Selain itu, untuk memudahkan pengambilan gambar, gunakan lensa berdiafragma f/2.8 atau f/4.

Agar tak kehilangan momen bagus, ada baiknya menggunakan mode continuous auto focus CAF. Beberapa kamera bahkan sudah mampu mengambil gambar sekaligus mencari fokus sebanyak 15 foto per detiknya.

Tapi, jika ingin mendapatkan gambar berbeda, bermainlah dengan kecepatan rana. Coba untuk menembak dengan kecepatan rana 1/100 atau 1/80.

Teknik ini memungkinkan subjek foto berada dalam fokus tajam, sedangkan latar belakangnya menjadi sangat kabur sehingga menciptakan efek dingin. Sangat cocok untuk mengambil gambar olahraga sejenis F1, Nascar, atau MotoGP.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com