Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Olok-olok Baju Batak Jokowi Bentuk Ketidaktahuan Budaya

Kompas.com - 25/08/2016, 16:18 WIB
Yoga Hastyadi Widiartanto

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Olok-olok atau ejekan terhadap masyarakat Batak dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang diduga diunggah oleh akun Facebook Nunik Wulandari II dan Andi Redani Putribangsa, disebut sebagai bentuk ketidaktahuan budaya. Solusinya pun, sebaiknya tidak harus langsung menempuh jalur hukum.

Pendapat itu diungkap Direktur Eksekutif ICT Watch, Donny B.U. saat dihubungi oleh KompasTekno, Kamis (25/8/2016).

“Kalau dibilang menghina Jokowi, dengan menyebut pakaiannya yang aneh dan segala macam, ya menurut saya, itu bisa berasal dari kebodohan atau ketidaktahuan akan kekayaan dan keberagaman budaya kita,” terangnya.

Meski berasal dari ketidaktahuan, imbuh Donny, bukan berarti bahwa pelaku harus dilepas tanpa hukuman. Mereka tetap harus mendapatkan konsekuensi atas perbuatan itu dalam bentuk yang lebih membangun, tidak dengan cara langsung menempuh jalur hukum.

“Kasih pelajaran mungkin perlu, tapi tidak serampangan juga. Mungkin ada baiknya sebelum menempuh jalur hukum ya dipanggil. Tanyakan maksudnya apa. Kalau ternyata mau mengolok-olok segala macam, sebaiknya ya minta maaf ke publik lewat medium yang dia pakai,” terang Donny.

“(Cara ini) Lebih enak. Publik jadi terdidik bahwa ada jalur lain selain pidana. Lalu apakah akunnya perlu ditutup atau delete, itu soal nanti. Biarkan dia ngomong, kasih tahu salahnya, dan dia minta maaf ke publik. Followers-nya pun jadi tau tindakan itu ada konsekuensinya,” imbuhnya.

Donny tak memungkiri konten yang dimuat dalam akun Facebook Nunik Wulandari II dan Andi Redani Putribangsa rentan terhadap tafsir penghinaan. Hanya saja, jika memang ada unsur penghinaan, maka arahnya adalah Jokowi sebagai pribadi.

“Kalau melaporkan sebagai pencemaran nama baik atas suatu adat atau golongan ya rasanya tidak pas, karena (akun Facebook) itu mengacu pada individu,” ujarnya.

Donny pun menyarankan agar pengguna media sosial berpikir lebih dahulu sebelum posting.

"Think before posting, karena orang kan mentang-mentang pakai sosial media, gadget, seoalah tidak berhadapan langsung dengan yang bersangkutan. Merasa tidak ada konsekuensi."

Sebelumnya, media sosial sempat ramai karena akun Facebook Nunik Wulandari II dan Andi Redani Putribangsa dilaporkan ke polisi akibat dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan masyarakat Batak.

Kedua akun tersebut, secara spesifik mengunggah foto Presiden Jokowi saat mengenakan pakaian adat Batak Toba (Samosir) dan menyematkan komentar bernada olok-olok atau ejekan. Pakaian tersebut memiliki ciri khas berupa topi dengan rumbai-rumbai benang putih di sisi kanan dan kiri.

Baca juga: Pelajaran dari Kasus Olok-olok Baju Batak Jokowi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

HP Vivo T3X 5G Meluncur dengan Snapdragon 6 Gen 1 dan Baterai Jumbo

Gadget
Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat 'Ngetwit'

Siap-siap, Pengguna Baru X Twitter Bakal Wajib Bayar Buat "Ngetwit"

Software
Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Ramadhan dan Idul Fitri 2024, Trafik Internet Telkomsel Naik 12 Persen

Internet
Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Tampilan Baru WhatsApp Punya 3 Tab Baru, “Semua”, “Belum Dibaca”, dan “Grup”, Apa Fungsinya?

Software
HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang 'Membosankan'

HMD Perkenalkan Boring Phone, HP yang Dirancang "Membosankan"

Gadget
7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

7 HP Kamera Boba Mirip iPhone Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya

Gadget
Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Motorola Edge 50 Ultra dan 50 Fusion Meluncur, Harga mulai Rp 6 Jutaan

Gadget
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Ketika Sampah Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Menimpa Atap Warga

Internet
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

WhatsApp Rilis Filter Chat, Bisa Sortir Pesan yang Belum Dibaca

Software
Steam Gelar 'FPS Fest', Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Steam Gelar "FPS Fest", Diskon Game Tembak-menembak 95 Persen

Game
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com