Senin, 28 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
HOMEINTERNETCYBERLIFEGADGETLIFESTYLEE-BUSINESSTELECOMSOFTWAREHARDWARESTARTUPLOKALINDEKS
Logo StartUp Lokal
Bisnis Startup di Indonesia
"Think Global, Act Local" Masih Berlaku
Penulis: Yunanto Wiji Utomo | Editor: Tri Wahono
Senin, 11 April 2011 | 20:52 WIB
RODERICK ADRIAN MOZES
Peserta #StartupLokal Meetup v.12 berfoto di depan logo-logo startup di IndoChine, FX Plaza, Jakarta, Sabtu (9/4/2011). StartupLokal adalah komunitas yang mengumpulkan pemilik startup, peminat dunia digital, developer, investor dan media untuk bertemu dan menemukan kesempatan berkolaborasi.

KOMPAS.com - Seringkali pelaku startup digital bingung siapa pasar yang hendak disasar. Apakah harus menyasar pasar global atau menggarap pasar lokal terlebih dahulu? Tak perlu bingung, di era informasi tanpa batas, pasar pun tidak dibatasi wilayah.

Patrick O'Riordan dari Enterprise Ireland, lembaga bentukan pemerintah Irlandia yang secara khusus membantu perkembangan startup di negara tersebut berbagi pemikirannya dalam #StartupLokal meetup v.12 di Jakata, Sabtu (9/4/2011). Ia mengatakan bahwa yang terpenting adalah kemampuan berpikir global pada sektor produk yang digarap pengembang.

"Anda harus menganalisis sektor pasar Anda secara global. Misalnya, Anda bermain di game atau animasi, Anda harus mengetahui perkembangannya secara global," tuturnya. "Sekali anda mendapatkannya. Anda bisa mengaplikasikan di tingkat lokal, di Indonesia. Jadi anda sebenarnya harus think global, act local," lanjutnya. Mengapa act local? Menurutnya, karena Indonesia punya pasar domestik yang fantastis.

Kondisi berbeda dialami negara asal Riordan yang hanya berpenduduk 4,5 juta jiwa. Di negaranya, para startup didorong untuk berpikir membuat inovasi yang memenuhi kebutuhan global dan juga menyasar pasar global. Semua startup pun diarahkan agar melakukan ekspor.

Dengan potensi jumlah penduduk serta pengakses web yang berpotnsi sangat besar, Riordan yakin bahwa menggarap pasar Indonesia akan menguntungkan bagi para startup lokal di Indonesia. Ia bahkan mengatakan, bukan tidak mungkin Enterprise Ireland turut berperan menggarap startup lokal potensial Indonesia untuk menggarap pasar di Indonesia.

 
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

KOMPAS.com
© 2008 - 2012 KOMPAS.com - All Rights reserved