Salin Artikel

Pencipta "Gembok Keamanan" WhatsApp Mundur

Brian Acton merupakan sosok di balik sistem enkripsi WhatsApp. Enkripsi adalah layaknya gembok keamanan yang membuat pesan yang dikirim di WhatsApp tidak mudah disadap.

Dalam status yang diunggah Jan Koum di akun Facebook pribadinya, Koum menyinggung soal legasi yang ditinggalkan Brian Acto.

“Kehadirannya (Brian Acton) akan dirindukan, dan legasinya pada enkripsi serta privasi pengguna akan terus menjadi DNA WhatsApp,” Jan Koum menuturkan via akun Facebook personalnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Kamis (14/9/2017).

Lebih lanjut, Jan Koum juga menulis tentang perasaan bahagianya telah bekerja dengan Brian Acton selama lebih kurang delapan tahun. Ia sesumbar Brian Acton adalah salah satu faktor yang membawa WhatsApp ke puncak kesuksesan.

“Kemampuan engineering, product experience, dan kepemimpinannya adalah kunci sukses WhatsApp,” kata Jan Koum.

Baca: WhatsApp Mulai Cari Uang, Begini Caranya

Keluar dari zona nyaman dan bikin layanan sendiri

Pada status tersebut, Brian Acton membalas dengan rentetan kalimat sepanjang tiga paragraf. Ia mengatakan selanjutnya bakal memulai babak baru dalam hidupnya.

Di usia ke-45, kata Brian Acton, ia senang karena berani keluar dari zona nyaman dan fokus mewujudkan “kegelisahan”-nya. Ia ingin menciptakan layanan yang masih berhubungan dengan teknologi dan komunikasi, namun dalam lingkup non-profit yang bakal berbeda dengan WhatsApp.

“Saya telah memikirkan ini sejak beberapa saat dan sekarang harus mulai mengeksekusinya. Ada beberapa hal yang ingin saya bagi dalam beberapa bulan ke depan,” Brian Acton ia menjelaskan.

Lebih lanjut, Brian Acton juga mengaku berat meninggalkan WhatsApp yang bisa dibilang sebagai “bayi” bersama dengan Jan Koum.

“Sangat senang melihat banyak orang mengandalkan WhatsApp setiap harinya,” ujarnya.

Perjalanan bersama Jan Koum

Brian Acton sebelumnya merupakan infrastructure engineer untuk Yahoo pada 1998. Di situlah ia bertemu dengan Jan Koum dan memulai pertemanan.

Baca: CEO WhatsApp, dari Tukang Sapu Jadi Miliarder

Ia dan Jan Koum lantas hengkang dari Yahoo pada 2007 dan memutuskan berkelana keliling Amerika Selatan. Pada 2009, Brian Acton dan Jan Koum melamar kerja ke Facebook dan keduanya tak diterima.

Bersama teman mereka, Alex Fishman, muncul ide membuat layanan komunikasi pada 2009 dengan nama “WhatsApp” yang tak sengaja dilontarkan Jan Koum. Tak dinyana, Facebook yang menolak Jan Koum dan Brian Acton bekerja, malah mengakuisisi layanan buatan mereka.

https://tekno.kompas.com/read/2017/09/14/08153817/pencipta-gembok-keamanan-whatsapp-mundur

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.