Salin Artikel

“Mirrorless” Fujifilm X-T3 Tak Bakal Punya “Image Stabilizer”?

Namun, sebagai salah satu pemain terbesar, Fujifilm agaknya masih belum tertarik menerapkan kemampuan tersebut di kamera mirrorless besutannya.

Salah satu rumor terbaru yang belakangan beredar pun menyebutkan bahwa kamera mirrorless flagship berikutnya dari Fujifilm, X-T3, tak akan dibekali dengan IBIS.

Apabila nanti ternyata benar, hal itu sebenarnya tak mengejutkan. Ini karena Fujifilm pernah mengatakan pihaknya tidak berminat menerapkan IBIS di kamera mirrorless, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Ubergizmo, Jumat (26/1/2018).

Dalam sebuah wawancara di awal 2016 lalu, desainer produk senior Fujifilm Takashi Ueno, menerangkan bahwa sistem XF mount yang digunakan di kamera-kamera mirrorless Fujifilm memang tak dirancang agar kompatibel dengan IBIS.

Alasan lainnya, Ueno menjelaskan bahwa Fujifilm memprioritaskan kualitas foto dan tak ingin menerapkan aneka koreksi gambar secara digital yang diperlukan untuk penerapan IBIS.

“Diameter mounting lensa (XF mount) kami dirancang untuk menghasilkan image circle tanpa gerakan sensor,” ujar Ueno kepada Fujilove ketika itu.

“Berarti, jumlah cahaya di sudut-sudut gambar akan berkurang apabila sensor bergerak. Kami bisa saja mengoreksinya secara digital, tapi kami tak mau melakukannya. Kami tak mau mengurangi kualitas gambar,” imbuh Ueno.

Tentang in-body image stabilizer

Secara umum, teknologi peredam goyangan (image stabilizer) bisa diterapkan dalam tiga bentuk, yakni elektronik melalui manipulasi gambar digital (electronic image stabilization, EIS), dan secara mekanik di unit lensa (optical image stabilization, OIS) atau di sensor kamera (in-body image stabilization, IBIS).

Dibandingkan penerapan image stabilization di lensa, IBIS memiliki kelebihan di mana peredaman goyangan bisa diterapkan di semua lensa yang terpasang di lensa tanpa kecuali. Sedangkan, image stabilization di lensa hanya bisa berlaku untuk lensa-lensa yang sedari awal sudah memiliki fitur OIS saja.

Di dunia kamera mirrorless, penggunaan IBIS dipelopori oleh Olympus. Belakangan, pemain lain seperti Panasonic dan Sony juga telah menerapkan teknologi ini di produk kamera mirrorless masing-masing.

Pabrikan lain di luar Fujifilm yang belum menerapkan IBIS, Canon, memilih menerapkan stabilisasi secara elektronik (EIS) di kamera mirrorless besutannya untuk meredam goyangan dalam perekaman video.

EIS juga diterapkan di produk-produk smartphone masa kini dan seringkali dipadukan dengan OIS agar peredaman goyangan jadi lebih maksimal.

Fujilm sejauh ini memilih untuk menerapkan image stabilizer di sebagian lensa zoom buatannya. Lensa-lensa mirrorless Fujifilm yang memiliki fitur tersebut ditandai dengan singkatan “OIS” di akhiran namanya, misalnya Fujinon XF 10-24mm f4R OIS dan XF 55-200mm f3.5-5.6 R LM OIS.

https://tekno.kompas.com/read/2018/01/26/15130017/-mirrorless-fujifilm-x-t3-tak-bakal-punya-image-stabilizer-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.