Salin Artikel

9 Merek Tablet yang Pensiun Dini Karena iPad

Setidaknya ada sekitar sembilan tablet buatan vendor lain, yang dirilis menyusul popularitas iPad. Sayangnya seluruh tablet tersebut justru mati karena tanpa sempat mengalahkan iPad. Sedangkan tablet buatan Apple itu masih terus ada, setidaknya hingga sekarang.

Sebagaimana dirangkum oleh KompasTekno dari GadgetsNow, Selasa (3/7/2018), berikut ini sembilan tablet yang dibunuh oleh iPad.

Tablet buatan Blackberry ini diluncurkan pada 2011  untuk menantang iPad. Tetapi ternyata tablet ini gagal karena kekurangan aplikasi dan pada saat peluncurannya tidak mendukung e-mail. Akhirnya tidak banyak orang yang memakainya.

2. Motorola Xoom

Tablet ini pertama kali diperkenalkan di ajang CES 2011 dan merupakan Android 3.0 Honeycomb pertama di pasar.  Layarnya berukuran 10,1 inci, memiliki kamera depan dan belakang.

Tablet ini juga memiliki dua penerus, yakni Xyboard dan Xoom 2. Sayangnya, penjualan iPad terlalu kuat dan tablet Motorola ini justru lebih dulu mati.

3. Dell Streak

Nama Dell sudah tidak diragukan lagi dalam hal laptop dan komputer desktop, serta sangat dikenal di zamannya. Pada 2011 silam perusahaan ini berupaya memperluas pasar dengan menciptakan tablet Dell Streak. Sayangnya upaya tersebut gagal.

Dell Streak memiliki daya tahan baterai yang buruk. Layarnya juga beresolusi rendah, hanya 800 x 480 piksel. Hanya terpaut setahun setelah peluncurannya, Dell menghentikan penjualan tablet ini.

4. HTC Flyer

Seperti pemilik merek lain, HTC juga menjajal peruntungan dan menantang iPad dengan merilis tablet Flyer.  Perusahaan Taiwan tersebut membekali perangkat ini dengan chipset Qualcomm Snapdragon 1,5 GHz dan Android 2.3.

Sayangnya, tablet berukuran 7 inci ini juga termasuk gagal mengalahkan iPad. HTC Flyer hanya bertahan dua tahun di pasar lalu tidak diproduksi lagi.

5. Google Pixel C

Belum tentu bahwa tablet 10,2 inci buatan Google ini mati karena kalah dari iPad. Namun raksasa internet itu mengatakan berhenti menjual Pixel C karena fokus pada Chromebooks.

Adapun Pixel C dirilis pertama kali pada 2015 silam dan sempat didaulat sebagai tablet Android terbaik. Penjualan cukup baik, meski tidak setangguh iPad.

6. HP TouchPad

Seperti halnya Dell, HP juga merupakan merek yang terkenal dalam kategori laptop dan komputer desktop. Perusahaan asal Amerika Serikat ini pun mencoba peruntungan dengan merilis tablet HP TouchPad.

Sayangnya, tablet yang memakai sistem operasi WebOS itu mati sebelum berkembang. Umurnya hanya sekitar 49 hari saja.

7. Microsoft Windows Tablet

Sekitar 10 tahun sebelum Apple merilis iPad, Microsoft sudah pernah mencoba memperkenalkan tablet PC. Bill Gates bahkan pernah mengatakan bahwa perangkat ini akan jadi PC terpopuler di AS.

Sayangnya, Gates keliru. Masalah software, hardware serta berbagai hal lain membuat tablet Windows kurang diminati pengguna.

8. Asus Transformer Prime

Produsen asal Taiwan, Asus juga pernah menjajal peruntungan dengan merilis tablet Transformer Prime. Bahkan perangkat ini sempat dijuluki sebagai pembunuh iPad.

Transformer Prime sendiri memiliki keunggulan berupa kelengkapan keyboard yang membuatnya terlihat mirip laptop mini dengan layar 10,1 inci. Sayangnya, ada berbagai masalah lain di tablet ini sehingga gagal menantang iPad.

9. Sony Tablet P

Pada 2011 Sony meluncurkan sebuah tablet nyentrik bernama Tablet P. Tablet ini memiliki dua layar berukuran 5,5 inci yang bisa dilipat dan cenderung sangat berat. Sebagaimana perangkat lainnya, tablet ini juga gagal memikat pengguna.

https://tekno.kompas.com/read/2018/07/03/11070047/9-merek-tablet-yang-pensiun-dini-karena-ipad

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.