Salin Artikel

Disebut Curangi "Benchmark", Apa Kata Oppo dan Huawei?

Huawei P20 Pro, Honor 10, Oppo Find X, serta Realme 1 dan 2 ditemukan menghasilkan skor yang jauh berbeda antara aplikasi benchmark 3DMark versi publik dan private (untuk developer). Kelima ponsel disinyalir sengaja hanya mendongkrak kinerja ketika mendeteksi aplikasi tertentu.

Tanggapan Oppo

Melalui pernyataan resminya, Oppo membeberkan klarifikasi terkait kabar ini.

Berdasarkan keterangan yang diterima KompasTekno, Kamis (4/10/2018), pihak Oppo mengatakan bahwa perbedaan hasil tersebut diakibatkan oleh adanya fitur pada ponsel Find X yang dapat menyesuaikan kinerja ponsel dengan aktivitas pengguna.

Menurut Oppo, ketika ponselnya mendeteksi pengguna sedang menjalankan aplikasi seperti game atau 3D benchmark yang membutuhkan kinerja tingggi, ponsel akan membebaskan SoC untuk bekerja dengan kecepatan tertinggi.

Namun jika ketika pengguna menjalankan aplikasi tak dikenal, maka sistem akan membatasi kinerja perangkat hingga 70 persen sampai 80 persen dari kinerja maksimal. Hal inilah, menurut Oppo, yang terjadi saat Find X diuji menggunakan 3DMark versi private dengan skor jauh lebih tinggi dari 3D Mark publik.

"Jadi, di aplikasi 3D Mark versi private, skor yang didapatkan oleh Find X akan berkurang drastis karena perangkat menggunakan mode pengoptimalan daya standar," tulis Oppo dalam keterangan resminya.

"Oppo tidak akan melebih-lebihkan skor benchmark dari setiap produk kami, apalagi mempromosikannya dalam keynote atau rilis resmi kami," imbuh mereka.

Oppo pun mengatakan pada pertengahan Oktober ini, perusahaan akan mengadakan konferensi pers di China untuk menjelaskan bagaimana oppo membuat sistem dan mengoptimalkan penggunaan aplikasi selama tiga tahun terakhir.

Tanggapan Huawei

Senada dengan Oppo, Huawei pun mengatakan bahwa hasil tersebut didapatkan karena perangkat Huawei hanya akan mengalokasikan sumberdaya yang diperlukan ketika menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa.

Melalui keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Huawei meyakini bahwa tidak ada hubungan langsung antara benchmark smartphone dan pengalaman pengguna.

"Untuk aplikasi-aplikasi yang tidak memerlukan daya yang intensif seperti web browsing, perangkat Huawei hanya akan mengalokasikan sumberdaya yang diperlukan untuk memberikan performa yang dibutuhkan," tulis pihak Huawei.
 
"Dalam skenario-skenario benchmarking normal, ketika software Huawei mendetekasi aplikasi benchmarking, software tersebut akan menyesuikan ke 'Performance Mode' dan memberikan performa optimal," imbuh mereka.

Selain itu dalam menanggapi kabar ini, Huawei pun mengatakan mereka berencana untuk memberikan akses "performa penuh" pada pengguna agar bisa menikmati kecepatan perangkat secara optimal. Namun mereka tak menjelaskan seperti apa dan kapan rencana ini akan direalisasikan.

https://tekno.kompas.com/read/2018/10/04/14050067/-disebut-curangi-benchmark-apa-kata-oppo-dan-huawei-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Membuat Avatar WhatsApp di HP Android dan iPhone, Sudah Coba?

Cara Membuat Avatar WhatsApp di HP Android dan iPhone, Sudah Coba?

Software
Punya Nintendo Switch? Sebentar Lagi Kalian Bisa Main 'Call of Duty'

Punya Nintendo Switch? Sebentar Lagi Kalian Bisa Main "Call of Duty"

Software
Memotret Konser HITC Jakarta 2022 dengan Galaxy S22 Ultra

Memotret Konser HITC Jakarta 2022 dengan Galaxy S22 Ultra

Gadget
Program Bangkit 2023 dari Google Tahun Ini Terima Siswa SMK, Ini Link Daftarnya

Program Bangkit 2023 dari Google Tahun Ini Terima Siswa SMK, Ini Link Daftarnya

Gadget
Buat Akun Telegram Kini Bisa Tanpa Nomor HP SIM Card

Buat Akun Telegram Kini Bisa Tanpa Nomor HP SIM Card

Software
Muncul Menu Baru “Avatar” di Aplikasi WhatsApp, Apa Itu?

Muncul Menu Baru “Avatar” di Aplikasi WhatsApp, Apa Itu?

Software
Kami Bawa Samsung Galaxy Z Flip 4 ke Festival Musik HITC Jakarta 2022, Ini Rasanya

Kami Bawa Samsung Galaxy Z Flip 4 ke Festival Musik HITC Jakarta 2022, Ini Rasanya

Gadget
Telkomsel Rilis Paket 'Bundling' Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Telkomsel Rilis Paket "Bundling" Langganan Kompas.id, Harga Rp 55.000

Gadget
Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Instagram Reels dan Stories Fitur yang Digemari Gen Z di Indonesia

Internet
Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Cara Pantau Kondisi Terkini Erupsi Gunung Semeru lewat Google Maps

Software
Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

Pura-pura Hamil, Wanita Selundupkan 200 Prosesor Intel dan iPhone

e-Business
Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet 5G Vs 4G di Indonesia, Segini Beda Kecepatannya

Internet
Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

Karyawan Induk Facebook yang Di-PHK Protes Tak Dapat Pesangon Sesuai Janji

e-Business
YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

YouTube Klaim Sumbang Rp 7,5 Triliun untuk PDB Indonesia

e-Business
[POPULER TEKNO] 'Rahasia' Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

[POPULER TEKNO] "Rahasia" Bola Piala Dunia 2022 | Fitur Avatar WhatsApp Resmi | Ada yang Beda dari Tampilan Grup WhatsApp

Internet
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.