Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Langkah Awal Apple Melepaskan Ketergantungan iPhone

Hal ini menjadi sinyal perusahaan asal Cupertino, AS itu akan mengembangkan komponen inti iPhone sendiri setelah bertahun-tahun bergantung pada pemasok luar. Selama ini, Apple mengandalkan pasokan chip modem dari Qualcomm.

Namun setelah terjadi sengketa paten, Apple pun beralih ke Intel tahun 2016. Hingga saat ini, perkara tersebut masih bergulir di meja hijau, meski Apple telah kalah di Jerman dan China yang mengharuskan mereka menarik beberapa iPhone model lawas dari pasaran.

Kembali ke upaya Apple untuk membuat komponen intinya sendiri, Johny Srouji yang menjabat sebagai wakil presiden teknologi hardware, disebut telah mengambil alih langkah awal produksi desain modem Apple sejak Januari lalu.

Unit chip modem sebelumnya dikepalai oleh Rubén Caballero, di bawah eksekutif Dan Riccio, yang lebih banyak bertanggung jawab pada pengintegrasian rantai pasokan pada perangkat iPhone, iPad, dan Mac.

Apple masih enggan menanggapi kabar ini. Dilansir KompasTekno dari CNBC, Sabtu (9/2/2019), Apple telah membuka lowongan pekerjaan untuk teknisi modem di San Diego, yang dikenal memiliki bakat-bakat teknisi nirkabel andal, berkat markas besar Qualcomm yang telah berdiri sejak lama di sana.

Di sana pula Apple disebut akan membangun tenaga kerjanya.

Rencana Apple untuk membuat chip modem sendiri kemungkinan akan memakan waktu lama hingga bertahun-tahun. Sehingga belum bisa diketahui kapan dan untuk perangkat apa chip modem ini dibuat.

"Ketika Anda adalah Apple, semuanya harus baik. Tidak ada ruang untuk komponen substandar di dalam ponsel," jelas Linley Gwennap, presiden firma riset chip industri The Linley Group.

Chip modem menjadi komponen berbiaya besar bagi perangkat Apple. Investasi chip modem Apple diperkirakan para analis ratusan juta dollar tiap tahunnya.

Menurut Bernstein, analis Stacy Rasgon, ongkos yang harus dikeluarkan Apple untuk setiap perangkat sekitar 15-20 dollar AS (sekitar Rp 200.000-300.000) atau total 3-4 miliar dollar AS (sekitar Rp 42-55 triliun) tiap tahunnya untuk iPhone.

Bisa jadi, Apple akan mengembangkan chip modem dengan chip prosesornya, sebagaimana yang dilakukan Samsung dan Huawei.

Kombinasi ini juga menghemat ruang dan daya tahan baterai, dua hal penting jika Apple ingin mengembangkan fitur augmented reality ke produknya kelak.

https://tekno.kompas.com/read/2019/02/09/08465387/langkah-awal-apple-melepaskan-ketergantungan-iphone

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.