Salin Artikel

Tanggapan Para Kepala Daerah saat Menjajal Palapa Ring Bersama Jokowi

Presiden pun langsung menjajal kualitas internet dengan melakukan konfrensi video dengan beberapa perwakilan kepala daerah.

Perwakilan darah yang bergabung dalam telekonferensi ini adalah Bupati Merauke, Frederikus Gebze, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakatoni, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Wakil Walikota Sabang, Suradji Junus dan Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud.

Satu per satu, pejabat daerah ini menganggapi hadirnya Palapa Ring untuk menyokong telekomunikasi Tanah Air dari Sabang hingga Merauke.

"Dengan peresmian Palapa Ring ini, Kabupaten Merauke dan wilayah selatan Papua telah bisa melakukan komunikasi dengan baik, bertukar informasi, bahkan yang terpenting bisa memberikan informasi perkembangan potensi daerah," ujar Frederikus Gebze.

Hal senada juga dikatakan Muhammad Lakatoni. Saat ini, menurut Lakatoni, Palapa Ring sudah mencakup sembilan kota di Papua Barat, termasuk di Sorong, Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Tambrauw, Maybrat, dan Pegunungan Arfak.

Sebanyak 106 titik BTS dan 112 titik layanan internet telah dibangun Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Tahun 2020 mendatang, rencananya akan ada 665 BTS dan 70 lokasi layanan internet baru yang akan ditambahkan.

"Harapan kami Palapa Ring bisa menjawab interkoneksi antar wilayah Papua Barat dan pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik terutama dalam menggerakan sektor ekonomi berbasis digital," ujar Lakatoni.

Sementara itu, Suradji Junus juga menuturkan dampak adanya Palapa Ring yang lebih dulu rampung di wilayah Barat. Kini, di daerahnya telah terpasang 41 BTS dari tiga operator seluler yakni Telkomsel, Indosat, dan XL.

Selain itu, berkat Palapa Ring, blank spot di daerah Paya Seunara dan lima titik lainnya telah teratasi.

Minta tambahan infrastruktur

Respons agak berbeda datang dari Josef Nae Soi. Wakil Gubernur NTT itu mengaku 155 BTS dan 183 lokasi layanan internet yang sudah tersedia sebenarnya masih kurang.

"Tambah lagi, Pak. Karena kami sangat membutuhkan (BTS), sebab NTT berbatasan dengan Australia dan Timor Leste," jelasnya.

Permintaan infrastruktur tambahan juga disampaikan Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud. Wilayah ini merupakan salah satu bagian calon Daerah Khusus Ibu Kota baru bersama Kutai Kertanegara.

"Jaringan internetnya sudah baik, hanya ada beberapa titik yang blank spot seperti di Kecamatan Sepaku, daerah dalam perbatasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, saya kira itu harus dipikirkan," jelasnya saat ditanya Jokowi tentang kondisi internet di wilayahnya.

Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan bahwa konektivitas digital ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat pendidikan, fasilitas lalu lintas, dan ilmu pengetahuan yang mampu menembus seluruh pelosok Nusantara.

Ia berharap dengan penguatan jaringan tanah air, perdagangan ke pasar nasional bahkan global bisa semakin kuat. Meski di sisi lain, ia juga mewanti-wanti akan potensi kejahatan siber.

https://tekno.kompas.com/read/2019/10/14/13280097/tanggapan-para-kepala-daerah-saat-menjajal-palapa-ring-bersama-jokowi

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.