Salin Artikel

Pendiri Studio Game "Grand Theft Auto" Mengundurkan Diri

Rockstar Games sendiri telah melahirkan sejumlah game populer, seperti Grand Theft Auto (GTA), Max Payne, dan Red Dead Redemption. Dan Houser disebut banyak berkontribusi pada pembuatan game-game tersebut.

Kabar pengunduran diri Dan pertama kali diungkap sebuah kicauan yang diunggah oleh pengguna Twitter @Nibellion.

Dalam cuitannya, @Nibellion menulis "Dan Houser tinggalkan Rockstar Game". Akun tersebut juga menyertakan tautan ke sebuah dokumen yang berisi penjelasan pengunduran diri Dan Houser.

"Vice President di Rockstar Games, Dan Houser, akan mundur dari perusahaan. Hari terakhirnya Dan Houser adalah 11 Maret 2020," begitu yang tertulis pada dokumen tersebut.

"Kami sangat berterima kasih atas kontribusi beliau," kata Take-Two pada dokumen tersebut.

Perusahaan menyatakan benar bahwa Dan Houser akan mengundurkan diri dan Sam Houser akan tetap menjalankan peran sebagai Presiden di Rockstar Games.

Selepas kepergian Dan Houser, Rockstar menjanjikan akan terus menyediakan update untuk Grand Theft Auto V dan Red Dead Redemption 2. 

Red Dead Redemption 2 diketahui merupakan salah satu game terlaris yang dirilis pada tahun 2018. Rockstar juga mencetak rekor dengan meluncurkan Grand Theft Auto V (GTA V) yang sukses terjual lebih dari 100 juta kopi game.

Studio Rockstar Games telah sering mendapatkan pujian karena sukses menghadirkan game berkonsep "open-world" lengkap dengan jalan cerita yang menarik.

Terlepas dari penghargaan yang diraih, Rockstar Games pernah mendapatkan kritik karena diduga menciptakan kondisi kerja yang tidak sehat.

Salah satu kasus yang menonjol adalah saat pembuatan game Red Dead Redemption 2. Rockstar disebut memaksa karyawannya bekerja selama 100 jam per minggu untuk menyelesaikan game tersebut.

Tak lama setelah game itu rilis, Dan Houster menyatakan bahwa benar karyawan Rockstar bekerja selama 100 jam per minggu demi menyelesaikan game tersebut.

Namun, Dan mengklaim tidak ada karyawan yang dipaksa untuk menjalani jam kerja yang berat tersebut. Pernyataan Dan ini kemudian dibantah oleh sejumlah karyawan.

https://tekno.kompas.com/read/2020/02/06/12180087/pendiri-studio-game-grand-theft-auto-mengundurkan-diri

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.