Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Apa Itu Raidforums, Situs yang Mengungkap Kebocoran Data Pengguna Tokopedia?

Data pengguna tersebut bahkan dijual di situs gelap (dark web). Sebelum tersebar, data-data itu ternyata pertama kali dipublikasi dalam sebuah forum online.

Seorang pengguna dengan nama (username) "whysodank" membagikan database pengguna Tokopedia di forum online dengan domain Raidforums.com.

Hal ini cukup mengejutkan. Sebab, forum tersebut merupakan situs "reguler" yang berjenis surface web, bukan situs gelap (dark web) atau situs rahasia (deep web).

Artinya, situs ini bisa dikunjungi oleh orang awam dan bisa ditemukan lewat mesin pencari Google.

Sebaliknya, situs deep web atau dark web memang tidak bisa diakses oleh sembarang orang dan tidak akan muncul di hasil pencarian Google.

Lantas, apa itu Raidforums.com? Mengapa situs yang bisa diakses bebas tersebut dipakai sebagai kanal untuk membocorkan database perusahaan sekelas Tokopedia?

Situs diskusi negatif

Situs ini juga biasa menjadi tempat untuk berbagi aneka dokumen dan database, seperti apa yang dilakukan oleh pengguna bernama "whysodank" yang membagikan data pengguna Tokopedia.

Domain Raidforums.com sendiri terdaftar di registrar CloudFlare, dengan lokasi server di kota San Francisco, California, Amerika Serikat.

Dari pantauan KompasTekno, Minggu (3/5/2020) forum ini berisi aktivitas hal-hal negatif dan bisa jadi berbahaya bagi perangkat pengguna.

Database pengguna Tokopedia dijual di dark web

Beberapa saat setelah tersebar di Raidforums.com, ada kabar terbaru yang mengklaim bahwa 91 juta akun pengguna dan 7 juta akun pedagang Tokopedia dijual bebas di dark web.

Tampilan halaman penjualan database Tokopedia di dark web tersebut adalah sebagai berikut.

Sebagai informasi, akun Twitter @underthebreach adalah pihak yang pertama kali menginformasikan kasus kebocoran data pengguna Tokopedia ini.

Wajar saja, sebab, situs tersebut merupakan dark web, di mana beroperasi secara ilegal dan tidak bisa dilacak mesin pencari layaknya surface web.

Karena tidak bisa dilacak, banyak yang menggunakan dark web sebagai wadah untuk bertransaksi ilegal.

Selain tak bisa dilacak, bertransaksi di dark web juga dilakukan demi melindungi identitas diri mereka, seperti penjual data-data akun Tokopedia.

Adapun database yang menampung 91 juta akun Tokopedia itu dibanderol seharga 5.000 dolar AS (Rp 74,3 juta).

Konon, data pengguna Tokopedia yang berhasil dihimpun mencakup gender, lokasi, username, nama lengkap pengguna, alama e-mail, nomor ponsel, hingga kata sandi (password).

https://tekno.kompas.com/read/2020/05/03/21000097/apa-itu-raidforums-situs-yang-mengungkap-kebocoran-data-pengguna-tokopedia-

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.