Salin Artikel

Geser Jack Ma, Pendiri Startup Ini Jadi Orang Terkaya Kedua di China

Menurut indeks kekayaan Bloomberg, kekayaan Huang tercatat 62,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 889 triliun (kurs rupiah Rp 14.200), menduduki posisi ke-16 orang terkaya di dunia.

Jumlah kekayaan Huang ikut menyalip pendiri Tencent Holdings, Pony Ma, orang terkaya ketiga di China dan ke-22 di dunia dengan total harta senilai 56,4 miliar.

Sementara itu, Jack Ma berada di urutan ketiga di China dan ke-25 di dunia dengan total kekayaan 50,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 801,6 triliun).

Seperti dihimpun KompasTekno, Senin (4/1/2021), menurut Bloomberg, kekayaan Ma menurun 589 juta dollar AS (sekitar Rp 8,3 triliun) setelah pemerintah China mulai menyusun regulasi anti monopoli bagi perusahaan teknologi raksasa seperti Alibaba dan Tencent.

Regulator di China juga mulai melakukan investigasi terkait dugaan praktik anti-monopoli yang dilakukan Alibaba Group Holding Ltd. Bahkan, China dikabarkan membentuk satgas khusus secara terpisah untuk mengawasi anak perusahaan Alibaba Group, Ant Group.

Beberapa waktu lalu, Ant Group berencana melakukan IPO namun tertunda karena dinilai akan gagal memenuhi persyaratan pencatatan dan keterbukaan informasi. Masalah ini membuat saham Alibaba jeblok di bursa New York.

Menurut South China Morning Post, saham Alibaba di bursa saham New York merosot lebih dari 23 persen sejak bulan November lalu. Begitu pula dengan saham Tencent di bursa Hong Kong yang turun 6,2 persen pada 2 November 2020.

Nasib Alibaba berbanding terbalik dengan Pinduoduo yang sahamnya justru meningkat 7,77 persen pada 30 Desember lalu di bursa New York dan meningkatkan kapitalisasi pasarnya hingga hampir 220 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.127 triliun).

Total kekayaan Huang berada di bawah kekayaan Zhong Shanshan. Taipan asal China yang dijuluki sebagai "Lone Wolf" (serigala penyendiri) itu menjadi orang terkaya di China dan berada di urutan ke-11 di dunia.

Kekayaan Shanshan mencapai 78,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.111 triliun).

Colin Huang dan Pinduoduo

Huang adalah pendiri sekaligu CEO Pinduoduo, e-commerce yang dikenal kerap membanderol barang dengan harga miring. Pria berusia 40 tahun ini pernah mengenyam pendidikan master di Universitas Winconsin di Madison jurusan ilmu komputer.

Dia pernah bergabung sebagai karyawan magang di Google pada tahun 2004 dan Microsoft. Huang pernah mendirikan marketplace Ouku.com namun dijual pada tahun 2010. Ia juga pernah mendirikan platform game online bernama Xinyoudi.

Pada tahun 2015, Huang kemudian meluncurkan Pinduoduo. Berbeda dengan kompetitornya, Pinduoduo lebih fokus ke daerah dan pedesaan terpencil di China.

Sejak diperkenalkan, Pinduoduo menjadi startup dengan pertumbuhan paling pesat di China dan menjelma menjadi salah satu e-commerce terbesar di Negeri Panda. Tiga tahun setelah diluncurkan, Pinduoduo melakukan IPO di bursa saham New York.

Dihimpun dari Forbes, perusahaan rintisan itu mendapat suntikan dana 1,6 miliar dollar AS dari IPO, di tengah kontroversi yang menyebut bahwa Punduoduo menjajakan barang-barang imitasi.

Baru-baru ini, Punduoduo mengumumkan investasi sebesar 7,1 miliar dollar AS (sekitar Rp 100 triliun) selama lima tahun ke depan

Tujuan investasi itu adalah untuk memulai program ritel online yang menyasar daerah pedesaan di China serta membantu menciptakan "infrastruktur baru" untuk meningkatkan angka permintaan produk pertanian nasional.

https://tekno.kompas.com/read/2021/01/04/08110047/geser-jack-ma-pendiri-startup-ini-jadi-orang-terkaya-kedua-di-china

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.