Salin Artikel

Apple Punya Tim Khusus Berantas Produk Palsu di Medsos

Hal itu pun ditanggapi serius oleh Apple. Perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini mengatakan memiliki tim khusus untuk memberantas peredaran produk imitasi Apple di media sosial.

Apple mengatakan, tim tersebut bertugas untuk mengidentifikasi dan menghapus para pedagang di platform e-commerce maupun media sosial di seluruh dunia yang menjual aksesori Apple palsu.

Menurut juru bicara Apple, pada tahun lalu tim tersebut sudah menghapus lebih dari satu juta daftar produk palsu Apple di media sosial.

"Tahun lalu kami telah meminta penghapusan lebih dari 1 juta daftar produk Apple palsu dari toko online, termasuk Facebook dan Instagram,” kata juru bicara Apple.

Apple sendiri menyadari produk-produk palsu yang beredar di pasaran dapat membahayakan konsumen.

"Keamanan pelanggan kami adalah prioritas utama kami, dan risiko yang terkait dengan produk palsu bisa menjadi sangat serius," lanjut juru bicara Apple.

Terungkapnya keberadaan tim ini berawal dari hasil penelitian perusahaan Ghost Data Team. Firma tersebut melakukan riset terkait maraknya penjualan produk imitasi Apple di media sosial.

Riset ini diinisiasi oleh peneliti keamanan siber Andrea Stroppa setelah mengalami kejadian tidak mengenakkan pada 2020 lalu.

Kala itu, ketika Stroppa mengisi baterai iPhone miliknya, charger iPhone yang ia pinjam dari rekannya tiba-tiba meledak.

Usut punya usut, charger iPhone tersebut ternyata merupakan produk palsu alias "KW" yang dibeli rekannya melalui kanal tidak resmi di Instagram.

Saat charger tersebut meledak, rekan Stroppa itu langsung mencoba menghubungi penjual tersebut, namun, tidak mendapatkan respon.

Rekan Stroppa diketahui membeli charger iPhone di sebuah toko online di Instagram yang mengklaim menjual "produk Apple asli" dengan harga 25 persen lebih murah dari harga aslinya.

10 kali lipat lebih murah

Dari penelitian yang dilakukan, Stroppa dan Ghost Data menemukan ada sejumlah pabrik dan vendor ilegal China yang menjual aksesori Apple palsu di Instagram.

Aksesori imitasi yang dipasarkan adalah AirPods, kabel lightning, baterai iPhone, dan adaptor daya USB.

Barang KW ini dijual dengan harga hingga 10 kali lipat lebih murah. Misalnya seperti aksesori AirPods Pro imitasi yang dijual seharga 25 dollar AS atau sekitar Rp 361.000. Padahal, harga aslinya mencapai 249 dollar AS (sekitar Rp 3,59 juta).

Ada pula charger MagSafe Apple yang seharusnya dijual seharga 38 dollar AS (sekitar Rp 548.000), produk tiruannya hanya dijual murah dengan banderol tak lebih dari Rp 75.000 di toko online ilegal tersebut.

Hasil tersebut didapatkan setelah Stroppa dan Ghost Data mengamati 163 penjual aksesori Apple palsu di Instagram sejak tanggal 8 Februari hingga 8 Maret 2021.

Akun-akun Instagram yang menjajakan aksesori palsu Apple ini dilaporkan telah mengunggah 50.000 posting penjualan sepanjang tahun 2020 dan mengumpulkan sekitar 600.000 likes dan komentar.

Bahkan, penelitian Stroppa dan Ghost Data juga mengungkapkan bahwa salah satu pedagang aksesori imitasi tersebut berhasil meraup 140.000 dollar AS (sekitar Rp 2 miliar) dari penjualan online hanya dalam satu hari.

Biasanya, proses pembayaran yang digunakan untuk jual-beli produk palsu Apple ini menggunakan kartu kredit atau metode transfer bank.

Menurut laporan Ghost Data, bisnis jual-beli aksesori Apple palsu yang menggaet pelanggan utama di wilayah Eropa dan Amerika Serikat ini, telah menjadi industri bernilai jutaan dollar AS.

Dengan adanya studi ini, Stroppa dan Ghost Data berupaya untuk mengungkap kesulitan atau keenganan Instagram untuk mengatasi pedagang-pedangan barang "KW" yang sudah ada lama.

"Selain itu juga menyoroti banyak bahaya bisnis ilegal semacam itu bagi Apple dan konsumen,” kata para peneliti, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Bloomberg, Senin (22/3/2021).

Platform disebut bersalah

Terkait peredaran produk imitasi Apple ini, dalam laporannya, Ghost Data mengklaim Facebook selaku platform perusahaan induk Instagram bersalah karena gagal melindungi penggunanya di seluruh dunia secara memadai.

Facebook sendiri melalui seorang juru bicara mengungkapkan bahwa menjual dan membeli produk palsu. Facebook mengklaim pihaknya telah memiliki program global untuk pemberitahuan dan penghapusan konten terkait produk palsu di platformnya.

“Meskipun selalu ada lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, kami sekarang secara teratur menanggapi laporan konten palsu dalam satu hari, dan seringkali dalam hitungan jam,” kata juru bicara Facebook.

https://tekno.kompas.com/read/2021/03/22/09290087/apple-punya-tim-khusus-berantas-produk-palsu-di-medsos

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Pengguna Indosat Ooredoo Keluhkan Gangguan Selasa, 17 Mei Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Jadwal Pertandingan Timnas Mobile Legends Indonesia di SEA Games 2021, Mulai Besok 18 Mei

Software
Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia 'Belum Panas'

Klasemen PUBG Mobile SEA Games 2021, Timnas Indonesia "Belum Panas"

Internet
Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Menhub Budi Karya Pamer Keberhasilan Penanganan Mudik Lebaran 2022 di Changi Aviation Summit

Internet
Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Samsung Luncurkan Galaxy Tab S6 Lite versi 2022, Siap Masuk Indonesia?

Gadget
Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Elon Musk Debat dengan Jack Dorsey soal Algoritma Twitter

Internet
Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

Resmi Dibuka, Changi Aviation Summit Jadi Momentum Kebangkitan Penerbangan

e-Business
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.