Salin Artikel

Bos Perusahaan Ini Liburkan Karyawan demi Game "Monster Hunter Rise"

KOMPAS.com - Hari ini, Jumat (26/3/2021), merupakan hari bahagia bagi karyawan perusahaan teknologi asal Jepang, Mark-On. Pasalnya, CEO Mark-On, Jack Masaki Hiyama menetapkan hari ini sebagai hari libur perusahaan.

Bukan hari libur biasa, hari libur ini dinamai "Monster Hunter Holiday" dan, seperti namanya, memang ditujukan untuk menyambut peluncuran game teranyar seri Monster Hunter, yakni Monster Hunter Rise.

Game buatan Capcom tersebut memang dijadwalkan meluncur serentak di seluruh dunia pada 26 Maret 2021 di platform Nintendo Switch.

Penetapan hari libur Monster Hunter Holiday sendiri disampaikan Hiyama melalui sebuah e-mail yang dikirimkan ke seluruh karyawan Mark-On. Ia juga mengunggah pengumuman tersebut melalui akun Twitter pribadinya, dan menjadi viral di internet.

Adapun isi surat tersebut memang menyatakan secara gamblang bahwa kebijakan ini diterapkan "berkat" peluncuran Monster Hunter Rise.

"Monster Hunter Rise bakal diluncurkan pada 26 Maret dan bisa diprediksi bahwa seluruh karyawan tidak akan bisa berkonsentrasi di hari itu," jelas Hiyama dalam sebuah surat.

Meski demikian, hari libur ini hanya berlaku bagi karyawan "biasa" yang berada di level "non-executive" saja, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari HuffingtonPost, Jumat (26/3/2021).

Artinya, jajaran manajemen dan sejumlah petinggi Mark-On kemungkinan masih akan tetap masuk kerja seperti biasa.

Kendati begitu, menarik melihat sebuah perusahaan menetapkan satu hari libur demi mengizinkan karyawannya untuk memainkan sebuah game yang baru saja dirilis, dalam hal ini Monster Hunter Rise. 

Sebagai informasi, Monster Hunter Rise merupakan game teranyar dari seri game berburu  monster ikonik besutan Capcom, Monster Hunter yang dirilis secara eksklusif di konsol game Nintendo Switch pada 26 Maret ini.

Berbeda dengan seri Monster Hunter lainnya, Monster Hunter Rise bakal dibekali dengan sejumlah fitur baru yang diklaim bisa meningkatkan pengalaman berburu monster menjadi lebih asyik. 

Dua di antaranya adalah aksesori berupa kawat "Wirebug" yang bisa dipakai untuk menjelajah dunia dengan cara melompat dan berlari di atas dinding, serta mekanisme menunggangi monster terbang anyar yang dijuluki "Wyvern Riding".

Mengacu pada situs Nintendo.com, game tersebut berukuran 6,6 GB dan dibanderol dengan harga 70 dolar AS atau sekitar Rp 1 juta.

https://tekno.kompas.com/read/2021/03/26/12420077/bos-perusahaan-ini-liburkan-karyawan-demi-game-monster-hunter-rise-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.