Salin Artikel

Huawei Bikin Mobil Listrik Pesaing Tesla

Saat bisnis smartphone-nya lesu, Huawei agaknya mencari peluang baru untuk melebarkan bisnisnya di luar bisnis smartphone. Kini, vendor smartphone asal China itu memantapkan diri untuk masuk ke industri mobil listrik.

Huawei dilaporkan akan menginvestasikan dana sekitar satu miliar dollar AS (kira-kira Rp 14,5 triliun) untuk mengembangkan kendaraan listrik dan teknologi self-driving.

"Kami akan menginvestasikan lebih dari 1 miliar dollar AS dalam pengembangan komponen mobil tahun ini," ungkap Chairman Huawei, Eric Xu.

Potensi pangsa pasar mobil di China agaknya menjadi salah satu hal yang mendorong Huawei akhirnya ikut terjun mengembangkan bisnis otomotif.

Menurut Xu, ada 30 juta mobil yang terjual di China setiap tahunnya dan jumlah ini terus bertambah.

"Bahkan jika kami tidak memanfaatkan pasar di luar China, jika kami dapat memperoleh rata-rata 10.000 yuan dari setiap mobil yang dijual di China, itu sudah menjadi bisnis yang sangat besar untuk Huawei," kata Xu.

Huawei juga mengonfirmasi akan menjalin kemitraan dengan tiga produsen mobil untuk mewujudkan bisnis mobil listrik tersebut.

Adapun tiga produsen tersebut ialah BAIC Group, Chongqing Changan Automobile Co, dan Guangzhou Automobile Group Co.

Xu turut mengatakan, nantinya, mobil listrik yang diluncurkan dari hasil kemitraan ini akan membawa nama Huawei sebagai sub-mereknya.

Selain itu, untuk teknologi self-driving, Huawei mengklaim bahwa teknologi perusahaannya sudah melampaui teknologi yang ada pada mobil listrik pabrikan Tesla.

Misalnya dari sisi kecepatan. Huawei mengklaim mobil listrik yang menggunakan teknologi self-driving milik perusahaan bisa melaju hingga lebih dari 1.000 km tanpa bantuan manusia, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GizmoChina, Kamis (15/4/2021).

Vendor smartphone bikin mobil

Bukan hanya Huawei, vendor smartphone Xiaomi dan Apple juga lebih dahulu mengumumkan kesiapannya masuk ke industri mobil listrik.

Pada akhir Maret lalu, Xiaomi juga telah telah menargetkan investasi ebesar 10 miliar Yuan atau sekitar Rp 22 triliun (kurs Rp 2.000) untuk anak perusahaan barunya yang mengembangkan mobil listrik pintar.

Menurut rumor, mobil listrik Xiaomi kemungkinan akan diperkenalkan sekitar 2023 mendatang. Nantinya, mobil listrik tersebut akan terhubung dengan perangkat ekosistem Xiaomi lainnya.

Sedangkan Apple sudah lebih dahulu diketahui berencana merilis mobil otonomnya sendiri pada tahun 2024 mendatang.

Desas-desus terkait pengembangan mobil otonom Apple sejatinya sudah terdengar lama. Inisiasi awal proyek ini yang disebut Project Titan, dimulai sejak 2014. Kini industri menyebut mobil otonom itu dengan Apple Car, walau nama tersebut belum resmi.

Dengan masuknya Huawei, Xiaomi, dan Apple ke bisnis mobil pintar, bisa dipastikan bahwa ketiganya akan menjadi pesaing baru perusahaan mobil listrik arahan Elon Musk, Tesla.

https://tekno.kompas.com/read/2021/04/15/18070097/huawei-bikin-mobil-listrik-pesaing-tesla

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Miliarder dan Bos Kripto Rusia Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

Miliarder dan Bos Kripto Rusia Tewas dalam Kecelakaan Helikopter

e-Business
Daftar Lengkap Set Top Box TV Digital Sertifikasi Kominfo, Harga Mulai Rp 100.000

Daftar Lengkap Set Top Box TV Digital Sertifikasi Kominfo, Harga Mulai Rp 100.000

e-Business
TV Digital Tidak Ada Sinyal Siaran? Begini 4 Cara Mengatasinya

TV Digital Tidak Ada Sinyal Siaran? Begini 4 Cara Mengatasinya

e-Business
Siaran TV Analog Resmi Dimatikan di Bandung, Batam, Semarang, Solo, Yogya, dan Surabaya

Siaran TV Analog Resmi Dimatikan di Bandung, Batam, Semarang, Solo, Yogya, dan Surabaya

Internet
Peluncuran Xiaomi 13 Ditunda Karena China Berduka

Peluncuran Xiaomi 13 Ditunda Karena China Berduka

Gadget
[POPULER TEKNO] Cara Buat Spotify Wrapped 2022 | Infinix Zero 5G 2023 Harga Rp 3 Jutaan | Akhir Perseteruan Elon Musk Vs Apple

[POPULER TEKNO] Cara Buat Spotify Wrapped 2022 | Infinix Zero 5G 2023 Harga Rp 3 Jutaan | Akhir Perseteruan Elon Musk Vs Apple

Internet
45 Link Download Twibbon Hari Disabilitas Internasional 2022 dan Cara Pakainya

45 Link Download Twibbon Hari Disabilitas Internasional 2022 dan Cara Pakainya

Internet
Pengertian Binary Search, Cara Kerja, dan Keunggulannya

Pengertian Binary Search, Cara Kerja, dan Keunggulannya

Software
Apakah Menggunakan Ponsel Bisa Menyebabkan Sakit Kepala?

Apakah Menggunakan Ponsel Bisa Menyebabkan Sakit Kepala?

Gadget
Harga MacBook Air dan MacBook Pro di Indonesia Diskon hingga Rp 2 Juta

Harga MacBook Air dan MacBook Pro di Indonesia Diskon hingga Rp 2 Juta

Gadget
Tabel Spesifikasi dan Harga Xiaomi 12T 5G di Indonesia

Tabel Spesifikasi dan Harga Xiaomi 12T 5G di Indonesia

Gadget
Pengertian Algoritma Pencarian dan Jenis-jenisnya

Pengertian Algoritma Pencarian dan Jenis-jenisnya

Internet
Apakah Peserta Batch 1 Perlu Daftar Akun Lagi di Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2? Ini Ketentuannya

Apakah Peserta Batch 1 Perlu Daftar Akun Lagi di Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2? Ini Ketentuannya

Internet
Fitur Baru Telkomsel MyAds Permudah Pantau Performa Iklan

Fitur Baru Telkomsel MyAds Permudah Pantau Performa Iklan

e-Business
Cara Memperbaiki Gangguan Koneksi Bluetooth Android

Cara Memperbaiki Gangguan Koneksi Bluetooth Android

Gadget
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.