Salin Artikel

Cara Mengamankan Akun YouTube Kamu supaya Tak Hilang seperti Gen Halilintar

KOMPAS.com - Akun YouTube milik keluarga Gen Halilintar dan Thariq Halilintar mendadak hilang pada Jumat (16/4/2021) pagi ini, diduga disabotase oleh hacker (peretas).

Pelakunya juga telah menghapus semua konten yang ada di dua channel YouTube tersebut, bahkan salah satunya sudah menggunakan akun Gen Halilintar untuk live video pagi ini.

Berkaca dari kejadian tersebut, ada empat cara yang bisa dilakukan untuk mengamankan akun YouTube Anda dari tangan-tangan jahil.

Apa saja? Yuk, simak pemaparannya berikut, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari laman GoogleSupport, Jumat (16/4/2021).

Langkah pertama yang bisa dibilang paling ampuh adalah mengaktifkan fitur keamanan 2-Step Verification.

Seperti namanya, fitur ini memungkinkan pengguna harus mengonfirmasi apabila ada seseorang yang masuk ke akun Google mereka, termasuk YouTube dari perangkat baru. Bagaimana cara mengaktifkannya?

Pertama-tama, kunjungi situs myaccount.google.com/security dan klik menu "2-Step Verification". Di tampilan berikutnya, klik tombol "Get Started", login dengan akun Google Anda, dan klik tombol "Continue" atau "Try it now".

Setelah itu, klik tombol "Yes" pada jendela konfirmasi yang akan muncul dan masukkan nomor ponsel Anda yang akan digunakan untuk menerima kode verifikasi. Kemudian pilih opsi "Text message" dan klik tombol "Send".

Terakhir, masukkan enam digit kode verifikasi yang diterima melalui SMS, klik tombol "Next" dan klik "Turn On" di tampilan berikutnya untuk mengaktifkan fitur 2-Step Verification.

Seperti diketahui, segala informasi yang tersimpan di akun YouTube Anda bisa di-share ke berbagai akun Google atau YouTube lainnya.

Dengan demikian, merupakan suatu hal yang penting untuk terus memantau siapa saja yang bisa mengakses akun YouTube Anda.

Nah, untuk melakukannya, kunjungi situs studio.youtube.com dan pergi ke menu "Settings" dengan meng-klik ikon "gerigi" yang terletak di pojok kiri bawah. Selain situs, YouTube Studio juga bisa diakses melalui aplikasi smartphone.

Di tampilan berikutnya, pilih menu "Permissions" dan pantau akun Google siapa saja yang terhubung dengan akun Anda.

Atur hak akses berbagai akun yang tercantum di tampilan ini. Hak akses terdiri dari Manager yang memiliki hak akses setara dengan Anda, Editor yang tidak bisa menghapus video dari kanal, serta Viewer yang hanya bisa melihat informasi umum akun Anda.

Apabila ada akun yang mencurigakan, Anda juga bisa menghapus akun tersebut dengan meng-kliknya dan memilih "Remove access".

Kata sandi (password) merupakan kunci utama yang bisa dipakai oleh peretas untuk mengakses dan mengumpulkan informasi pribadi Anda.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menerapkan kata sandi dengan kombinasi yang bervariasi, supaya orang jahat tidak bisa menebak password Anda.

Google menyarankan kata sandi terdiri dari lebih dari delapan karakter dengan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, serta simbol semacam "tanda tanya", "tanda seru", dan lain sebagainya.

Kemudian, hindari penggunaan password dengan informasi pribadi, seperti nama atau tanggal lahir, istilah umum seperti nama barang atau tempat, dan password berpola seperti angka atau huruf dengan posisi berurutan.

Apabila informasi password Anda tidak sesuai dengan kriteria di atas, tak ada salahnya untuk mengganti kata sandi akun YouTube Anda.

Untuk menggantinya, kunjungi myaccount.google.com/security dan klik menu "Password". Lalu, login dengan akun Google Anda dan masukkan password lama serta password baru Anda dan klik tombol "Change password".

Tak sedikit oknum yang menggunakan teknik penipuan (scam) via e-mail untuk mengelabui pengguna dan mengumpulkan informasi pribadi dari suatu akun, termasuk password tadi.

Oleh karena itu, jangan sekali-kali membuka tautan (link) yang bukan berasal dari domain resmi Google, seperti akun e-mail dengan akhiran @Youtube.com atau @Google.com.

Biasanya, para penipu menggunakan e-mail dengan nama domain serupa untuk mengelabui pengguna, seperti @YouTubb.net, @YouTuube.com, dan lain sebagainya.

Hal ini terbilang wajar lantaran peretas memang bertujuan untuk membuat pengguna tidak sadar hingga mereka terjebak.

Artinya, pengguna harus berhati-hati dan tetap teliti melihat, serta mensortir sejumlah e-mail yang bukan berasal dari Google tadi.

https://tekno.kompas.com/read/2021/04/16/15020067/cara-mengamankan-akun-youtube-kamu-supaya-tak-hilang-seperti-gen-halilintar

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.