Salin Artikel

Instagram Berbayar Muncul di iOS, Harga Berlanganan Mulai Rp 14.000

Menurut laporan Apptopia dan Sensor Tower, fitur berlangganan kreator Instagram mulai muncul di platform iOS.

Di toko aplikasi App Store, Instagram memperbarui deksripsi aplikasinya dengan menambahkan pembelian dalam aplikasi (in-app purchase) dengan nama "Instagram Subscriptions" atau "Berlangganan Instagram".

Rentang harga langganan Instagram dipatok mulai dri 0,99 dollar AS (sekitar Rp 14.000) hingga 4,99 dollar AS (Rp 71.000), sebagaimana KompasTekno rangkum dari Tech Crunch, Selasa (9/10/2021).

Tambahan informasi tentang langganan Instagram ini baru tersedia bagi pengguna iOS di wilayah Amerika Serikat dan Inggris, yang artinya uji coba masih sangat terbatas.

Menurut Sensor Tower, "Instagram Subscriptions" ditambahkan ke App Store di AS pada 1 November 2021 dan diperbarui lagi pada 3 November dengan menambahkan daftar harga terendah.

Mulanya, Instagram hanya memunculkan beberapa opsi untuk "Instagram Badges", item virtual yang bisa dibeli followers untuk mendukung krator favoritnya jika meraka melakukan siaran langsung.

Dikarenakan uji coba ini masih sangat terbatas, kemungkinan masih sangat sedikit pengguna Instagram yang akan mendapati opsi berlangganan dari para kreator. Selain berlangganan kreator, Instagram dikabarkan membuka rencana lain untuk kreator termasuk token digital NFT.

Beda langganan Instagram dengan gratis

Seorang reverse engineer bernama Alessandro Paluzzi juga pernah membocorkan bahwa Instagram menyiapkan fitur "Exclusive Stories", di mana followers hanya akan bisa menonton Stories jika membayarnya.

Itu artinya, Stories eksklusif itu tidak akan tersedia untuk publik, hanya bagi mereka yang langganan Instagram.

Paluzzi juga menyebut Stories eksklusif tidak bisa dibidik gambarnya (screenshot). Akan tetapi, konten tersebut akan muncul di Sorotan dan akan muncul jika followers sudah berlangganan.

Menurut temuan Paluzzi, pelanggan juga akan mendapatkan lencana khusus member dan mendapat akses ke video ekslusif.

Fitur-fitur yang masih belum matang ini bertujuan untuk membuat Insatgram lebih bersahabat bagi para kreator dengan memberikan lebih banyak cara bagi mereka untuk menarik pundi-pundi.

Sejauh ini, Instagram belum resmi mengumumkan atau merinci fitur-fitur berlangganan yang sedang diuji coba. Sehingga belum diketahui kapan akan meluncur ke publik secara luas.

Namun, bulan Juni lalu di acara Creator Week, CEO Instagram, Adam Mosseri sempat mengungkapkan strategi monetisasi di platformnya. Setidaknya ada tiga poin monetisasi yang disinggung Mosseri, yakni layanan jual-beli, termasuk konten bermerek dan merchandise.

Poin berikutnya adalah bagi hasil pendapatan iklan, dan terakhir adalah produk pembayaran, seperti pemberian tip dan lencana serta konten "khusus" atau berlangganan.

https://tekno.kompas.com/read/2021/11/09/10310037/instagram-berbayar-muncul-di-ios-harga-berlanganan-mulai-rp-14.000

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.