Salin Artikel

Transaksi Jual-Beli Karya Digital NFT Tembus Rp 152 Triliun

Karena keistimewaan ini, NFT sering digunakan orang-orang sebagai cara alternatif untuk menjual karya seni atau "konten" digitalnya.

Popularitas NFT ini juga semakin meroket. Bahkan nilai transaksi penjualan NFT mencetak rekor tertinggi baru. Setidaknya begitulah data menurut firma riset pasar, DappRadar.

Menurut data terbaru DappRadar, penjualan NFT menembus angka tertinggi, yakni 10,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 152 triliun) pada kuartal III-2021.

Nilai transaksi itu naik lebih dari delapan kali lipat bila dibandingkan dengan kuartal II-2021, di mana nilai transaksinya hanya mencapai 1,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 18,5 triliun.

Popularitas NFT memang mulai menanjak di awal tahun 2021 ini. Terlihat dari nilai transaksi NFT yang mulai melebihi 1 miliar dollar AS.

Sebelumnya, berdasarkan data DappRadar, nilai transaksi NFT hanya mentok di 52,8 juta dollar AS saja di akhir tahun 2020.

Berdasarkan data di situs NonFungible, setidaknya ada 122.910 dompet kripto yang menjual (seller) dan 260.489 dompet kripto yang menjadi pembeli (buyer) minimal satu NFT pada kuartal ini.

Pada periode sebelumnya, yakni kuartal II-2021, jumlah seller NFT tercatat di angka 40.056, sementara buyer NFT sebanyak 97.658 dompet kripto.

NonFungible menggarisbawahi, jumlah pembeli dan penjual NFT tidak bisa dihitung dengan satuan "orang".

Sebab, setiap orang bisa memiliki lebih dari satu dompet kripto yang digunakan untuk menjual atau membeli NFT.

Pada kuartal III-2021 ini, domptet kripto yang aktif berinteraksi dengan NFT tercatat sebanyak 412.578 dompet, naik dari kuartal sebelumnya yang hanya 203.71 dompet.

Transaksi NFT sepanjang 2021

NFT sendiri adalah teknologi kripto semacam sertifikat digital yang menyatakan pihak yang memiliki foto, video, atau bentuk virtual lainnya.

Aset-aset dengan NFT diperdagangkan di beberapa saluran. Pertama di blockchain, atau di dalam "buku besar" digital yang mirip dengan jaringan (network) yang mendukung Ethereum, Bitcoin, dan aset kripto lainnya.

NFT juga bisa diperdagangkan di off-chain, misalnya lewat balai lelang. Itulah mengapa, volume transaksi NFT kerap berbeda-beda. Hal ini bergantung dari asal transaksi mana saja yang disertakan dalam perhitungan.

Bila dikalkulasi DappRadar mencatat, nilai transaksi NFT mencapai 13,2 miliar dollar AS atau setara Rp 188,3 triliun sepanjang 2021 ini.

Firma riset pasar lainnya, CryptoSlam, mengungkapkan bahwa volume transaksi NFT sepanjang 2021 ini mencapai 9,6 miliar dollar AS (kira-kira Rp 137,6 triliun).

Angka tersebut hanya dihitung berdasarkan transaksi yang terjadi di dalam blockchain.

Sementara itu, data NonFungible yang melacak transaksi NFT di blockchain Ethereum saja, menyebutkan total transaksi NFT sepanjang 2021 ini sebesar 7 miliar dollar AS (sekitar Rp 100,3 triliun), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Reuters, Kamis (11/11/2021).

Orang beken "penjual" NFT

NFT juga dimanfaatkan oleh orang-orang terkenal untuk menjual karya seni atau "konten" miliknya secara digital.

Misalnya, seperti dilakukan oleh pendiri Twitter, Jack Dorsey. Ia menjual tweet pertamanya yang berbunyi berbunyi "just setting up my twttr" sebagai NFT. 

Twit yang diunggah pada 22 Mei 2006 itu telah terjual harga 2,9 juta dolar AS atau sekitar Rp 41,7 miliar.

Selain Dorsey, istri Elon Musk sekaligus musisi Grimes juga diketahui telah menjual karyanya melalui NFT seharga 5,8 juta dollar AS (sekitar Rp 82,9 miliar). 

Seniman digital lain juga memilih menjual karyanya sebagai NFT.

Salah satunya adalah seniman digital Mike Winkelmann, atau yang biasa dikenal dengan "Beeple", yang berhasil menjual kolase dari seluruh yang pernah ia buat senilai 69 juta dolar AS (sekitar Rp 993 miliar).

Ada pula meme yang dijadikan aset NFT oleh para penciptanya.

Misalnya, meme "Nyan Cat" yang dijual dengan harga 300 Ethereum atau setara dengan 8,1 miliar.

Meme populer lainnya, yaitu "Bad Luck Brian" juga ikutan dijual dengan harga 20 koin Ethereum atau sekitar Rp 545 juta.

https://tekno.kompas.com/read/2021/11/11/16100017/transaksi-jual-beli-karya-digital-nft-tembus-rp-152-triliun

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.