Salin Artikel

Review Samsung Galaxy M52 5G, Ponsel Ringan dengan Baterai Besar

KompasTekno berkesempatan untuk mencoba menggunakan Galaxy M52 5G selama kurang lebih satu bulan. Perangkat ini kami gunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Selama masa uji coba, kami menggunakan Galaxy M52 5G selama dua minggu pertama sebagai perangkat kedua. Saat digunakan sebagai perangkat kedua, kami menggunakan Galaxy M52 5G hanya seperlunya dan bukan penggunaan yang intensif.

Kemudian pada dua minggu berikutnya, kami menggunakan Galaxy M52 5G sebagai perangkat utama. Di sini, kami mengandalkan Galaxy M52 5G untuk media sosial dan bermain game sehari-hari.

Dari sinilah kami mendapat gambaran perbandingan performa Galaxy M52 5G saat digunakan sebagai perangkat pertama dan perangkat kedua. Berikut ini adalah kesan-kesan yang KompasTekno dapatkan saat menggunakan Galaxy M52 5G selama lebih kurang satu bulan.

Galaxy M52 5G tampil dengan kemasan yang simpel dengan kotak yang didominasi warna putih, serta gambar perangkat di bagian depan. Unit yang KompasTekno dapatkan memiliki RAM 8 GB dengan penyimpanan internal 128 GB.

Meskipun berbanderol Rp 5 jutaan, aksesori pelengkap yang menyertai Samsung Galaxy A52 5G ternyata bisa dibilang minimalis. Di dalam boks kemasan hanya ada charger 15 watt, kabel USB A ke USB C, SIM card ejector tool, serta booklet panduan.

Galaxy M52 5G sebenarnya sudah mendukung fast charging hingga 25 watt. Sehingga, pengguna bisa mengisi baterainya dengan lebih cepat apabila memiliki charger dengan keluaran daya lebih besar dibanding yang disertakan dalam kemasan.

KompasTekno tidak menemukan earphone dan softcase di dalam kotak kemasan. Samsung Galaxy M52 5G sendiri tidak memiliki jack audio 3,5 mm.

Galaxy M52 5G bisa dibilang berukuran cukup besar dengan ukuran layar 6,7 inci dan dimensi fisik 164,2 x 76,4 x 7,4 mm. Walaupun demikian, ponsel ini terasa ringan, bobotnya hanya sekitar 173 gram.

Bobot tersebut memang lebih enteng ketimbang ponsel lain sekelasnya. Sebagai perbandingan, Galaxy A52s 5G yang punya spesifikasi serupa, memiliki berat 189 gram. Padahal, dimensi fisik dan ukuran layar Galaxy M52 5G lebih besar ketimbang Galaxy A52s 5G.

Bobot ringan inilah yang membuat Galaxy M52 5G nyaman ketika digenggam dan masuk ke dalam saku.

Selama penggunaan satu bulan, kami tidak merasa terganggu saat beraktivitas dengan posisi ponsel berada di saku celana. Seperti saat mengendarai sepeda motor, duduk sambil bekerja, hingga saat kami bawa untuk jogging.

Meski demikian, pengguna wajib hati-hati saat menggenggam Galaxy M52 5G. Pasalnya, bagian belakang ponsel terasa cukup licin, apalagi saat tangan mulai berkeringat. Solusinya, pengguna bisa menggunakan softcase yang dibeli sendiri agar tidak mudah selip.

Galaxy M52 5G dibekali layar Super AMOLED berdiagonal 6,7 inci (1.080 x 2.400 piksel) dengan resolusi Full HD Plus. Di bagian atas terdapat punch hole yang memuat kamera 32 megapiksel.

Layar Galaxy M52 5G dapat menampilkan gambar dengan tingkat kecerahan dan kontras warna yang cukup apik. Saat digunakan di bawah terik matahari, objek di dalam layar masih bisa terlihat dengan jelas.

Galaxy M52 5G juga sudah mendukung refresh rate 120 Hz, sehingga gerakan animasi saat menggeser layar, pindah aplikasi, serta tampilan animasi terlihat mulus ketika digunakan. Selain itu, layar Galaxy M52 5G juga sudah dilindungi kaca pelindung Corning Gorilla Glass 5

Jika dilihat, layar Galaxy M52 5G masih menyisakan bingkai hitam di sekeliling layar, meskipun ukurannya tak terlalu tebal dan tidak mengganggu pemakaian.

Salah satu nilai jual dari Samsung Galaxy M52 5G adalah kapasitas baterai yang besar, yakni 5.000 mAh. Selama penggunaan sebagai perangkat kedua, daya tahan baterai Samsung Galaxy M52 5G bisa tahan sampai tiga hari dalam sekali pengisian daya.

Kami memang tidak menggunakan perangkat ini secara intensif. Samsung Galaxy M52 5G hanya kami gunakan untuk browsing, mengecek medsos sesekali, penggunaan game ringan seperti Diner Dash, atau sekadar melakukan pemesanan di aplikasi ojek online.

Berbeda hal ketika digunakan sebagai perangkat utama. Karena pemakaian yang intensif, baterai Samsung Galaxy M52 5G paling tidak bisa tahan hingga sore hari. Terkadang memang tahan sampai malam hari, bergantung pemakaian.

Dalam pengujian yang kami lakukan, kami selalu memastikan baterai sudah terisi 100 persen setiap pagi hari, sekitar pukul 07.00. Saat digunakan hanya untuk bermain media sosial secara, baterai ponsel ini terbilang cukup awet.

Pada siang hari sekitar pukul 12.00, baterai masih tersisa sekitar 50 hingga 60 persen. Sebagai gambaran, kami menggunakan ponsel ini untuk media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, Twitter, atau YouTube.

Namun, beda cerita jika menggunakan perangkat ini untuk bermain game seperti PUBG Mobile, PUBG New State, Mobile Legends, hingga Call of Duty Mobile.

Saat digunakan untuk bermain game PUBG New State dengan grafis standar, kapasitas baterai berkurang sebanyak 8 persen untuk satu permainan selama 20 menit.

Sementara saat setelan grafis diubah menjadi "high", baterai terkuras dengan lebih cepat. Satu permainan selama 20 menit dengan grafis ultra dapat menguras baterai hingga 10 persen.

Kendati demikian, perlu diingat juga bahwa ada faktor-faktor lain yang turut memengaruhi konsumsi baterai, seperti kondisi jaringan seluler hingga tingkat kecerahan layar.

Untuk mengisi baterai hingga penuh, butuh waktu sekitar 1 jam 40 menit menggunakan charger bawaan yang memiliki keluaran daya 5W. Sementara saat menggunakan charger 25W, waktu pengisian baterai dari nol hingga full dapat dipangkas menjadi 1 jam 15 menit.

Kamera bisa diandalkan

Galaxy M52 5G memiliki tiga kamera yang ditampung dalam sebuah modul berbentuk persegi panjang, terdiri dari kamera utama 64 MP (f/1.8, 26 mm) PDAF, kamera ultra wide 12 MP (f/2.2, 123 derajat), dan kamera macro 5 MP (f/2.4)

Meski tidak mengedepankan kinerja fotografi, kamera Galaxy M52 5G ternyata bisa diandalkan untuk menjepret objek dalam beragam kondisi pencahayaan, baik di indoor maupun outdoor. Berikut ini adalah beberapa sampel foto yang kami ambil.

Foto di atas menampilkan perbandingan lebar bidang pandang antara kamera ultra wide, normal, dan zoom 2x dalam kondisi minim cahaya. Warna-warna dari foto di atas cukup mendekati aslinya.

Tidak ada perubahan pada warna hitam, coklat, serta putih di gambar. Namun, tone warna menjadi sedikit kebiruan.

Hal tersebut terlihat dari background di mana pada gambar sebelah kanan (portrait) background terlihat buram dan fokus pada subyek di depan kamera.

Kamera depan Galaxy M52 5G juga bisa mengambil gambar dengan detail yang cukup apik. Tidak ada perubahan warna yang drastis. Warna hasil jepretan terlihat natural dan sesuai keadaan sebenarnya.

Performa kencang dari gaming hingga video editing

Untuk sektor dapur pacu, Samsung Galaxy M52 5G ditenagai chip Snapdragon 778 5G dengan arsitektur 6nm. Chip tersebut dikombinasikan dengan RAM 8 GB dan memori penyimpanan 128 GB.

Sebagai chip kelas menengah, di atas kertas Snapdragon 778 5G punya performa yang meyakinkan. Hal tersebut memang terbukti selama satu bulan pemakaian.

Selama penggunaan multitasking seperti membuka beberapa media sosial, Samsung Galaxy M52 5G bisa menjalankan tugas dengan cepat dan lancar. Kami tidak menemukan adanya kendala selama penggunaan.

Kami membuka media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, hingga YouTube secara bersamaan, ponsel masih bisa bekerja dengan cepat.

Begitu pula saat digunakan untuk editing foto dan video singkat. Samsung Galaxy M52 5G masih bisa melibas tugas-tugas tanpa kendala. Penggunaan aplikasi editing seperti Adobe Lightroom, Picsart, InShot, KineMaster, dll bisa dilakukan dengan mulus. 

Begitu pula saat digunakan bermain game. Game yang paling sering kami mainkan adalah PUBG Mobile dan PUBG New State.

Setelan maksimal yang kami dapatkan untuk game PUBG Mobile di Samsung Galaxy M52 5G ini adalah kualitas grafis HDR dengan frame rate "Ultra".

Sementara setelan PUBG New State paling "mentok" dari ponsel ini adalah grafis "high" dengan frame rate "very high".

Selama penggunaan, tidak ada kendala seperti freeze atau FPS drop. Permainan tetap lancar dan stabil dalam setelan maksimal. Namun, suhu ponsel cepat menghangat saat digunakan bermain game tersebut.

Kesimpulan

Samsung Galaxy M52 5G merupakan ponsel kelas menengah dengan harga Rp 5,4 juta yang layak dipertimbangkan.

Dengan chip Snapdragon 778 5G dan RAM 8 GB, Samsung Galaxy M52 5G bisa menangani tugas multitasking dengan gesit tanpa hambatan. Ponsel ini juga bisa digunakan untuk bermain game berat dengan lancar.

Meski tidak mengedepankan sektor kamera, hasil jepretan Samsung Galaxy M52 5G juga cukup ciamik. Kamera Galaxy M52 5G juga dibekali dengan sejumlah fitur penunjang seperti Night Mode, Macro, Super Slowmo, hingga Portrait.

Dengan bobot yang ringan serta ukuran yang pas, ponsel ini terasa nyaman saat digenggam dan saat di dalam saku celana. Namun, perlu diingat bahwa pengguna harus memakaikan softcase pada ponsel ini agar tidak terasa licin.

Daya tahan baterai adalah hal yang patut diapresiasi. Dengan baterai jumbo, Galaxy M52 5G cocok digunakan untuk bermain media sosial dan game sehari-hari.

https://tekno.kompas.com/read/2021/11/27/17200027/review-samsung-galaxy-m52-5g-ponsel-ringan-dengan-baterai-besar

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.