Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Video: Menjajal Mirrorless Sony A7 Mark IV di Indonesia

KompasTekno sempat menjajal A7 Mark IV barang sejenak dalam acara peluncuran dan membandingkannya dengan kamera terdahulu, A7 Mark III.

Perbedaan di antara kedua kamera langsung tampak saat menyandingkan keduanya. A7 Mark IV kini berukuran lebih lebar dan tebal, serta sedikit lebih berat dengan bobot 658 gram (dibanding A7 Mark III sebesar 650 gram).

Layout tombol-tombol sebagian besar masih sama, tapi ada beberapa perubahan penting. Fungsi exposure compensation dial di sisi kanan top plate, misalnya, kini bisa diubah agar bisa mengatur parameter lain, tak terbatas hanya pada exposure saja.

Tombol record video kini dipindah dari dekat viewfinder ke area top plate, persis di samping kanan tombol C2 dan di belakang tombol shutter.

Penempatan baru ini membuat tombol record video jadi lebih mudah dijangkau. Adapun lokasi lama tombol record kini diisi oleh tombol C1.

Untuk mempermudah perekaman video, layar LCD touchscreen A7 Mark IV sekarang memiliki engsel fully articulating sehingga bisa diputar menghadap ke arah depan, tidak hanya bisa ditekuk ke atas dan ke bawah saja seperti A7 Mark III.

Satu perubahan lainnya yang tak kalah penting adalah sebuah kenop baru persis di bawah mode dial (PSAM). Fungsinya adalah untuk beralih dengan cepat dari mode stills (foto), video, serta slow and quick (S&Q, slow motion).

Perubahan Sony A7 Mark IV tak berhenti di sisi luar. Jeroan internal kamera ini pun turut dirombak. Resolusi sensor full-frame kini ditingkatkan menjadi 33 M, serta dipasangkan dengan chip pengolah gambar Bionz XR terbaru.

Sistem autofokus A7 MArk IV kini mengandalkan 759 titik phase detect, sama dengan jumlah pada kamera mirrorless flagship Sony, A1, dan A7S Mark III. Eye-AF turut ditingkatkan sehingga kini mampu mengunci fokus di mata hewan, termasuk burung.

Untuk video, Sony menambah kemampuan perekaman video 4K 60p (Super 35) 10-bit 4:2:2 dengan durasi lebih dari 1 jam, atau 4K 30p tanpa cropping.

Picture Profile menyediakan dukungan gamma curve S-Log2, S-Log3, dan HLG. Ada juga gamma baru bernama S-Cinetone yang diklaim bisa menghasilkan tone warna sinematik.

https://tekno.kompas.com/read/2022/01/08/19020077/video--menjajal-mirrorless-sony-a7-mark-iv-di-indonesia

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.