Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Melihat Aksi Panggung Steve Jobs Umumkan iPhone Pertama, 15 Tahun Lalu

Kini, saat fans Apple mulai bersiap menyambut lini iPhone 14, tak ada salahnya untuk menyimak bagaimana iPhone pertama dikenalkan oleh Steve Jobs.

Dengan pakaian ala "turtle neck" khasnya, Jobs menyampaikan "keynote" di ajang tahunan Macworld Expo yang digelar di San Francisco, California, AS.

Presentasi yang dibawakan Jobs dibuka dengan prestasi perangkat Macintosh yang dirilis pada tahun 1984 lalu.

Jobs mengklaim bahwa kehadiran perangkat komputer tersebut mampu mengubah industri global secara keseluruhan.

Selanjutnya, Jobs turut memamerkan iPod generasi pertamanya. Perangkat yang diperkenalkan pada tahun 2001 ini, menurut Jobs, tidak hanya telah mengubah cara masyarakat dalam mendengarkan musik, melainkan juga memengaruhi industri musik secara keseluruhan.

Hingga tiba saatnya nama "iPhone" diumumkan, ruangan acara seketika diiringi oleh tepuk tangan dan sorakan yang meriah dari penonton.

Jobs kemudian memperlihatkan sebuah perangkat menyerupai iPod yang dilengkapi dengan sejumlah papan tombol unik. Pria berkacamata tersebut mengatakan bakal merancang kembali perangkat iPod "hybrid" tersebut.

Namun, Jobs tidak serta-merta mengungkap wujud serta fitur-fitur pada iPhone. Jobs justru berusaha menjelaskan tren ponsel pintar (smartphone) yang kala itu menjadi trend setter di industri teknologi.

Fitur yang dimiliki smartphone pada kala itu memang tidak banyak seperti yang dimiliki saat ini. Menurut Jobs, perangkat yang masuk ke dalam kategori "smartphone" mampu menjalankan aplikasi e-mail dan internet.

Meski sudah dilengkapi dengan fitur untuk berkomunikasi, namun Jobs menilai bahwa kebanyakan smartphone saat itu masih tergolong sulit untuk dioperasikan.

Dilatar-belakangi oleh masalah tersebut, Jobs mengaku ingin memperkenalkan iPhone sebagai perangkat yang mudah untuk dioperasikan, dan memiliki fitur layaknya smartphone kebanyakan.

Untuk dapat meyakinkan para penonton, Jobs kemudian menunjukkan empat buah smartphone yang terdiri dari Moto Q, BlackBerry, Palm Treo, dan Nokia E62.

Jobs menjelaskan bahwa keempat smartphone tersebut memiliki satu masalah serupa yang terletak pada sektor papan tombol (keyboard).

Lebih lanjut, Jobs menilai bahwa kehadiran keyboard pada perangkat smartphone justru tidak selamanya membantu pengguna dalam menjalankan aplikasi.

"Deretan perangkat ini mempunyai keyboard, baik apakah Anda membutuhkannya atau tidak. Seluruh perangkat ini memiliki tombol kontrol yang terbuat dari plastik dan bekerja secara serupa pada setiap aplikasi," ucap Jobs.

Dari sinilah Jobs mulai memperkenalkan konsep layar sentuh (touch screen) pada iPhone. Perangkat iPhone generasi awal ini hadir dengan layar cukup luas dibanding kebanyakan smartphone saat itu, yakni berukuran 3,5 inci.

Dengan membuang keyboard yang kala itu sangat lekat asosiasinya sebagai alat untuk mengoperasikan smartphone, Jobs menjelaskan berbagai kemudahan yang ditawarkan teknologi touchscreen.

Salah satu di antaranya adalah kontrol langsung menggunakan jari. Menurut Jobs, pengguna tidak perlu lagi membutuhkan stylus untuk mengoperasikan iPhone.

Stylus dinilai tidak praktis karena sifatnya yang rentan hilang, sehingga dapat mengurangi kelebihan yang ditawarkan oleh iPhone.

Jobs justru menawarkan "alat pengendali" yang sudah dimiliki secara alami oleh kebanyakan umat manusia yang tidak lain dan tidak bukan merupakan jari.

Dengan teknologi touchscreen Multi-Touch yang hadir pada iPhone kala itu, Jobs mengklaim bahwa pengguna bisa mengoperasikan iPhone dengan menggunakan banyak jari di saat yang bersamaan.

Panel layar pada iPhone generasi pertama tersebut telah dilengkapi dengan fitur yang mampu merespons lebih dari satu sentuhan dalam waktu yang bersamaan.

Untuk bisa lebih lanjut meyakinkan para penonton, Jobs mengklaim telah mematenkan teknologi Multi-Touch pada iPhone. Dan benar saja, Jobs lagi-lagi berhasil membuat para penonton langsung terpukau dengan presentasi yang dibawakannya.

Tidak hanya dari segi hardware, Jobs mulai membeberkan aspek software yang terdapat pada iPhone. Dengan percaya diri, Jobs menjelaskan bahwa iPhone telah dibekali sistem operasi bernama OS X yang diklaim hadir 5 tahun lebih unggul dibanding kebanyakan smartphone kala itu.

Berbekal OS X, iPhone diklaim mampu bekerja secara multi-tasking, menghemat penggunaan daya, terkoneksi dengan internet, serta dilengkapi dengan sistem keamanan.

Melalui iPhone, Jobs turut memperkenalkan kemampuan untuk menyinkronkan perangkat pada layanan iTunes yang ada di komputer. Layaknya iPod, pengguna dapat melakukan transfer musik, film, podcast, hingga audio book pada perangkat PC dan mac.

Menariknya, iPhone juga bisa melakukan transfer pada berbagai jenis data seperti daftar kontak, foto, catatan, kalendar, hingga akun e-mail.

Spesifikasi iPhone generasi pertama

Untuk spesifikasi, iPhone generasi pertama hadir dengan layar 3,5 inci dengan tingkat kecerahan 160 ppi.

iPhone dirancang dengan ketebalan mencapai 11,6 mm dan masih memiliki tombol "Home" untuk membantu mengoprasikan aplikasi.

Jobs turut memperlihatkan wujud iPhone dari berbagai sudut. Di bagian belakang, iPhone ini dilengkapi dengan kamera punggung 2 MP.

Sedangkan di sisi kiri perangkat, terdapat tombol volume up and down serta tombol untuk mengatur mode nada dering.

Bagian atas perangkat dihuni dengan port jack 3.55 mm, slot kartu SIM, serta tombol untuk mengganti mode sleep dan wake. Sementara di bagian bawah iPhone terdapat lubang speaker, port connector, dan lubang mikrofon.

iPhone generasi pertama tersedia dengan pilihan memori internal 4 GB dan 8 GB. Masing-masing dari varian perangkat tersebut dibanderol dengan harga 499 dolar AS (4 GB) dan 599 dolar AS (8 GB).

Secara keseluruhan, presentasi iPhone generasi pertama yang dibawakan Steve Jobs terbilang sukses besar dan menjadi sebagai salah satu presentasi paling ikonik dalam sejarah perkembangan teknologi.

Bagaimana tidak, hal tersebut kini dibuktikan dengan keberhasilan Apple tampil sebagai tiga besar vendor smartphone terbesar di dunia hingga saat ini.

Nilai valuasi yang dimiliki perusahaan asal Cupertino, AS, tersebut bahkan memimpin Apple sebagai perusahaan paling berharga di dunia hingga saat ini, dengan kapitalisasi pasar hampir 3 triliun dollar AS (lebih dari Rp 42.000 triliun).

Untuk melihat pidato pengumuman iPhone pertama oleh Steve Jobs, simak videonya di YouTube melalui tautan berikut ini.

https://sea.mashable.com/tech/18898/revisiting-the-iphone-launch-keynote-15-years-on

https://www.youtube.com/watch?v=VQKMoT-6XSg

https://tekno.kompas.com/read/2022/01/10/09070027/15-tahun-lalu-iphone-pertama-kali-diperkenalkan-di-atas-panggung

https://tekno.kompas.com/read/2022/01/11/15060027/melihat-aksi-panggung-steve-jobs-umumkan-iphone-pertama-15-tahun-lalu

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Lapor SPT Tahunan? Ini Langkah Validasi NIK Jadi NPWP via djponline.pajak.go.id

Hendak Lapor SPT Tahunan? Ini Langkah Validasi NIK Jadi NPWP via djponline.pajak.go.id

e-Business
2 Cara Kirim Pesan Rahasia di Medsos via Secreto dan NGL Link dengan Mudah

2 Cara Kirim Pesan Rahasia di Medsos via Secreto dan NGL Link dengan Mudah

Software
Galaxy Unpacked Tinggal Menghitung Hari, Apa Saja yang Bakal Dirilis?

Galaxy Unpacked Tinggal Menghitung Hari, Apa Saja yang Bakal Dirilis?

Gadget
Cara Pakai Multi-Screen Connect di Oppo Pad Air, Bisa Tampilkan Layar HP di Tablet

Cara Pakai Multi-Screen Connect di Oppo Pad Air, Bisa Tampilkan Layar HP di Tablet

Gadget
Apa Itu Kode OTP yang Bisa Dicuri dalam Modus Penipuan Link Undangan Nikah di WhatsApp?

Apa Itu Kode OTP yang Bisa Dicuri dalam Modus Penipuan Link Undangan Nikah di WhatsApp?

Internet
Harga Xiaomi 12 Lite 5G Turun, Kini Dibanderol Rp 4,9 Juta

Harga Xiaomi 12 Lite 5G Turun, Kini Dibanderol Rp 4,9 Juta

Gadget
TCL IonX Meluncur, HP Android Baterai Bisa Dilepas

TCL IonX Meluncur, HP Android Baterai Bisa Dilepas

Gadget
JD.ID Tutup Layanan di Indonesia 31 Maret 2023

JD.ID Tutup Layanan di Indonesia 31 Maret 2023

e-Business
Video Kemampuan Zoom dan Kamera 200 MP Samsung Galaxy S23 Ultra Beredar

Video Kemampuan Zoom dan Kamera 200 MP Samsung Galaxy S23 Ultra Beredar

Gadget
Harga Xiaomi 12 Semakin Murah, Kini Turun Lagi Rp 1 Juta

Harga Xiaomi 12 Semakin Murah, Kini Turun Lagi Rp 1 Juta

Gadget
Incognito Mode Chrome Android Kini Bisa Dikunci, Buka Wajib Pakai 'Fingerprint'

Incognito Mode Chrome Android Kini Bisa Dikunci, Buka Wajib Pakai "Fingerprint"

Software
Cerita HRD Google yang Dipecat Saat Interview Kandidat Karyawan

Cerita HRD Google yang Dipecat Saat Interview Kandidat Karyawan

Internet
Cara Menyimpan Status WhatsApp Orang Lain di HP Android, Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menyimpan Status WhatsApp Orang Lain di HP Android, Tanpa Aplikasi Tambahan

Software
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Link dan Cara Pesan Tiket Gratis Masuk Ancol, Bisa Didapat Mulai Hari Ini

Link dan Cara Pesan Tiket Gratis Masuk Ancol, Bisa Didapat Mulai Hari Ini

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.