Salin Artikel

Menilik Apple iPod dari Masa ke Masa Setelah Resmi Pensiun

KOMPAS.com - Apple mengumumkan bahwa perangkat pemutar musik buatannya, yaitu iPod series, pensiun. iPod Touch yang merupakan iPod generasi terakhir dinyatakan tamat, karena Apple tak lagi memproduksi perangkat tersebut.

Melalui situs resmi perusahaan, Apple berkata iPod Touch akan tersedia "selama persediaan masih ada". Hal ini turut menandai berakhirnya merek iPod sebagai salah satu produk perusahaan yang sudah eksis selama dua dekade.

Alat pemutar musik buatan Apple itu memulai debutnya pada tahun 2001. Eksistensinya yang terbilang lama, tak lepas dari peran Apple dalam mengembangkan iPod, mulai dari desain yang semula memiliki tombol menjadi layar sentuh, hingga fiturnya yang kian canggih.

Agar lebih jelas bagaimana Apple mengembangkan alat pemutar musiknya, mari kita simak kilas balik iPod dari masa ke masa.

iPod 2001

Pendiri Apple, Steve Jobs menugaskan VP of Industrial Design Apple saat itu, Jonathan Ive dan sekelompok insinyur hardware perusahaan untuk menciptakan alat pemutar musik yang ikonik. Hasilnya, terciptalah iPod 5GB yang diluncurkan pada 23 Oktober 2001 yang mampu menampung hingga 1.000 lagu.

Penamaan iPod sendiri berasal dari seorang copywriter lepas (freelance) yang saat itu teringat frasa dalam film A Space Odyssey, yakni "Open the pod bay door, Hal!"

iPod pertama itu hanya memiliki bobot 6,5 ons dan tebalnya hanya seperti tumpukan kartu. Perangkat ini dilengkapi dengan tombol utama berbentuk bulat dan empat tombol tambahan untuk menavigasi lagu. Namun saat itu iPod ini hanya dapat digunakan untuk pengguna Mac untuk mentransfer lagu.

iPod 2002

iPod generasi kedua diluncurkan Apple pada 17 Juli 2002, hanya berselang 9 bulan dari iPod pertama. Inovasi yang ditambahkan pada iPod gen-2 ini yaitu dukungan bagi pengguna komputer Windows.

Dengan demikian, pengguna Windows bisa memakai iPod dan mentransfer lagu menggunakan software bernama Musicmatch Jukebox.

Selain itu, iPod yang dirilis tahun 2002 ini juga menawarkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar hingga 10 GB. Pada tahun yang sama, Apple meluncurkan iPod serupa, namun dengan opsi penyimpanan lebih besar hingga 20 GB.

Dari desainnya, iPod gen-2 tak ubahnya iPod pertama. Namun sensitifitas tombolnya ditingkatkan. Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi dengan program yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk menyimpan hingga 1.000 kontak.

iPod 2003

iPod generasi ketiga diluncurkan pada 28 April 2003 dengan kapasitas yang makin diperbesar. Awalnya iPod gen-3 hanya tersedia dalam kapasitas 10 GB, 15 GB dan 30 GB. Lima bulan kemudian, Apple menambah opsi penyimpanan sebesar 20 GB dan 40 GB yang mampu menampung hingga 10.000 lagu.

Pada tahun ini pula Apple menyetop aplikasi Musicmatch setelah iTunes 4.1 dirilis untuk OS Windows. Selain itu, Apple meluncurkan iTunes Store pada 29 April dengan 10 juta lagu terjual hanya dalam empat bulan pertama.

Soal fiturnya, iPod gen-3 merupakan yang pertama dari iPod series yang menawarkan antarmuka geser yang lebih mulus. Selain itu tombolnya juga dibuat rata sehingga tampak lebih ramping.

iPod mini hingga iPod gen-4 - 2004

Hingga Januari 2004 Apple meraih penjualan lebih dari 2 juta iPod dan menjadikan iPod sebagai alat pemutar musik digital nomor wahid di dunia, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari PCMag, Kamis (12/5/2022).

Sepanjang tahun 2004, Apple mengenalkan tiga varian iPod, terdiri dari iPod Photo (30 GB, 40 GB dan60 GB), iPod gen-4 (20 GB dan 60 GB) serta iPod mini 4 GB.

iPod mini sendiri hadir dalam lima warna yaitu biru, pink, silver, hijau dan gold. Perangkat ini juga dilengkapi dengan tombol yang lebih ringkas dibanding generasi sebelumnya, karena tombol navigasi lagu tak lagi terpisah, melainkan berdampingan dengan tombol lainnya.

Sebagaimana namanya, iPod mini didesain memiliki bodi yang ramping, bahkan menjadi yang terkecil dibanding iPod lainnya yang dirilis tahun 2004.

Adapun iPod Photo dirilis pada bulan Oktober 2004 dengan layar berwarna dan kapasitas penyimpanan serta baterai yang lebih besar. Sementara fungsi utamanya masih sama dengan iPod model lainnya.

iPod gen-4 sendiri hadir dengan fitur Shuffle dan desain tombol seperti iPod mini.

iPod nano hingga iPod gen-5 - 2005

Apple meluncurkan sejumlah iPod baru pada tahun 2005, yaitu iPod nano, iPod shuffle, iPod mini dan iPod gen-5. Dua di antaranya mengusung desain yang benar-benar berbeda dari iPod sebelumnya, yaitu iPod nano dan iPod shuffle.

iPod nano tampil dengan layar berwarna dan kualitas audio yang ditingkatkan. Yang menjadi pembeda perangkat ini dengan pendahulunya yaitu desainnya yang sangat tipis, hanya 0,27 inci. Ukuran tersebut 62 persen lebih kecil dibanding iPod mini.

Desain yang hampir sama juga diusung Apple untuk iPod shuffle. Perangkat ini dibuat begitu ringkas karena hadir tanpa layar. Hanya ada tombol untuk menavigasi lagu serta port pengisi daya serta port lainnya untuk transfer lagu.

Lain dengan iPod yang ringkas tersebut, iPod gen-5 justru hadir dengan layar yang lebih besar. Perangkat ini juga menjadi iPod pertama yang dapat memutar video.

iPod 80 GB hingga iPod shuffle gen-2 - 2006

Apple terus memperluas kapasitas iPod hingga 80 GB untuk iPod yang dirilis pada tahun 2006. Selain penyimpanannya, masa pakai baterai iPod juga ditingkatkan menjadi lebih tahan lama, layar lebih cerah, dukungan fitur pencarian sampai dukungan game yang lebih baik.

Pada tahun yang sama Apple juga memperbarui iPod nano dengan memperkenalkan iPod nano gen-2. iPod ini hadir dengan bodi yang dibalut material aluminium sehingga tahan gores dan tampak lebih premium.

Ada pula iPod shuffle yang dirilis pada tahun 2006. Beberapa peningkatan yang disematkan Apple pada perangkat ini termasuk tampilan yang dirombak serta klip untuk menyematkan iPod pada pakaian.

iPod touch sampai iPod classic - 2007

Tahun 2007, 88 juta iPod telah terjual. Pada tahun yang sama, Apple meluncurkan iPod baru bertajuk iPod touch yang tampil dengan layar sentuh 3,5 inci.

Perangkat ini juag dilengkapi dengan dukungan WiFi. Dengan begitu, pengguna bisa berselancar di internet, menonton Youtube, hingga membeli musik secara nirkabel.

iPod lainnya yang dirilis pada tahun 2007 yaitu iPod nano generasi baru yang tampil dengan layar 2 inci, dilengkapi dukungan video dan game baru.

Selanjutnya, Apple meluncurkan iPod classic dengan penyimpanan mencapai 160 GB, meskipun secara umum fitur dan desainnya tak begitu berbeda dari iPod sebelumnya.

Akhir tahun 2007 Apple membukukan penjualan iPod hingga 141 juta. Sayangnya pada tahun yang sama Apple meluncurkan iPhone, perangkat yang pada akhirnya mengusik kejayaan iPod.

iPod touch gen-2 dan iPod nano gen-4 - 2008

Pada tahun 2008, iTunes Store membukukan penjualan lagu hingga 5 miliar. Pada tahun tersebut, Apple juga memperbarui iPod touch dan iPod nano. iPod touch gen-2 hadir dengan desain yang lebih tipis, tombol volume dan speaker internal.

Sementara itu iPod nano gen-4 dirilis sebagai iPod nano pertama yang dilengkapi akselerometer, sehingga memungkinkan pengguna mengubah tampilan layar dari vertikal menjadi horizontal. Fitur menarik lainnya adalah mengacak lagu dengan menggoyangkan iPod nano secara manual.

iPod shuffle gen-3, iPod nano gen-5, iPod touch gen-3 - 2009

Pada maret 2009, Apple meluncurkan iPod shuffle gen-3 dengan fitur VoiceOver. Fitur ini memberitahu pengguna terkait judul lagu dan menginformasikan kapan baterai iPod perlu diisi ulang. Desain iPod shuffle gen-3 dirancang lebih kecil ketimbang pendahulunya, tanpa layar dan fitur radio.

Kemudian pada September 2009, raksasa teknologi itu meluncurkan iPod non-sentuh pertama yang dilengkapi kamera untuk menunjang foto maupun video.

Ada pula iPod nano gen-5 yang diluncurkan pada tahun yang sama. Perangkat ini dilengkapi dengan fitur radio FM, mikrofon internal, speaker, serta VoiceOver seperti iPod shuffle.

Selanjutnya, iPod touch gen-3 dirilis dengan prosesor yang lebih cepat. Perangkat ini juga dilengkapi dengan game agar mampu bersaing dengan PSP dan Nintendo DS.

iPod touch gen-4 sampai iPod nano gen-6 - 2010

iPod touch gen-4 diluncurkan Apple pada September 2006 dengan layar Retina, sehingga tampilannya terlihat lebih detail dan tajam.

Perangkat ini juga mampu merekam video berkualitas HD dan foto dengan resolusi cukup tinggi saat itu. Selain itu, iPod touch gen-4 juga dilengkapi kamera depan yang memungkinkan pengguna melakukan panggilan video menggunakan aplikasi FaceTime.

Adapun iPod shuffle gen-4 hadir dengan tombol seperti shuffle gen-2. iPod lainnya yang dirilis pada tahun yang sama yaitu iPod nano gen-6 yang tak menuai penjualan seperti diharapkan perusahaan. Sebab, perangkat ini hadir tanpa kemampuan rekam dan putar video.

iPod nano gen-7 dan pembaruan iPod touch gen-4 - 2011

iPod nano gen-7 yang dirilis pada 2011 tampil dengan desain yang sama seperti pendahulunya, namun antarmukanya agak dipoles.

Sementara itu iPod touch gen-4 mendapat pembaruan pada tahun 2011. Pembaruannya termasuk iMessage, Notifications dan WiFi Syncing ke iTunes. Selain itu, ada pula dukungan iCloud untuk mendapatkan layanan cloud Apple secara gratis.

iPod touch gen-5 dan iPod nano gen-8 - 2012

iPod touch yang dirilis pada tahun 2012 dilengkapi dengan layar Retine 4 inci seperti iPhone 5. Selain itu, pemutar musik ini juga ditenagai prosesor A5, kamera 5 MP dan konektor Lightning baru.

Sementara iPod nano gen-8 hadir dengan layar yang lebih besar seluas 2,5 inci. Perangkat ini juga dilengkapi bluetooth, pedometer dan radio FM.

iPod classic pensiun - 2014

Apple secara resmi mematikan iPod classic pada September 2014, 13 tahun setelah pemutar musik itu memulai debutnya. Perusahaan beralasan bahwa sulit untuk mendapatkan komponen lawas untuk memproduksi iPod classic lagi.

iPod touch gen-6 - 2015

Seperti pendahulunya, iPod touch gen-6 juga hadir dengan layar Retina 4 inci beresolusi 1.136 x 640. Namun chip yang digunakannya yaitu A8 seperti iPhone 6. Fitur lainnya yang melengkapi iPod gen-6 yaitu kamera iSight8 MP.

iPod touch gen-7 - 2019

Berselang cukup lama sejak iPod touch sebelumnya, iPod touch gen-7 diluncurkan pada Mei 2019. Peluncuran ini cukup mengejutkan, selain karena jedanya yang lama, Apple pada tahun 2017 juga mengakhiri produksi iPod nano dan shuffle.

iPod touch gen-7 sendiri hadir dengan desain yang tak ubahnya gen-6. Peningkatannya yaitu chip A10 seperti iPhone 7, WiFi 802.11ac hingga daya tahan baterai sampai 40 jam untuk mendengarkan musik.

Setelah eksis selama 3 tahun, iPod touch gen-7 akhirnya sebagai dinobatkan sebagai generasi terakhir iPod series. Hal ini sekaligus menandai tamatnya riwayat iPod touch dan beragam iPod series selama dua dekade, setelah dinyatakan pensiun oleh Apple.

https://tekno.kompas.com/read/2022/05/12/10000077/menilik-apple-ipod-dari-masa-ke-masa-setelah-resmi-pensiun

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Link Download Twibbon Hari Keluarga Nasional 2022 dan Cara Pakainya

15 Link Download Twibbon Hari Keluarga Nasional 2022 dan Cara Pakainya

Internet
Link Pendaftaran Jalur Seleksi Mandiri Universitas Negeri Malang serta Syarat, Biaya, dan Jadwalnya

Link Pendaftaran Jalur Seleksi Mandiri Universitas Negeri Malang serta Syarat, Biaya, dan Jadwalnya

e-Business
Buntut Kasus Roe v. Wade, Facebook dan Instagram Hapus Postingan Soal Aborsi

Buntut Kasus Roe v. Wade, Facebook dan Instagram Hapus Postingan Soal Aborsi

Internet
Buka HP untuk Akses MyPertamina saat di SPBU Diklaim Aman, Angkat Telepon yang Berbahaya

Buka HP untuk Akses MyPertamina saat di SPBU Diklaim Aman, Angkat Telepon yang Berbahaya

Gadget
Samsung Galaxy A23 Versi 5G Muncul di Geekbench, Ini Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy A23 Versi 5G Muncul di Geekbench, Ini Bocoran Spesifikasinya

Gadget
Patch Mobile Legends 1.6.94 Rombak Hero Leomord, Vexana, dan Faramis

Patch Mobile Legends 1.6.94 Rombak Hero Leomord, Vexana, dan Faramis

Software
Link Pengumuman PPDB Jakarta 2022 Jalur PTO dan Zonasi serta Cara Lapor Diri Online

Link Pengumuman PPDB Jakarta 2022 Jalur PTO dan Zonasi serta Cara Lapor Diri Online

e-Business
Ancaman Cap Perusahaan Ilegal untuk Google, Twitter, Meta dkk di Indonesia...

Ancaman Cap Perusahaan Ilegal untuk Google, Twitter, Meta dkk di Indonesia...

Internet
Xiaomi 12S dengan Kamera Leica, Meluncur 4 Juli

Xiaomi 12S dengan Kamera Leica, Meluncur 4 Juli

Gadget
Hari Ini 15 Tahun Lalu, iPhone Pertama Meluncur ke Publik

Hari Ini 15 Tahun Lalu, iPhone Pertama Meluncur ke Publik

Gadget
Cara Membuat Teks Terbalik di WhatsApp, Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Membuat Teks Terbalik di WhatsApp, Tanpa Aplikasi Tambahan

Software
Bos Pabrik Perakit iPhone Temui Jokowi di Bogor

Bos Pabrik Perakit iPhone Temui Jokowi di Bogor

e-Business
Ada Larangan Main HP di SPBU, Amankah Buka Aplikasi MyPertamina Saat Beli Pertalite?

Ada Larangan Main HP di SPBU, Amankah Buka Aplikasi MyPertamina Saat Beli Pertalite?

Software
iPhone 15 Jadi yang Terakhir Pakai Colokan Lightning?

iPhone 15 Jadi yang Terakhir Pakai Colokan Lightning?

Gadget
Ini Sebab Harga Makanan di 'Ojol Food' Lebih Mahal di Aplikasi Dibanding Resto

Ini Sebab Harga Makanan di "Ojol Food" Lebih Mahal di Aplikasi Dibanding Resto

e-Business
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.