Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Apa Itu Terra Luna Coin, Mengapa Harganya Anjlok dari Jutaan hingga Tinggal Rp 87?

Harga token Luna dilaporkan anjlok hampir 90 persen dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data di situs CoinMarketCap, saat berita ini ditulis, Jumat (13/5/2022) pagi, harga token Luna hanya sebesar 0,005990 dollar AS atau sekitar Rp 87 per keping koin, turun 99,42 persen dalam perdagangan bursa kripto 24 jam terakhir.

Padahal, pada April 2022, Terra Luna sempat mencapai harga tertinggi senilai 119 dollar AS (Rp 1,7 juta) per keping koin.

Lantas, apa itu Terra Luna Coin, dan mengapa mata uang kripto ini bisa anjlok belakangan ini?

Apa itu Terra Luna?

Untuk membahas apa itu Terra Luna yang anjlok drastis belakangan ini, kita perlu mengetahui terlebih dahulu mengetahui apa itu Terra.

Terra pada dasarnya adalah proyek jaringan (network) blockchain yang didirikan oleh Daniel Shin dan Do Kwon pada 2018. Keduanya membangun Terra networks melalui perusahaan pengembang blockchain berbasis di Korea Selatan yang bernama Terraform Labs.

Jaringan Terra memungkinkan pengembang blockchain untuk membangun blockchains dan DApps khusus untuk berbagai kasus penggunaan. Biasanya yang berfokus pada DeFi (decentralized finance), proyek non fungible-token (NFT), dan aplikasi Web 3.0.

Terra network bekerja menggunakan mekanisme algoritme Delegated Proof-of-Stake (DPoS), sebuah konsensus pada aset kripto di mana pengguna dapat menambang atau memvalidasi transaksi aset kripto sesuai dengan jumlah koin yang dimiliki.

Terra network tak berdiri sendiri, melainkan juga terhubung dengan jaringan blockchain utama lainnya, termasuk Ethereum, Binance Smart Chain, dan Harmony, sebagaimana dihimpun dari MakeUseOf.

Nah, Terra network ini melahirkan dua aset kripto utama, yaitu Terra USD (disebut juga "UST") sebagai stablecoin dan Terra (LUNA) sebagai token.

Dengan begitu, bila ada pertanyaan apa itu Terra Luna, maka jawabannya adalah Terra Luna merupakan token kripto yang didirikan oleh Terraform Labs.

Jadi dengan kata lain, ketika turun, harga satu UST akan dijaga tak jauh di bawah 1 dollar AS atau setara Rp 14.651 saat berita ini ditulis.

Meski jenisnya berbeda, secara intrinsik, keduanya tak terpisahkan alias saling berkaitan satu sama lain. Nah, hubungan mutual ini bisa dimanfaatkan investor untuk melindungi nilai asetnya, bila salah satu harga aset (UST/Luna) anjlok.

Dalam ekosistem jaringan Terra, investor dapat menukar token Terra Luna ke stablecoin UST, maupun sebaliknya, dengan jaminan harga 1 dollar AS. Harga tersebut dijamin, terlepas dari harga kedua token tersebut di pasar kripto.

Pertukaran itu memiliki konsep, satu stabecoin TerraUSD akan selalu bernilai sama dengan token Luna senilai 1 dollar AS. Sementara satu token Luna akan selalu bernilai sama dengan stablecoin TerraUSD senilai 1 dollar AS, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari NationalWorld, Jumat (13/5/2022).

Jadi, dalam skenario harga UST meningkat naik level atas 1 dollar AS, pemilik token Terra Luna bisa menukar token Luna senilai 1 dollar AS miliknya ke stablecoin UST. Dengan begitu, investor bisa mendapatkan untung.

Begitu pula ketika harga UST anjlok di bawah 1 dollar AS. Investor UST bisa menukar UST miliknya ke token Luna bila harganya naik, dengan rasio 1:1.

Harga UST anjlok, Luna ikut anjlok

Selama sepekan terakhir, harga stablecoin TerraUSD (UST) terus turun di bawah 1 dollar AS.

Pantauan KompasTekno di situs CoinDesk, Jumat (13/5/2022) siang pukul 13.10 WIB, harga UST berada di level 0,113679 dollar AS, atau setara Rp 1.665.

Hal ini terjadi setelah jumlah UST yang dikelola platform Decentralized Finance (DeFi), Anchor, amblas dari 14 miliar dollar AS ke 8 miliar dollar AS.

Nah, akibatnya, investor kemungkinan banyak yang menukar stablecoin UST ke token Luna, seperti skenario di atas. Ini membuat ketersedian token Luna membludak, sehingga harganya ikut anjlok.

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai menjelaskan, hubungan mutual UST dan Luna, membuat setiap ada UST yang diterbitkan, ada token Luna yang di-burn atau dihancurkan, begitu pula sebaliknya.

"Konsepnya, ketika UST mint (diterbitkan), ada Luna yang di-burn (dihancurkan). Sedangkan bila ada UST yang dihancurkan, makan akan ada Luna yang diterbitkan," jelas Kai melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Jumat.

Seharusnya secara algoritma, ketika harga UST jatuh seperti saat ini, penstabilan harga bisa dilakukan dengan cara menghancurkan ketersedian UST yang berlimpah. Konsekuensinya, ketersediaan Luna juga otomatis ikut bertambah banyak.

Semakin banyak ketersediaan aset kripto, ini dapat membuat harga semakin rendah.

"Jadi jika Luna Foundation Guard, bendarahanya Terraform Labs, mau kembalikan nilai UST di 1 dollar AS, mau tidak mau, dia mesti burn UST yang supply-nya berlimpah," kata Kai.

"Efeknya ketersediaan token Luna semakin banyak, otomatis harganya akan terus anjlok sampe UST bisa stabil ke 1 dollar AS lagi," pungkas dia.

Kai juga menjelaskan, penuruan harga stablecoin UST ke level 0,11 dollar AS tersebut membuat pelaku pasar khawatir dan ragu atas kondisi pasar stablecoin dan pasar kripto pada umumnya yang terlalu volatil untuk saat ini.

"Ketakutan ini pun semakin bertambah setelah Menteri Keuangan AS, Janet Yellen dan Bank Sentral Amerika "The Fed" kompak mengatakan bahwa stablecoin adalah risiko besar yang mengancam sektor keuangan.

Karena itulah, menurut Kai, peluang token Terra Luna untuk bangkit tampak sulit tercapai.

Kini, token Luna diperdagangkan di level 0,00827 dollar AS (setara Rp 121), anjlok 96,53 persen dalam satu hari terakhir.

Sementara, stablecoin TerraUSD (UST) diperdagangkan di harga 0,115176 dollar AS (setara Rp 1.688), amblas 78,48 persen dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan TechCrunch, pas anjloknya harga dua aset kripto miliknya, Terraform Labs telah mematikan operasi blockchain Terra miliknya.

Platform pertukaran mata uang kripto (cryptocurrency exchange) terbesar dunia, Binance telah menghentikan perdagangan token Luna dan stablecoin TerraUSD (UST) di sebagian besar pasangan perdagangan di jaringannya, sebagaimana dihimpun dari TechCrunch.

Platform jual-beli aset kripto di Indonesia yang turut menghentikan aktivitas jual dan beli Terra Luna adalah Tokocrypto (PT Crypto Indonesia Berkat) dan Triv.co.id (PT Tiga Inti Utama).

Sementara latform perdagangan aset digital "Pintu" (PT Pintu Kemana Saja) mengumumkan baru akan menghentikan transaksi jual-beli Terra Luna, bila harga token ini mencapai Rp 10.

https://tekno.kompas.com/read/2022/05/13/16010057/apa-itu-terra-luna-coin-mengapa-harganya-anjlok-dari-jutaan-hingga-tinggal-rp

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Video: Hands-on Samsung Galaxy Tab A7 Lite Wi-Fi, Tablet Ringan dengan Harga Terjangkau

Gadget
7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

7 Cara Mengatasi Delay atau Lag saat Mengetik di Windows

Hardware
Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Solusi Smart Manufacturing Telkomsel Percepat Digitalisasi Perusahaan

Internet
Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Berpikir Komputasional: Pengertian dan Empat Pondasinya

Internet
Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Cara Cek Pulsa XL Terbaru Pakai Nomor *808#, Bukan Lagi *123#

Internet
Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

Cara Mengaktifkan Roaming XL buat Akses Internet saat Bepergian ke Luar Negeri

e-Business
5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

5G In The Box Telkomsel, Solusi Jaringan Privat di Mana Saja

e-Business
Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbedaan Kamera di Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

ChatGPT Layani 13 Juta Pengguna dalam Sehari

Internet
Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Samsung Galaxy S23 Ultra Vs Galaxy S22 Ultra, Apa Saja Peningkatannya?

Gadget
4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

4 Cara Mengatasi Printer “Operaiton Failed with Error 0x00011b” di Windows 10

Software
Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Ini Dia Kelebihan Kamera 200 MP Milik Samsung Galaxy S23 Ultra

Gadget
35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

35 Link Download Twibbon Dies Natalis HMI ke-76, Lengkap dengan Tema dan Logonya

Internet
2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

2 Cara Tanda Tangan Digital di PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

e-Business
Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

Mulai Hari Ini Jam 14.00, Ini 2 Cara Beli Tiket Konser NCT Dream di Jakarta via Livin Mandiri dan Loket.com

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.