Salin Artikel

Disney+ Siapkan Paket Langganan Lebih Murah dengan Selipan Iklan 4 Menit?

Langkah tersebut agaknya diambil sebagai bentuk win-win solution alias solusi yang akan menguntungkan semua pihak.

Dalam sebuah keterangan tertulis, Ketua Distribusi Media dan Hiburan Disney, Kareem Daniel menjelaskan, opsi langganan murah dengan iklan akan memberikan manfaat bagi para pengiklan, pelanggan, dan pembuat film/serial.

“Lebih banyak konsumen akan dapat mengakses konten kami yang luar biasa," kata Daniel.

Hal ini dikarenakan biaya berlangganan akan semakin murah. Namun, konsekuensinya, pelanggan akan melihat iklan ketika menonton film/serial.

"Sementara pengiklan akan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, dan pembuat film/serial akan dapat membagikan karya luar biasa mereka dengan lebih banyak penggemar dan keluarga,” lanjut Daniel, sebagaimana dikutip dari BusinessWire.

Durasi iklan 4 menit?

Saat ini, penyedia layanan streaming video on-demand (VoD) milik Walt Disney itu sendiri belum mengungkap detail harga paket langganan murah dengan iklan itu.

Namun, kini, pelanggan mendapatkan detail lain soal rencana penempatan iklan pada paket berlangganan Disney+ murah.

Menurut laporan outlet media Variety dan The Wall Street Journal, Disney+ bakal menampilkan iklan selama 4 menit pada film atau serial yang berdurasi satu jam ke bawah.

Disney+ disebut sangat berhati-hati untuk memilih dan menampilkan iklan di layanan streaming miliknya.

Misalnya, Disney Plus dilaporkan tidak akan menampilkan iklan yang mengandung konten dewasa, seperti alkohol dan politik. Variety melaporkan, Disney Plus juga tidak akan menerima iklan apapun dari pesaing bisnisnya.

Untuk menjaga citra ramah keluarga yang selama ini dibangun, Disney+ juga bakal menghapus seluruh iklan dari semua film dan serial pada profil anak-anak.

Sumber yang akrab dengan masalah ini memberi tahu Variety, bahwa Disney akan menghapus iklan di acara yang ditujukan untuk penonton prasekolah, bahkan ketika pengguna tidak memiliki profil anak-anak.

Durasi iklan ini belum diungkap secara resmi oleh Disney+, sehingga bisa saja akan berbeda ketika resmi diluncurkan nanti.

Durasi iklan platform lain

Opsi berlangganan murah dengan subsidi iklan memang sudah lumrah di platform streaming film dan serial.

Sebelum Disney Plus, sudah ada beberapa platform yang menawarkan opsi berlangganan murah tetapi dengan iklna. Misalnya seperti yang diterapkan HBO Max, Hulu (Disney), dan Peacock (NBC).

Menurut laporan Variety, dengan durasi iklan 4 menit itu, Disney Plus bakal menjadi platform yang menawarkan lebih sedikit iklan per jam dibandingkan beberapa pesaingnya saat ini.

Sebagai perbandingan, layanan streaming Peacock NBC menyuguhkan tidak lebih dari lima menit iklan untuk setiap jam konten. Sementara HBO Max menampilkan empat menit iklan per jam.

Jumlah iklan yang direncanakan Disney Plus bahkan mengalahkan Hulu yang juga dimiliki Walt Disney. Hulu sendiri diketahui menampilkan 9 hingga 12 menit iklan dalam satu jam.

Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The Verge, Rabu (18/5/2022), paket berlangganan murah Disney Plus dengan iklan ini rencananya bakal dirilis pada akhir tahun 2022 di wilayah AS.

Opsi tersebut rencananya bakal diperluas ke sejumlah negara pada tahun 2023.

Disney Plus belum mengungkap biaya langganan "murah" dengan iklan itu. Saat ini, biaya berlangganan Disney Plus tanpa iklan dibanderol seharga 7,99 dollar AS per bulannya (setara Rp 117.232).

Di Indonesia sendiri, Disney Plus yang menggandeng Hotstar, menjadi Disney+Hotstar, memiliki paket berlangganan termurah Rp 25.000 per bulan.

Netflix juga bakal ada iklan?

Konsep paket langganan murah dengan iklan juga bakal diterapkan platform VoD lain, Netflix. Ide ini muncul setelah pertumbuhan pelanggan Netflix menurun gara-gara password sharing, di mana pelanggan menggunakan satu akun Netflix secara bergantian meskipun tidak dalam alamat yang sama.

Dalam laporan keuangannya, Netflix dikethui kehilangan 200.000 pelanggan berbayarnya di seluruh dunia, pada tiga bulan pertama 2022.

Penurunan jumlah pelanggan berbayar ini merupakan yang pertama kali terjadi dalam 10 tahun terakhir. Terakhir kali Netflix kehilangan pelanggannya adalah pada Oktober 2011.

Co-CEO Netflix Reed Hastings mengatakan paket langganan dengan harga lebih murah meskipun ada selipan iklan, akan bisa mendatangkan pelanggan baru.

Pernyataan Hastings seakan-akan bertolak belakang dengan prinsip Netflix selama ini. Selama bertahun-tahun, Netflix sendiri menolak menyertakan iklan dalam layanannya karena menggunakan skema iklan seperti itu akan merusak proporsi Netflix sebagai brand bebas iklan.

Padahal, strategi ini biasanya digunakan untuk menarik lebih banyak pelanggan. Netflix bisa menyediakan pilihan berlangganan gratis dengan subsidi iklan, atau membayar untuk menikmati konten tanpa iklan.

Namun, keputusan menyertakan iklan dalam layanan Netflix masih dalam proses pertimbangan dan belum ada keputusan akhir, sebagaimana dihimpun dari CNBC.

https://tekno.kompas.com/read/2022/05/19/12060067/disney-siapkan-paket-langganan-lebih-murah-dengan-selipan-iklan-4-menit-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.