Salin Artikel

Kylie Jenner dan Ribuan Orang Protes Tampilan Instagram yang Baru

Tidak hanya dari kalangan pengguna biasa saja yang mendukung petisi tersebut. Ternyata ada Kylie Jenner, salah satu publik figur yang paling berpengaruh di media sosial dengan jumlah pengikut (followers) Instagram mencapai 360 juta akun.

Dukungan tersebut diunggah Kylie melalui Instagram Stories di akun pribadinya dengan handle @kyliejenner.

Unggahan tersebut berisikan gambar petisi yang dibuat dengan pesan “Pleaseee”, yang artinya memohon dukungan dari para pengikutnya untuk membantu petisi tersebut.

Petisi tersebut dipelopori oleh salah seorang kreator sekaligus fotografer bernama Tati Bruening. Ajakan protes tersebut diunggahnya melalui laman Change.org.

“Buat Instagram, seperti Instagram lagi (seperti dahulu). Berhenti mengikuti TikTok, saya hanya ingin melihat foto-foto lucu dari teman-teman saya. Hormat, semua orang,” tulis Tati melalui laman tersebut.

Di bagian bawah petisi, tertulis empat keinginan pengguna terhadap Instagram, antara lain sebagai berikut.

Namun, hingga berita ini ditulis, Instagram masih belum memberikan tanggapan dan respons lebih lanjut terkait petisi tersebut.

Disebut semakin mirip TikTok

Instagram menyadari bahwa popularitas TikTok sebagai aplikasi berbagi video pendek, cukup "menghantui" mereka. Untuk itu, mereka mencoba merombak tampilan Feed yang terlihat mirip dengan TikTok agar bisa bersaing dengan media sosial besutan ByteDance itu.

Paling kentara adalah rasio foto dan video yang tampil di Feed, yang kini menggunakan rasio 16:9. Dengan begitu, konten yang muncul akan memiliki ukuran yang lebih luas. Rasio yang digunakan mirip dengan konten di TikTok, yang juga menyajikan video dengan rasio 16:9 atau 9:16.

Selain itu, linimasa pengguna juga akan lebih banyak menampilam konten video berdurasi pendek, alias Reels, dibanding konten foto. Pengguna juga lebih sering melihat konten dari akun lain yang tidak diikuti, dibanding unggahan dari kerabat, keluarga, atau following (akun yang diikuti) mereka.

Hal itu mirip dengan algoritma yang diterapkan TikTok, yakni menyuguhkan konten berdurasi pendek dari orang-orang secara acak yang tidak diikuti oleh pengguna.

Penambahan tab tersebut ditujukan untuk memisahkan unggahan yang selama ini tercampur di beranda.

Tab “Feeds” akan menyuguhkan konten dari unggahan teman atau postingan dari grup atau laman yang diikuti. Sedangkan, laman “Home” akan semakin serupa dengan TikTok, lantaran memiliki fitur “Suggested For You” yang mirip dengan fitur “For You” di TikTok.

Menurut laporan The Verge, perombakan yang dilakukan Meta merupakan upaya untuk menyaingi TikTok. Dikarenakan saat ini platform video berdurasi pendek tersebut adalah pesaing terbesar Meta.

https://tekno.kompas.com/read/2022/07/26/17450097/kylie-jenner-dan-ribuan-orang-protes-tampilan-instagram-yang-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.