Salin Artikel

NFT Senilai Rp 2,97 Miliar Dicuri Hacker, Dijual Setengah Harga

KOMPAS.com - Aset digital Non Fungible Token (NFT) yang dilindungi sistem blockchain tak lepas dari ancaman peretasan. Hal inilah yang dialami oleh salah satu pendiri sekaligus CEO startup bernama Cameo, Steven Galanis.

Galanis mengeklaim menjadi korban peretasan yang membuatnya kehilangan beberapa NFT, termasuk NFT populer kera Bored Ape, hingga aset kripto senilai lebih dari 70.000 dollar AS (Rp 1 miliar). Totalnya, Galanis kehilangan aset kripto senilai 200.000 dollar AS (sekitar Rp 2,97 miliar).

NFT Bored Ape milik Galanis dibeli pada Januari lalu dengan harga 319.000 dollar AS (Rp 4,7 miliar). NFT tersebut dicuri dan langsung dijual oleh peretas/hacker dengan harga kurang dari setengahnya, yakni 130.000 dollar AS (Rp 1,93 miliar).

NFT lainnya yang dicuri termasuk beberapa NFT Otherdeed, yaitu NFT yang bisa digunakan pada game metaverse Bored Ape Yach Club - Yuga Labs.

Adapun token kripto yang dibobol yaitu ApeCoin bernilai 69.000 dollar AS (Rp 1 miliar).

Diretas via Apple iCloud

Galanis menceritakan musibahnya ini di Twitter dengan handle @Mr312. Dalam unggahannya, dia bercerita bahwa dompet kriptonya diretas melalui Apple iCloud. Sayangnya, dia tak menjelaskan lebih rinci bagaimana peretasan itu bisa terjadi.

"Apple ID saya baru saja diretas. Saya kehilangan (NFT) Bored Ape, lebih dari 9.000 Ape Coin, 3 plot Otherside Meta, 1 Phanta Bear dan 2 NFT 11 Captains Club," kata Galanis.

Dirangkum KompasTekno dari Cnet, dompet MetaMask di iPhone, akan secara otomatis membuka jalan ke seed phrase, yakni yakni kata sandi/password yang terdiri dari 12 kata untuk masuk ke dompet kripto. Password ini akan dicadangkan ke akun iCloud yang dilampirkan.

Nah, ketika akun iCloud dapat diakses oleh seseorang, mereka otomatis bisa masuk ke seed phrase yang telah menyimpan cadangan password tadi. Akhirnya, orang tersebut bisa mengakses akun dompet kripto.

Taktik itu digunakan hacker untuk membobol kripto dan NFT milik seorang pria, di mana nilainya berkisar 650.000 dollar AS (Rp 9,6 miliar).

Cameo bikin NFT sendiri

Aplikasi Cameo yang didirikan Galanis sendiri adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna membeli pesan video yang dipersonalisasi dari ribuan publik figur, seperti Caitlyn Jenner, Lindsay Lohan, dan Ice T.

Aplikasi ini terbilang populer pada tahun 2020, hingga menghasilkan lebih dari 100 juta dollar AS (Rp 90,7 triliun).

Pada Februari lalu, Cameo mengumumkan NFT bikinan perusahaan berjudul "Cameo Pass", terdiri dari 6.000 karya seni dan utilitas NFT. Tujuannya untuk membangun komunitas dan penggemar NFT di Cameo bersama mereka yang memiliki minat akan web3.

Dalam peluncurannya, Cameo berkata bahwa Cameo Pass berfungsi sebagai kartu keanggotaan pengguna ke komunitas eksklusif, selebriti dan penggemar web3.

Mereka juga berhak mengikuti acara virtual, mendapatkan merchandise, dan hal eksklusif lainnya, sebagaimana dikutip KompasTekno dari NFT Evening, Selasa (9/8/2022).

https://tekno.kompas.com/read/2022/08/09/07000007/nft-senilai-rp-2-97-miliar-dicuri-hacker-dijual-setengah-harga

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.