Salin Artikel

Ini Strategi ZTE untuk Bersaing dengan Oppo, Xiaomi dkk

Kehadiran ketiga smartphone ini menandai kembalinya ZTE ke industri smartphone Tanah Air, setelah absen selama beberapa tahun terakhir.

Meskipun bukan benar-benar pemain baru, vendor smartphone asal China itu tampaknya perlu menyiapkan strategi agar bisa bersaing dengan pemain besar ponsel Tanah Air.

Seperti diketahui, pasar smartphone di Indonesia sangat kompetitif. Mengacu pada laporan terbaru yang dirilis perusahaan riset International Data Corporation (IDC) kuartal I-2022, terdapat lima vendor besar yang tengah mendominasi industri smartphone dalam negeri.

Adapun kelima nama vendor yang dimaksud mencakup Samsung, Oppo, Vivo, Xiaomi, dan Realme.

Senior Vice President of ZTE Corporation Mei Zhonghua menjelaskan, ZTE optimis deretan smartphone yang dibawakan mampu memenangkan hati para konsumen.

"Bagaimana cara kami bisa menembus lima besar, saya yakin dengan produk kami. Produk kami ini kompetitif," jelas Zhonghua pada Selasa (20/9/2022).

Zhonghua sesumbar rangkaian smartphone ZTE mampu menawarkan diferensiasi dibanding produk lain di pasaran, terutama dari aspek fotografi dan distribusi produk.

Strategi lain yang akan dilakukan adalah dengan fokus untuk gencar mempromosikan merek smartphone ZTE.

"Saya percaya bahwa ini adalah cara yang benar dan saya sangat percaya melalui inovasi dan investasi branding, kami dapat meningkatkan pangsa pasar di negara ini," lanjut Zhonghua.

ZTE hadir kembali di Indonesia lewat kerja sama dengan perusahaan peretail Erajaya Digital, usai ditekennya Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua perusahaan pada Juli 2022 lalu.

Adapun smartphone baru yang diperkenalkan, yakni ZTE Blade V40 Vita, ZTE Blade A72, dan ZTE Blade A52 masuk dalam segmen entry-level. Masuknya trio smartphone entry-level itu juga menjadi strategi awal ZTE di Indonesia setelah "comeback".

CEO of Erajaya Digital Joy Wahyudi mengatakan strategi ini sengaja dilakukan untuk memperkenalkan smartphone ZTE ke masyarakat dalam negeri.

"Saat ini strateginya lebih memperkenalkan yang medium, produk-produk pengantar (introduction) dahulu untuk diperkenalkan ke pasar (Indonesia)," ujar Joy.

Ke depannya, ada kemungkinan ZTE bakal merilis lebih banyak line-up smartphone ZTE, salah satunya seperti smartphone gaming Nubia Red Magic 7 Series.

"Tidak menutup (kemungkinan) bahwa kami bisa saja membawa produk-produk di atasnya (smartphone gaming). Sebenarnya kita sudah carry (membawa) gaming phone (ZTE), tapi tidak di Indonesia karena Erajaya juga ada di Malaysia. Itu sudah lumayan karena ada segmen pasarnya," pungkas Joy.

https://tekno.kompas.com/read/2022/09/21/18400017/ini-strategi-zte-untuk-bersaing-dengan-oppo-xiaomi-dkk

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.